
Yin Suhua dan Ming Rui masih menunggu di tempat tadi. Yin Suhua juga tidak mempersulit pengawal yang tidak sengaja menabraknya tadi.
Dia hanya mengambil resep obat yang terjatuh di atas lantai dan membaca resep tersebut sambil menanyakan sesuatu.
Tetapi, pengawal yang bermarga Young itu sepertinya merasa khawatir kalau tindakan Yin Suhua ini akan menunda waktu yang tersisa. Oleh karena itu, nada bicara yang dia gunakan terdengar sedikit tidak sopan.
Yin Suhua tidak mempermasalahkan hal ini.
Orang-orang yang sebelumnya bermasalah dengan Yin Suhua adalah orang-orang yang meremehkannya. Berbeda dengan Kakak Yang yang terburu-buru karena ingin menolong orang.
"Lagipula, sikap dari para pengawal itu bergantung pada Mo Junye.
"
Jika Mo Junye tidak mengakui identitas Yin Suhua, maka seluruh pengawal yang ada di bawah kepemimpinan Mo Junye juga tidak akan menghormatinya.
Yin Suhua tidak merasa terkejut ketika seorang pengawal datang menyuruhnya untuk pergi menemui Mo Junye.
"Selir Pangeran, apakah ada masalah?" Ming Rui sedikit khawatir.
"Jangan takut," Yin Suhua menjawab dengan tenang.
Pengawal itu kembali berkata, "Selir Pangeran, silakan!"
Ekspresi wajah pengawal itu memang tidak terlalu hormat.
Sama seperti orang lain, mereka semua tetap berusaha bersikap segan terhadap Yin Suhua karena mereka tidak ingin membuat Mo Junye merasa kesulitan.
Yin Suhua juga tidak lagi mempermasalahkan hal ini. Dia pun mengikuti pengawal tersebut dan berjalan ke luar istana.
Mereka lalu tiba di ruangan pribadi milik Mo Junye yang terlihat sangat estetik.
Desain gunung dan aliran sungai palsu yang ada di dalam ruangan tersebut terlihat begitu menenangkan.
"Pangeran, kamu mencari aku?"
Yin Suhua menyadari ekspresi buruk pada wajah Mo Junye, namun dia tidak mementingkan hal ini.
Tuan Qi yang berada di samping merasa sangat terkejut setelah melihat penampilan Yin Suhua.
Kediaman Perdana Menteri ternyata sanggup mencari wanita secantik ini untuk mendatangkan berkah. Sungguh sangat disayangkan.
Tuan Qi hanya memikirkan hal ini di dalam hatinya dan tidak menunjukkannya.
Mo Junye lalu berkata dengan nada yang dingin, "Aku mendapat kabar kalau kamu sangat hebat hari ini. Setelah membuat keributan di depan Selir Raja, kamu juga menghalangi pengawalku?"
"Pengawal itu yang tidak memegang resep dengan erat. Aku hanya sekedar membaca resep tersebut dan menanyakan sesuatu padanya. Apakah ini termasuk menghalanginya?" Yin Suhua bertanya dengan tenang. Kejadian ini memang begitu sederhana.
Mo Junye pun melihat ke arah pengawal melapor padanya. Dari ekspresi pengawal tersebut menunjukkan bahwa perkataan Yin Suhua tidaklah salah.
__ADS_1
"Kamu tidak perlu menanyakan hal yang tidak kamu mengerti. Nyawa seseorang akan terancam jika kamu membuang-buang waktu."
Mo Junye sudah berusaha untuk menoleransi tindakan Selir Pangeran ini.
Jika dia termasuk komplotan Selir Raja, dia pasti sudah menerima hukuman sekarang.
Sikap Yin Suhua kembali mengejutkan dirinya.
"Penanganan pertama terhadap penyakit Tetanus adalah dengan cara menyuntikkan antibodi immunoglobulin. Semua obat herbal yang tertulis di dalam resep itu hanya bisa meringankan gejala yang ada. Penderita harus diamputasi dan kemungkinan akan mengancam nyawanya jika racun di dalam tubuhnya terus menyebar."
Pernyataan ini tidak berbeda jauh dengan yang dikatakan oleh Tuan Qi sebelumnya.
Tuan Qi yang berada disamping juga merasa sedikit aneh.
Sepertinya Selir Pangeran ini juga mengerti tentang ilmu pengobatan?
Mo Junye terpikir akan jarum yang ditusukkan oleh Yin Suhua kemarin malam. Dia seketika sadar bahwa semua kejadian kemarin malam bukanlah sebuah kebetulan.
Selir Pangeran ini nampaknya menyembunyikan identitas aslinya. Mayoritas informasi yang mereka dapatkan tentang dia, tidaklah benar.
"Dari mana kamu mengetahui semua hal ini?" Mo Junye bertanya dengan nada sedikit kasar.
"Resep itu adalah resep yang digunakan untuk tolak angin dan menetralisir racun dari tubuh. Resep tersebut hanya cocok untuk penderita Tetanus stadium awal. Jika dilihat dari sikap pengawal tadi, sepertinya penderita Tetanus ini sudah sangat parah."
Tuan Qi merasa begitu kagum atas pengetahuan Selir Pangeran ini.
Tuan Qi lalu mengangkat kedua tangannya sebagai pertanda kalau dia sangat mengaguminya.
Setelah mendengar nama ini, Yin Suhua pun menyadari siapa sosok tersebut.
Dia merupakan cucu dari Ketua Institut Kedokteran Kekaisaran yang sangat terkenal.
Sepertinya, dia memiliki hubungan yang baik dengan Mo Junye.
"Aku hanya memiliki sedikit pengetahuan di bidang ini. Pangeran, apakah aku boleh melihat kondisi penderita terlebih dahulu?"
Setelah mendengar perkataan Yin Suhua, Mo Junye tahu kalau Yin Suhua telah melakukan persiapan yang cukup sebelum datang ke tempat ini.
Seorang Selir Pangeran yang tidak memiliki latar belakang hebat tentu harus mengandalkan dirinya sendiri agar bisa berdiri tegak di dalam kediaman ini.
Jika dia ingin menunjukkan kemampuannya, Mo Junye juga tidak merasa keberatan untuk memberikan kesempatan ini padanya.
Sebaliknya, para pengawal merasa sedikit tidak tenang akan keputusan ini. Bahkan Tuan Qi pun tidak mampu menangani masalah ini, bagaimana mungkin seorang wanita yang diremehkan di Kediaman Perdana Menteri ini mampu mengatasinya?
Dia pastilah ingin mengambil kesempatan ini agar Pangeran lebih menghargainya.
Umumnya, penderita Tetanus tidak bisa diselamatkan lagi. Sebelumnya, Tuan Qi juga sudah berkata kalau semua ini bergantung pada takdir penderita sendiri. Selir Pangeran pastilah sudah mendapatkan informasi ini dan memberanikan diri untuk bertindak. Pangeran juga tidak mungkin menyalahkannya jika dia gagal dalam menangani penyakit ini. Hal ini sebaliknya akan membuat Pangeran merasa kalau dia memiliki niat baik.
Para pengawal yang memiliki pemikiran seperti ini tidak ingin Yin Suhua pergi menangani penderita tersebut.
__ADS_1
"Selir Pangeran, penyakit yang diderita Kak Chu bukanlah penyakit ringan. Alangkah baiknya jika kamu tidak pergi mengganggunya."
Yin Suhua lalu menatap pengawal yang baru saja berbicara itu sambil bertanya, "Kenapa kamu begitu yakin kalau aku tidak bisa menanganinya?"
"Bahkan Tuan Qi tidak yakin, untuk apa lagi Selir Pangeran berpura-pura menolong?"
Meskipun perkataan ini sangatlah tidak sopan, namun Mo Junye juga tidak menghalangi pengawalnya.
Ming Rui yang ada di belakang Yin Suhua merasa begitu tidak nyaman dengan perkataan tersebut.
Yin Suhua memiliki niat baik untuk membantu mereka. Tetapi, mereka tidak berterimakasih dan malah mencurigainya.
"Meskipun aku tidak bisa memberi bantuan apa pun padanya, apakah kondisinya akan semakin memburuk? Apakah penderita itu akan menjadi tidak tertolong setelah aku memeriksa kondisi tubuhnya?" Yin Suhua juga merasa sedikit kesal.
Jiwa memberontak yang ada di dalam diri pengawal itu juga mulai bekerja, "Selir Pangeran, tolong jaga perkataanmu. Jika terjadi sesuatu pada Kakak Chu, apa keuntungan yang akan kamu dapatkan?"
"Kenapa kamu terus menunda-nunda waktu? Keuntungan apa yang akan kamu dapatkan dari hal ini? Semakin kamu menunda waktu, maka semakin besar bahaya yang mengancam jiwanya," Yin Suhua berkata dengan nada yang sedikit tegas.
Dia tidak ingin diremehkan dan juga tidak ingin meremehkan orang lain.
Pengawal yang sedang merasa marah itu pun menatap ke arah Mo Junye.
Mo Junye menganggukkan kepalanya, ekspresi pada wajahnya terlihat begitu dingin. Pengawal itu lalu membiarkan Yin Suhua masuk.
Tetapi, pengawal itu tetap berkata, "Selir Pangeran, jika kamu ingin diakui dan dicintai oleh Pangeran, alangkah baiknya jika kamu menggunakan cara lain. Kenapa kamu harus mengunakan nyawa orang lain sebagai bahan candaan?"
Yin Suhua meliriknya dengan tatapan yang sangat tajam.
Sebelumnya, dia juga pernah menghadapi keluarga pasien yang sok pintar. Dia bahkan langsung menampar keluarga pasien tersebut dengan tanpa ragu-ragu.
Yin Suhua tidak lagi memedulikan pengawal tersebut dan segera mendorong pintu di depanya. Setelah itu, dia pun melihat Pengawal Chu yang sedang meringkuk kesakitan di atas lantai dengan kondisi wajah yang membengkak.
Setelah menyadari keberadaan Tuan Qi di tempat ini, Yin Suhua percaya kalau luka pada tubuh Pengawal Chu telah disterilkan.
Tanpa basa-basi, Yin Suhua segera mengambil sebuah suntik yang berisi antibodi immunoglobulin dan mulai berjalan ke arah Pengawal Chu.
Setelah menyadari hal ini, pengawal tadi segera menghalanginya.
"Hentikan, apa itu?"
Yin Suhua meliriknya dengan tatapan yang dingin sambil berkata dengan tegas, "Minggirlah, jika kamu tidak ingin dia mati!"
Perkataan ini berhasil mengejutkan pengawal tersebut. Jarum suntik yang ada di tangan Yin Suhua juga berhasil menancap di tubuh Pengawal Chu.
Dia lalu bangkit berdiri dan segera mengembalikan jarum suntik tersebut ke dalam laboratoriumnya.
Ming Rui merasa kalau pandangannya sudah rusak. Dari mana Selir Pangeran mengambil benda-benda tersebut dan ke mana dia mengembalikan semua benda tersebut?
Yin Suhua segera memeriksa kondisi tubuh Pengawal Chu, dia tidak sempat memberikan penjelasan pada Ming Rui yang masih tercengang. Setelah itu, dia pun menatap ke arah Mo Junye sambil bertanya, "Pangeran, jika aku berhasil menyelamatkannya, ada satu hal yang ingin aku minta darimu."
__ADS_1