Menggoda Wanita Dewasa

Menggoda Wanita Dewasa
Bab 9 Tidak Takut Apa Pun


__ADS_3

Yin Suhua tahu bahwa jika saat ini dia tidak membangkitkan wibawanya, maka dia akan dikuasai oleh Selir Raja.


Ke depannya orang di dalam kediaman juga tahu bahwa dirinya ibarat "harimau kertas" yang tidak sesuai dengan wibawanya.


Bukankah Selir Raja suka berpura-pura menjadi orang baik? Kalau begitu, biarkan dia mempertahankan sikap munafiknya.


Lagi pula, dia tidak perlu reputasi dan juga tidak perlu mempertimbangkan kelakuannya sendiri apakah akan membawa masalah terhadap Kediaman Perdana Menteri atau tidak.


Sebaliknya, seharusnya mereka memohon pada dirinya agar lebih patuh di dalam Kediaman Pangeran Ning sehingga tidak melibatkan mereka.


Selir Raja seketika duduk dengan tegak. Ekspresi Bibi Lin di sebelahnya telah berubah sejak tadi.


Selir Pangeran ini dikatakan menerima banyak siksaan di dalam Kediaman Perdana Menteri. Tetapi kenapa perilakunya begitu kasar?


Bukan hanya Bibi Wang dan Bibi Du dihukum, bahkan Nona Muda juga tidak mendapatkan keuntungan apa pun darinya.


"Bibi, apakah Kediaman Pangeran Ning akan membiarkan orang yang baru saja menjadi menantu mengambil keputusan?" Liu Linlang merasa tidak senang ketika mendengarnya.


Yin Suhua memelototinya, sambil berkata dengan nada menyindir, "Sebagai manusia, kita harus mengetahui bagaimana posisi diri kita sendiri. Jika tahu bahwa ini adalah Kediaman Pangeran Ning, sementara kamu hanya tuan putri dari Kediaman Fu Yuanbo. Tapi, kamu malah bisa semena-mena di sini karena mengandalkan kekuasaan Selir Raja, tampaknya didikanmu cukup baik."


Ekspresi wajah Liu Linlang sangat marah. Ketika dia ingin membantahnya, Selir Raja memberi isyarat kepadanya agar tidak berbicara.


Selir Raja tidak bodoh. Dia tahu persis keponakannya sama sekali bukanlah lawan dari Yin Suhua.


Sebelumnya, dua wanita tua telah terperangkap dalam jebakan Yin Suhua. Jika dia masih diam saja dan diketahui oleh Raja Ning, maka ini bukanlah hal yang baik.


"Aku tahu mereka melakukan kesalahan yang sangat besar. Tapi, mereka telah menjalankan tugas di dalam Kediaman sangat lama. Bisa dikatakan bahwa mereka sangat hati-hati. Usia mereka juga tidak muda lagi, sebaiknya menghukum mereka dengan cara mengusir mereka keluar dari kediaman. Bagaimanapun juga, kamu dengan Junye baru saja menikah. Jika terjadi sesuatu pada mereka, ini juga bukan merupakan hal yang baik."


Yin Suhua melihat ke arah Selir Raja yang masih saja mempertahankan gaya menjadi orang baik.


Namun, kali ini dirinya tidak ingin memberi kesempatan padanya lagi, "Selir Raja, sebenarnya tadi aku hanya mengatakan begitu saja. Aku telah memberi hukuman pada mereka, hanya saja mereka tidak tahu diri. Kesalahan mereka bukan sangat fatal, adapun mengenai hal apakah mereka akan diusir keluar dari Kediaman, ini bukanlah keputusan yang bisa dibuat olehku. Lagi pula, di dalam Kediaman ini, orang yang mengatur bagian dalam bukanlah diriku yang baru menikah masuk ke dalam Kediaman ini, melainkan orang tersebut adalah Selir Raja."


Bibi Lin tercengang dalam hati. Dia merasa bahwa Selir Pangeran ini memiliki pemikiran yang begitu menakutkan.


Perkataannya bisa dari pemikiran Selir Pangeran yang ingin melindungi nyawa dua wanita tua ini berubah menjadi pemikiran yang ingin mengusir dua wanita tua ini pergi.


Selir Raja juga memahami hal ini, tetapi dia hanya bisa menelan ludah.


"Adapun mengenai Nona Liu, apakah Selir Raja tidak ingin menyuruhnya meminta maaf padaku?"


Yin Suhua belum melupakan orang ini.


Liu Linlang seketika berdiri dan bertanya, "Untuk apa meminta maaf?"

__ADS_1


Selir Raja memejamkan matanya. Sungguh bodoh, bisa-bisanya menyalahkan orang dan bersikap keras kepala di saat ini.


"Linlang, kenapa kamu masih belum pergi meminta maaf pada Kakak Ipar sepupu?"


Liu Linlang kaget ketika mendengar perkataan ini.


Dia menoleh dan melihat Selir Raja, dia juga melihat ekspresi serius dari Bibi Lin dan seketika memahami semuanya.


Jika hari ini dirinya tidak meminta maaf, maka Bibinya yang akan merasa malu.


Tidak ada cara lain lagi. Dia tiba di hadapan Yin Suhua dengan ekspresi tidak sudi, kemudian berkata dengan sopan, "Kakak Ipar, Linlang masih kecil, sebelumnya belum pernah bertemu dengan Kakak Ipar, jadi aku bersikap tidak sopan. Semoga Kakak Ipar bisa memaafkan diriku."


Senyuman Yin Suhua penuh dengan sindiran sehingga membuat matanya terasa tidak nyaman ketika melihat adegan tersebut.


"Semoga hal yang dirasakan pembantumu bisa memberi pelajaran pada Nona Liu. Jika tidak, lain kali bukan hanya mendapatkan sekali tamparan dan satu pelayan begitu saja."


Api di dalam hati Liu Linlang berkobar-kobar, tetapi dia tidak bisa melakukan apa pun.


Sepertinya Yin Suhua ini sama sekali tidak memberi dirinya jalan lain.


"Selir Raja, kalau begitu, aku tidak akan mengganggu perkumpulanmu dengan keluargamu lagi. Suhua pergi dulu."


Selir Raja tidak menghalanginya dan membiarkan dirinya pergi.


Setelah Yin Suhua pergi, Liu Linlang akhirnya menyampaikan ketidakpuasan dirinya.


Ekspresi Selir Raja kelihatannya telah melupakan hal yang baru saja terjadi.


"Mereka yang melakukan kesalahan memang seharusnya dihukum. Tapi, kamu, belakangan ini tindakanmu semakin menjadi-jadi. Jika hal ini diketahui oleh ayahmu, ayahmu akan memberi pelajaran padamu."


Liu Linlang kelihatan cemberut dan terdiam.


Di dalam halaman Mo Junye, pengawal melaporkan seluruh kejadian hari ini padanya.


"Sepertinya kepalsuan Selir Raja tidak bisa bertahan lebih lama lagi."


Mo Junye berkata sembari melemparkan makanan ikan ke dalam kolam dengan santai.


"Selir Pangeran sedang membawa pelayannya yang satu itu berkeluyuran di dalam Kediaman Pangeran. Kelihatannya sedang mengenali tempat sekitarnya," ucap pengawal.


"Tidak apa-apa, biarkan dia saja. Jika dia telah menyetujui persyaratanku, maka ini menandakan bahwa dia juga memiliki persiapan memutuskan hubungan dengan Kediaman Perdana Menteri. Dia memang bertekad untuk tinggal di sini."


Mo Junye sangat mengerti dengan isi hati Yin Suhua.

__ADS_1


"Kalau begitu, kenapa saat itu Pangeran menyetujui permohonannya?"


Pengawal tidak paham. Jika Pangeran yang berhak mengambil keputusan, kenapa masih memberi kesempatan pada Selir Pangeran untuk mengeluarkan persyaratan.


Ekspresi Mo Junye sangat datar, "Menurutku, baik dia mengatakan persyaratannya maupun tidak, hasilnya sama saja."


Ketika mereka sedang mengobrol, pengawal yang lainnya berjalan menghampirinya, "Pangeran, Tuan Qi telah tiba."


"Bawa dia masuk."


Ekspresi Mo Junye akhirnya berubah lebih hangat.


Yin Suhua saat ini sedang berkeluyuran di dalam Kediaman Pangeran yang ditemani oleh Ming Rui.


"Selir Pangeran, apakah ucapanmu hari ini terhadap Selir Raja akan membuat Selir Raja dendam padamu?"


"Aku telah memukul orangnya, apakah menurutmu dia akan menganggap semuanya seolah tidak pernah terjadi jika aku berperilaku sangat hati-hati?" Yin Suhua melihat dengan serius.


"Bukankah keberadaan Selir Pangeran sangat berbahaya? Baru saja masuk ke dalam keluarga ini dan telah menindas mertua, apakah lain kali kita harus semakin hati-hati?" Ming Rui sangat takut.


Yin Suhua tidak memasukkannya dalam hati, "Tenang saja, dia tidak akan melakukan apa pun padaku. Setidaknya dia tidak akan menyusahkanku secara langsung. Bagaimanapun juga, orang-orang selalu mengatakan bahwa dia adalah ibu tiri yang terbaik."


Puluhan tahun telah berlalu, tidak mudah bagi Selir Pangeran untuk mempertahankan reputasi baiknya. Bagaimana mungkin dia akan mengorbankan dirinya dan menghanyutkan reputasinya hanya dikarenakan seorang selir Pangeran yang telah putus hubungan dengan keluarganya ?


"Selir Pangeran, aku memiliki satu hal yang tidak dipahami." Di dalam pikiran Ming Rui, hal yang tidak dipahaminya bukan hanya satu hal saja.


"Apakah kamu ingin tahu kenapa Pangeran bisa muncul di kamarku?" Yin Suhua telah menebaknya.


Ming Rui mengangguk, "Benar, tadi malam aku tidak melihat seorang pun yang masuk melalui pintu..."


"Tidak ada yang masuk melalui pintu, tetapi bukankah masih ada jendela?" tanya Yin Suhua.


Ming Rui tercengang, ada pintu untuk masuk, tetapi tidak memilih pintu melainkan memilih melalui jendela. Pangeran ini sungguh aneh.


Padahal itu adalah kamar pengantin sendiri, bukannya menerobos ke dalam kamar orang lain.


"Selir Pangeran, sebenarnya aku masih ada satu hal yang belum mengatakan padamu."


"Apakah berhubungan denganku?"


"Bisa dikatakan seperti itu. Sebenarnya di dalam Kediaman Perdana Menteri, masih ada satu orang yang aku ingin minta tolong pada Selir Pangeran untuk menyelamatkannya.


Ekspresi Yin Suhua berubah, "Siapa?"

__ADS_1


"Bibi Zhou yang saat itu berada di sisi Nyonya."


__ADS_2