Menggoda Wanita Dewasa

Menggoda Wanita Dewasa
Bab 21 Identitas Ibu Kandung


__ADS_3

Dalam perjalanan pulang, Yin Suhua masih memikirkan tatapan sadis dari Yin Houyan ketika mengantar mereka.


Yin Suhua tidak begitu peduli terhadap hal ini. Sejak menikah dengan Pangeran, dia sudah berjanji untuk memutuskan segala hubungannya dengan Kediaman Perdana Menteri.


"Tidak ada yang bisa melindungimu lagi, memangnya kamu bisa menjaga semua harta ini dengan baik?"


Mo Junye akhirnya menanyakan hal ini padanya.


Jika dilihat dari ekspresi wajah Yin Suhua, dia terlihat begitu lega.


Semua mahar ini adalah ikatan terakhir antara dirinya dengan Kediaman Perdana Menteri.


"Aku juga ingin berterima kasih kepada Pangeran karena sudah bekerja sama denganku. Mahar yang waktu itu diberikan oleh Kediaman Raja Ning sudah dianggap sebagai cara untuk memutuskan hubungan darah di antara aku dengan Yin Houyan. Tenanglah, aku akan membalas semua budimu."


Balas budi?


Mo Junye adalah sosok yang selalu bersikap serius. Tetapi, dia malah berpikir sembarangan tentang hal ini.


Dia lalu meraba bagian dadanya sendiri sambil mengerutkan kening.


Gejala penyakit ini semakin sering dirasakan dalam beberapa hari belakangan.


Mo Junye sangat beruntung karena dia bisa bertahan selama beberapa tahun lamanya.


Yin Suhua melirik ke arah Mo Junye dan menyadari perubahan yang terjadi pada dirinya. Yin Suhua segera mengeluarkan sebuah pil dari dalam rak obatnya dan memberikan pil tersebut kepada Mo Junye dengan tanpa ragu.


"Makanlah."


Nada suara Yin Suhua yang tadinya terdengar santai seketika berubah menjadi begitu tegas.


Mo Junye sedikit tercengang setelah menyadari perubahan pada dirinya.


"Apa ini?"


"Tenanglah, aku juga tidak akan mendapatkan keuntungan apa pun setelah meracunimu. Sebaliknya, aku berharap umurmu bisa lebih panjang agar aku bisa terus berpura-pura."


Yin Suhua membuka telapak tangan Mo Junye dan meletakkan pil tersebut di atas telapak tangannya.


Mo Junye mengerutkan keningnya dan rasa sakit yang dia rasakan saat ini membuatnya tidak bisa berpikir banyak. Dia bahkan merasa sedikit percaya kepada Yin Suhua.


Dia lalu mengangkat kepalanya dan menelan pil tersebut.


"Kamu juga sudah melihat kondisi hari ini. Ini adalah kondisi keluarga di mana aku tumbuh besar. Selama ini, aku bahkan tidak mengetahui keberadaan Bibi Zhou. Aku baru mengetahui nama asli ibu kandungku adalah Mu Qingzu setelah melihat surat hari ini."


Mo Junye masih merasakan kesakitan dan pil yang baru saja dia telan itu tidak langsung memberikan efek pada tubuhnya.


Tidak lama kemudian, rasa kesakitan itu perlahan mulai hilang.


Hal ini sudah cukup mengejutkan Mo Junye. Sebelumnya setiap kali penyakit ini kambuh, dia harus menahan rasa sakit hingga sekujur tubuhnya dibasahi oleh keringat dingin.


"Putri tunggal dari Ding Guohou. Kalau bukan karena dirinya terus bersikap manja, mungkin dia sudah menikah dengan bahagia."

__ADS_1


Dia tahu jelas tentang latar belakang Yin Suhua.


Dia juga mengetahui semua hubungan rumit di balik pejabat besar dan kecil yang ada di Ibu Kota Kerajaan ini.


Hanya saja, semua orang telah tertipu akan kedudukan Mo Junye dan tidak ada satu pun orang yang sadar kalau dia memiliki sumber informasi yang luas.


"Yang kamu maksud adalah ibuku?" tanya Yin Suhua dengan terkejut.


"Siapa lagi kalau bukan ibumu?"


"Ding Guohou? Aku sudah tinggal di Ibu Kota Kerajaan selama beberapa tahun dan kenapa aku tidak pernah mendengar nama tersebut?"


Nama ini sama sekali tidak pernah terlintas di dalam benak Yin Suhua.


"Setelah ibumu menikah, mereka sekeluarga pindah ke area perbatasan dan tidak pernah kembali lagi. Bagaimana mungkin kamu mengetahuinya."


Saat ini, ekspresi wajah Mo Junye sudah kembali normal.


Bahkan, sosok yang tadinya merasakan kesakitan itu terlihat seperti bukan dirinya.


Dia merasa begitu kagum atas ilmu pengobatan yang dimiliki oleh Yin Suhua. Mungkin perkataan Qi Boheng tidak salah. Kemampuan Yin Suhua jauh lebih hebat dibandingkan dirinya.


Pembaca sayangku, novel ini gratis dan sudah diupdate lebih dari 600 bab di App Fi/zzo. ( Waktu cari, jangan tambah "/")


"Pil apa yang kamu berikan padaku tadi?"


Yin Suhua masih sedang memikirkan identitas ibu dan juga kakeknya.


"Itu adalah pil penerus kehidupan yang terbuat dari Garden rhubarb, Scutellaria baicalensis, Ephedrine dan beberapa obat herbal lainnya. Meskipun pil ini tidak bisa menghilangkan racun di dalam tubuhmu, tapi pil ini dapat mengontrol penyakit di dalam tubuhmu. Dengan begitu, sisa waktumu akan semakin lama."


Mo Junye memang merasakan keringanan dalam bernapas dan rasa sakit di dalam tubuhnya juga mulai menghilang secara perlahan.


"Pil yang kamu berikan kepada pelayan wanita tadi bisa disebut sebagai pil pengontrol suara?"


Hari ini, Bibi Wang melakukan kesalahan terhadap Yin Suhua dan dia memberikan pil ini kepada Bibi Wang agar dia tidak bisa bicara dalam tiga hari ke depan.


"Bukan, itu adalah cairan yang aku dapatkan dari daun pohon abadi dan aku juga mencampurkan berbagai bahan dasar lainnya. Dia sepertinya tidak lagi mampu berbicara sepanjang hidupnya."


Tatapan Yin Suhua terlihat sangat tenang dan dia sama sekali tidak menyesali hal ini.


Dia tahu jelas bagaimana cara mereka menindas Bibi Zhou dalam beberapa tahun belakangan ini.


Mo Junye sudah sering menyaksikan berbagai jenis aksi. Namun, dia berhasil dikejutkan oleh cara yang digunakan oleh gadis ini.


Aksinya jauh lebih sadis dibandingkan dengan kaum pria.


Sikapnya yang bisa membedakan cinta dan dendam ini merupakan keturunan dari keluarganya.


Jika Mu Qingzu masih hidup, dia pasti akan merasa tenang setelah mengetahui kepribadian dari putrinya ini.


Sepanjang perjalanan, Yin Suhua tidak lagi menanyakan informasi tentang Mu Qingzu karena dia masih memiliki banyak waktu.

__ADS_1


Hal yang dia khawatirkan saat ini adalah tenggorokkan dan juga kaki Bibi Zhou yang belum tentu bisa dipulihkan.


Jika dia tidak bisa menyembuhkan orang-orang di sekitarnya, bagaimana mungkin Mo Junye bisa memercayai ilmu pengobatan yang dia kuasai saat ini?


Kereta kuda yang mereka tumpangi pun tiba di Kediaman Raja Ning. Ming Rui menopang Bibi Zhou untuk turun dari atas kereta. Bibi Zhou merasa sedikit segan untuk masuk ke dalam istana yang megah ini.


"Bibi Zhou, kamu boleh mengikutiku ke depannya. Semua orang di dalam istana ini tidak akan membicarakanmu dari belakang. Aku sudah menikahi Pangeran Ning dan dia tentunya tidak akan merasa keberatan jika aku membawa seseorang dari keluarga asalku."


Mo Junye tidak memberikan jawaban apa pun. Dia hanya menatapnya dan berjalan masuk ke dalam istana.


Tempat ini bukan lagi merupakan Kediaman Perdana Menteri, mereka juga tidak lagi perlu bersandiwara.


Yin Suhua tidak menghabiskan waktunya untuk bersantai. Dia meminta Ming Rui untuk membawa Bibi Zhou ke dalam ruangan mereka dan dia pun pergi ke ruangan tempat di mana pengawal Chu beristirahat.


Setelah menyadari keberadaan Yin Suhua, para pengawal yang sedang merawat pengawal Chu merasa begitu terharu.


Saat ini, pengawal Chu sudah bisa berbicara dan mampu mendengar dengan jelas.


Dia segera berlutut di atas tanah, "Hamba sangatlah berterima kasih kepada Selir Pangeran atas pertolonganmu..."


Di masa ini, Tetanus merupakan jenis penyakit yang tidak bisa diselamatkan.


Dia tetap saja akan meninggal meskipun sempat menjalani amputasi.


"Jangan bergerak sembarangan, aku belum berkata kalau kamu sudah pulih." Yin Suhua tidak merasa bangga akan hal ini.


Dia tidak ingin meremehkan segala hal kecil yang ada sebelum memastikan kalau pengawal Chu benar-benar pulih.


Yin Suhua kembali mengeluarkan dua jarum suntik dari dalam laboratoriumnya. Itu merupakan jarum reagen antivirus dan juga jarum anti-inflamasi.


Para pengawal yang ada di sana merasa kalau pandangan mereka telah kabur. Di mana Selir Pangeran menyembunyikan semua benda ini?


Setelah menyuntikkan kedua cairan tersebut, Yin Suhua pun memberi perintah kepada para pengawal untuk terus memberikan obat yang dia resepkan kepada pengawal Chu. Dia pun pergi meninggalkan tempat tersebut.


Ketika berjalan melewati ruangan Mo Junye, Yin Suhua tidak bermaksud untuk masuk ke dalam.


Tapi, dia menghentikan langkah kakinya setelah mendengar sebuah suara, "Selir Pangeran, tunggu sebentar."


Yin Suhua menolehkan kepalanya dan menyadari keberadaan Qi Boheng.


"Halo, Tuan Qi."


Yin Suhua memiliki kesan yang baik terhadap orang yang bergerak di bidang yang sama dengannya.


Senyuman yang ada di wajah Qi Boheng terlihat begitu ramah dan dia merupakan tipe orang yang sangat berbeda jika dibandingkan dengan Mo Junye.


Anehnya, kenapa mereka berdua bisa menjadi teman baik?


"Barusan aku memeriksa denyut nadi Mo Junye. Aku sadar kalau denyut nadinya jauh lebih tenang dibandingkan sebelumnya. Aku juga mendengar kalau tadi gejala dalam tubuh Mo Junye kembali kambuh dan Selir Pangeran memberikan sebuah pil ajaib kepadanya. Sejak aku kecil, aku sudah mempelajari ilmu pengobatan dari kakekku, tetapi kemampuanku masih tertinggal jauh. Aku ingin belajar darimu, Selir Pangeran."


Yin Suhua seketika merasa tidak senang setelah menyadari ekspresi pada wajah Qi Boheng.

__ADS_1


Kecurigaan yang ada di dalam mata Qi Boheng membuat dirinya merasa begitu tidak nyaman.


"Apakah kamu percaya kalau pil yang aku berikan tadi adalah racun?"


__ADS_2