Menggoda Wanita Dewasa

Menggoda Wanita Dewasa
BAB 57 - The Real Kucing Nakal


__ADS_3

Sore hari sepulang kerja Viona langsung menuju apartemennya, dia merasa tidak perlu menghubungi Dania dan Gunawan karena Jo dan Ron pasti sudah mengatakan tentang dia yang akan menginap di sini.


Sementara itu sepulang kerja Davin langsung menemui Ayah dan Ibunya, tidak ingin menunggu lama untuk menyampaikan niatnya menikahi sang kekasih.


"Kamu serius?" tanya Mutia dengan matanya yang mendelik. Sebagai seorang ibu tentu saja keinginan Davin itu sangat mengejutkan baginya, menikah setelah lulus SMA saja rasanya masih terlalu cepat dan sekarang Davin malah meminta untuk menikahi Viona sebelum dia lulus sekolah, bagaimana Mutia tidak merasa terkejut?


Namun Alteza merasa keinginan Davin itu adalah hal yang wajar, sebagai seorang pria pasti ingin segera menikahi Viona dan memiliki seutuhnya. Hanya saja Alteza pun masih cukup ragu, benarkah Davin sudah siap untuk membina rumah tangga?


Karena sekali mengucapkan ijab kabul Davin tidak bisa mencabutnya lagi.


"Aku serius Ma, sangat serius. Lagipula meski tidak sekarang pasti nanti aku juga akan menikah kan? jadi apa bedanya, aku ingin sekarang saja."


Dan sudah, Mutia dan Alteza tak lagi bisa menahan keinginan sang anak, malam itupun Davin mengajak kedua orang tuanya untuk menemui Gunawan dan Dania.

__ADS_1


Ghasian tidak ikut, karena malam ini dia sedang lembur.


"Apa Viona yang memaksamu untuk menikahi dia, Vin?" tanya Gunawan setelah Alteza menyampaikan maksud dan tujuannya datang ke sini. Dania bahkan langsung menepuk lengan suaminya itu.


"Bukan Yah, malah aku yang memaksa dia untuk segera menikah."


Malam itu juga Kedua keluarga ini membicarakan tentang pernikahan Davin dan Viona. Sudah disepakati bahwa hari Minggu besok adalah hari istimewa itu dan pernikahan akan dilaksanakan di rumah ini. Segala surat-menyurat untuk pernikahan keduanya pun akan diurus oleh Alteza.


Pernikahan ini ini benar-benar hanya dihadiri oleh para keluarga saja.


"Tuh Ma lihat anak mu, bukanya pulang dia malah menemui Viona di apartemen, yang seperti itu itu harus segera dinikahkan," ucap Alteza.


Dan Mutia hanya bisa menjawab dengan pasrah, "Iya Pa."

__ADS_1


Hampir setengah 11 malam, Davin baru sampai di apartemen. Dia dibuat terkejut saat melihat Viona tertidur di sofa ruang tamu dengan tubuhnya yang meringkuk.


Sudut bibir Davin terangkat membentuk sebuah senyuman, seperti inilah yang dia mau ketika dia nanti pulang bekerja, di rumah sudah ada seseorang yang menyambutnya. Meski tidak benar-benar disambut seperti ini, tapi sudah membuat Davin merasa sangat bahagia.


Laki-laki remaja ini pun bersimpuh tepat di depan wajah Viona yang terlelap.


Wajah cantik yang membuatnya dimabuk kepayang, apalagi saat ini Viona menggunakan baju kesukaannya saat sedang tidur, lingerie.


Setengah dadanya bahkan sampai keluar tumpah, bokongnya pun menyembul di antara gaunnya yang pendek.


"The real kucing nakal," gumam Davin dengan senyum di bibirnya, namun meski hanya sebuah gumaman tapi mampu membuat Viona terusik. Viona sedikit menggeliat dan mengerjapkan matanya untuk terbuka.


Dan melihat Davin sudah ada di depan matanya.

__ADS_1


"Kamu sudah pulang? lama sekali, aku kira kamu tidak jadi kesini."


Davin tidak menjawab, dia bangkit dan menggendong Viona untuk masuk ke dalam kamar mereka.


__ADS_2