Menjadi Petani Sukses ( Sistem Bertani )

Menjadi Petani Sukses ( Sistem Bertani )
Cemburu


__ADS_3

Indah membantu suaminya, untuk memindahkan anak-anak mereka ke kamarnya sendiri. Karena kelima anak-anaknya, punya dua kamar tidur yang berbeda, sesuai dengan jenis k*l4min mereka.


Jadi, Jamal memindahkan Della dan Elsa, sedangkan Indah, di bantu oleh Lina, memindahkan Alfa, Beta dan Candra.


Setelahnya, mereka bertiga duduk di ruang tamu. Meskipun tidak ada yang ingin mereka bicarakan dengan serius.


"Mas. Malam ini, gilirannya mbak Lina. Ajak masuk ke kamar sana!" bisik Indah di telinganya Jamal. Untuk mengingatkan jadwal giliran suaminya.


"Serius Yang?" tanya Jamal balik.


Dia tidak pernah memperhatikan jadwal yang sudah dibuat, untuk kedua istrinya itu. Karena sebenarnya, dia memang tidak berminat dengan Lina.


Jamal hanya mengikuti apa yang telah terjadi, sehingga mau tidak mau, dia harus bertanggung jawab. Dan semua itu karena sistem Sonya yang menghendakinya.


Jamal akan menggauli Lina, dengan cara sistem. Karena dia selalu mengaktifkan sistem, sebelum masuk ke dalam kamarnya Lina. Yang sudah resmi menjadi istri sirinya. Sehingga dia hanya bercinta dengan melihat Sonya, dengan perantara tubuh istrinya itu.


Mungkin untuk Lina sendiri merasa bahagia, karena Jamal bisa bersikap lembut dan baik padanya.


Dia tidak pernah tahu, apa yang sebenarnya terjadi pada Jamal selama ini.


"Kamu tidurlah dulu Lin. Aku, Aku akan menyusul nanti," ujar Jamal pada Lina. Yang hanya bisa mengangguk saja. menuruti perkataannya.


Setelah Lina pergi ke kamarnya sendiri, Indah bertanya kepada suaminya. Yang sekarang ini sudah memiliki istri yang lain.


"Mas, kapan rumahnya jadi?" tanya Indah, dengan mengelus-elus lengannya Jamal.


"Kenapa?" tanya Jamal balik.


Dia ingin tahu, apa yang sebenarnya diinginkan oleh istrinya itu. Karena selama ini, Indah tidak pernah mempermasalahkan tentang rumah, sama seperti Lina.


"Gak apa-apa Mas. Aku hanya gak enak hati, jika mas Jamal sedang bermesraan denganku. Sedangkan dengan mbak Lina tidak. Dia pasti cemburu Mas," terang Indah, memberikan penjelasan kepada Jamal. Tentang situasi yang sekarang ini terjadi di rumah ini.


Jamal akhirnya bertanya kepada Indah, "apa Lina pernah mengatakan jika dia cemburu, atau dia merasa iri sama Kamu?"

__ADS_1


Indah menggeleng dengan cepat.


"Bukan. Bukan seperti itu juga Mas. Tapi, sebagai sesama wanita, Aku tentu tahu, bagaimana perasaannya. Dari gelagatnya yang tidak biasa. Pandangan matanya dan juga bicaranya yang sering tidak terdengar dengan jelas."


Sekarang, Jamal menghela napas panjang, mendengar penjelasan yang diberikan oleh istrinya kali ini.


Dia tidak pernah perhatikan hal tersebut, karena baginya, keberadaan Lina hanya sebatas keperluan Sonya saja.


Tapi tentu saja Jamal tidak menjelaskan tentang hal ini kepada Indah. Karena tidak mungkin Indah percaya, dengan apa yang akan dia katakan.


Dia pikir bahwa, lebih baik dia menyimpan rahasia ini sendiri. Dan tidak memberitahukannya kepada orang lain. Termasuk kepada Indah, yang sudah mengetahui tentang sistem bertani yang bernama Sonya.


"Ayo Yang, kita tidur!" ajak Jamal, dengan menggandeng tangan Indah.


"Lho Mas, kan ini gilirannya mbak Lina! Mas ke kamar Mbak Lina lah," protes Indah, dengan mengingatkan jadwal yang benar kepada suaminya itu.


Tapi Jamal gak mau mendengarkan perkataannya Indah. Dia justru pembopong tubuh istrinya itu, untuk dibawa ke dalam kamarnya sendiri. Kamar utama, yang digunakan untuk dirinya dan juga Indah selama ini.


Mendengar perkataan Jamal, Indah akhirnya mengalungkan tangannya ke leher Jamal. Dengan tersenyum malu-malu. Karena dia merasa tersanjung, atas perlakuan suaminya ini. Perlakuan Jamal yang ini, tidak pernah berubah, meskipun sudah punya Lina sebagai istrinya yang ke dua.


Di dalam kamarnya, Lina menunggu dengan cemas. Karena sampai larut malam, Jamal tidak juga masuk ke dalam kamarnya.


Dia ingin mengintip keluar. Tapi dia tidak mau jika, melihat kemesraan adiknya yang sedang bersama dengan suaminya. Suami mereka bersama, karena dia sekarang ini sudah berstatus sebagai istri keduanya Jamal.


"Aku... Aku merasa bahagia dengan pernikahan ini. Tapi, jika ada dalam situasi seperti ini, Aku merasa sangat jahat dan merana sendiri."


Lina bergumam seorang diri, menyadari posisinya yang tidak menguntungkan.


Jika dalam cerita-cerita novel atau sinetron, istri kedua itu sangat dicintai dan diutamakan oleh suaminya. Tapi pada kenyataannya, dalam kisahnya ini berkebalikan dari semua kisah tersebut.


Dia justru tidak mendapatkan perhatian yang lebih dari Jamal, karena Jamal, selaku suami mereka berdua, selalu mengutamakan Indah di atas segalanya.


Lina merasa tidak tenang, karena merasa jika dirinya hanya dijadikan sebagai pelengkap di atas tempat tidur Jamal saja. Selain sebagai pengasuh dari anak-anak, yang juga keponakannya sendiri.

__ADS_1


Jika untuk urusan anak-anak, Lina tidak pernah memperhitungkan apapun. Tapi jika untuk urusan hati, dia merasa cemburu. Meskipun dia juga menyadari sendiri, jika apa yang terjadi padanya hanyalah sebuah hubungan kecelakaan yang terjadi. Karena semuanya tidak pernah mereka sadari secara alami.


*****


Hari ini, semua kentang cantik milik Jamal ludes di pesan melalui lelang online di canel khusus Jamal Farm News.


Dan kesibukannya untuk melakukan siaran langsung, juga membuatnya lupa waktu. Bahkan, dia lupa untuk makan siang. Padahal sudah diingatkan oleh Indah berkali-kali.


Karena suaminya itu tidak meresponnya, Indah berinisiatif untuk menyuapi suaminya. Meskipun acara langsung masih berlangsung.


Apa yang dilakukan oleh Indah ini, mendapatkan respon yang baik dari para pengikutnya. Tapi ada juga dari mereka, yang mengatakan bahwa, Indah hanya sedang memamerkan kemesraan yang tidak sebenarnya.


^^^Itu hanya sebuah pencitraan karena sedang live. Coba kalau tidak, dan sedang ada di rumah, paling juga sering ngomel-ngomel!^^^


^^^Eh, benar itu. Beda di sosmed, beda di dunia nyata. Hahaha... ^^^


^^^Halah... bilang aja Kamu itu Bos! ingat ya, iri itu tandanya tidak mampu!^^^


^^^Siapa yang iri? Itu kenyataan!^^^


^^^Apa Kamu bisa buktikan, jika semua itu hanya pencitraan belaka? Jangan suka fitnah lho Bos! Mulutmu harimaumu. Ingat itu!^^^


Para penggemar dan pengikut channel Jamal Farm News, justru saling perang dalam berkomentar di.


Padahal, Jamal dan Indah hanya membaca sambil tersenyum-senyum atas apa yang mereka bicarakan. Karena sebenarnya, semua yang mereka bicarakan dan katakan itu, tidak sama seperti kenyataan yang mereka jalani selama ini.


Tapi Jamal dan Indah sendiri, tidak pernah menanggapi komentar-komentar miring, tentang kehidupan mereka secara pribadi.


Yang jelas, Chanel Jamal Farm News ini digunakan untuk promosi dan pengembangan diri, dalam bidang pertanian yang ditekuni oleh Jamal.


Dia berharap, agar ada orang-orang yang bisa terinspirasi. Dari salah satu kegiatan yang dia bagikan dan di-posting.


Baginya, keberadaan pengemar dan pengikut setianya, adalah sebuah keberuntungan bagi dirinya dan juga Indah. Yang telah menjadi pendampingnya selama ini.

__ADS_1


__ADS_2