Menjadi Petani Sukses ( Sistem Bertani )

Menjadi Petani Sukses ( Sistem Bertani )
Istimewa


__ADS_3

Setibanya di rumah sakit, Jamal langsung membawa elsa ke IGD, untuk ditangani oleh tim medis.


Tapi ternyata anaknya itu tidak kenapa-kenapa. Karena hanya infeksi ringan saja, dan tidak ada yang perlu dikhawatirkan.


Setelah mendapat perawatan medis, Elsa dipersilahkan untuk dibawa pulang ke rumah. Sebab dia tidak perlu sampai rawat inap.


Jamal menghela nafas lega, kemudian mengendong anaknya. Untuk di bawa pulang.


Di rumah, Indah juga cukup merasa lega. Karena dari penuturan kedua anaknya yang lain, Beta dan Candra, Elda hanya sedang mengorek-ngorek lubang hidungnya sendiri. Sehingga membuat hidungnya itu berdarah-darah seperti tadi.


Lina, yang ikut mendengarkan semua pembicaraan antara Indah dan anak-anaknya, jadi merasa bersalah. Sebab dia tidak memeriksa keadaan Elsa terlebih dahulu.


Dia justru langsung panik dan melaporkan semua kejadian tersebut pada Jamal dan Indah yang sedang berada di lahan kentang.


"Maafkan Mbak Dek. Mbak gak bisa jagain anak-anak." Indah mengelengkan kepalanya beberapa kali, mendengar permintaan maaf dari kakaknya itu.


"Gak Mbak. Indah justru yang minta maaf, karena merepotkan mbak Lina terus. Indah juga banyak berterima kasih, karena mbak Lina menjaga anak-anaknya Indah dengan baik. Sama seperti mbak menjaga anak sendiri."


Sekarang, mereka berdua justru menangis bersama-sama, dengan saling berpelukan dengan berpelukan.


Anak-anak mereka ikut memeluk mama dan ibunya bersama-sama melingkar. Dan di saat Jamal datang, dengan menggendong Elsa jadi tersenyum.


"Kok cuma mama sama Ibu yang dipeluk, Papa gak?" tanya Jamal menggoda anak-anak mereka.


Melihat kedatangan Jamal dan Elsa, mereka semua berdiri dan berlari menyongsong kedatangan mereka berdua kemudian memeluk sambil bertanya bersamaan.


"Elsa bagaimana Mas?"


"Elsa Pa?"


"Mas Jamal, Elsa bagaimana?"


Jamal menoleh ke arah Elsa, yang berada dalam gendongannya. Dan dalam keadaan tertidur.


"Dia tidak kenapa-kenapa," jawab Jamal sambil tersenyum. Membuat mereka semua merasa lega, karena tidak ada sesuatu yang perlu dikhawatirkan.


Sekarang, Jamal berjalan menuju ke kamarnya anak-anak. Untuk menidurkan elsa terlebih dahulu, kemudian dia menemui Tarno yang masih ada di luar.


Tapi ternyata, di saat dia tiba di luar rumah, Tarno sedang berbincang-bincang dengan pihak kontraktor bangunan. Yang baru saja datang dengan membawa alat-alat yang mereka perlukan untuk membangun dua rumah Jamal sekaligus.


Sedangkan Indah dan Lina, bersama dengan anak-anak mereka yang ada di dalam kamar.


Sekarang, Jamal berbincang dengan Tarno dan mandor bangunan sebentar. Sebelum akhirnya Tarno pamit untuk pulang.


Jamal mengucapkan terima kasih kepada Tarno, karena dia juga tidak mau diberi uang oleh Jamal, untuk ganti uang bensin.


Dan kini, persiapan untuk pembangunan rumah Jamal dimulai dari sekarang. Tapi hanya menurunkan alat-alat dan bahan-bahan yang akan digunakan untuk keperluan besok pagi harinya.


Setelah semuanya selesai, pihak kontraktor membuat bedeng sementara waktu, untuk keperluan istirahat dan tempat tinggal sementara para kuli bangunannya.

__ADS_1


Sore harinya, semua sudah selesai. Indah dan Lina, juga sudah selesai menyiapkan makanan untuk mereka semua.


*****


Malam hari, Jamal baru sempat membuka channel Jamal Farm News.


Dia cukup kaget juga, melihat begitu banyak komentar yang ditujukan untuknya dan juga Indah. Dengan banyaknya harapan dan doa para penggemarnya, untuk kesembuhan dan kesehatan Elsa.


Sebab pada saat dia melangsungkan acara siaran langsung, dan Indah yang mendapatkan kabar dari Lina, sempat ikut terekam kamera yang di pegang oleh Indah.


^^^Semoga anaknya sehat ya Bos Jamal... ^^^


^^^Wah, sehat-sehat ya anak cantik!^^^


^^^Cepat sehat Sayang!^^^


Dan masih banyak lagi kata-kata yang lainnya, yang juga sama untuk doa dan harapan atas keselamatan Elsa.


Untuk memberikan penjelasan kepada para pengikut dan pengemar Chanel Jamal Farm News, akhirnya Jamal melakukan konfirmasi. Supaya mereka tidak merasa khawatir lagi.


^^^T**erima kasih atas semua perhatian, doa dan harapan yang terbaik untuk kami dan pihak keluarga Jamal Farm News. Elsa, anak kami yang tadi mendadak mimisan, ternyata hanya infeksi ringan saja pada bagian hidungnya. Jadi, sekarang Elsa sudah baik-baik saja sekarang ini**.^^^


Setelah melakukan konfirmasi, komentar para pengikutnya kembali membanjir.


Dan Jamal hanya bisa membalasnya dengan ucapan terima kasih kepada mereka semua.


Setelah selesai memberikan tanggapan dan konfirmasi di Chanel Jamal Farm News, Jamal mengaktifkan sistem miliknya.


[ Ding ]


[ Selamat malam Tuan ]


'Maaf Sonya. Tadi, kentang berwarna Aku tinggal begitu saja, karena Aku mendapatkan kabar tentang anakku Elsa.'


[ Ding ]


[ Tenang Tuan ]


[ Semua pekerjaan sudah selesai ]


'Benarkah?'


[ Ding ]


[ Kentang berwarna terkait dengan sistem ]


[ Jadi tugas diselesaikan oleh sistem ]


'Wahhh, terima kasih banyak.'

__ADS_1


[ Ding ]


[ Kentang berwarna panen satu minggu ]


'Satu Minggu?'


[ Ding ]


[ Kentang berwarna banyak di cari wanita ]


'Ok. Aku akan melakukan penjualan kentang berwarna melalui lelang transaksi. Dari Chanel Jamal Farm News.'


[ Ding ]


[ Sistem akan membantu Tuan ]


[ Ding ]


Layar sistem menghilang, setelah selesai memberikan informasi dan penjelasan kepada Jamal.


Jadi, kentang berwarna ya sudah terkait dengan sistem ini punya khasiat dan keistimewaan, terutama untuk para wanita.


Selain warna kentang yang cantik, khasiatnya bisa membuat kulit menjadi lebih cerah. Dan meningkatkan kesehatan tubuh. khususnya untuk para wanita.


Dan informasi tentang keistimewaan kentang berwarna ini, sudah masuk ke dalam channel Jamal Farm News. Sehingga kehadirannya sudah dinanti-nantikan oleh para penggemarnya.


Terutama para wanita memuja kecantikan dan kesehatan bagian tubuh mereka yang sensitif untuk kepuasan bersama dengan pasangan mereka.


Jamal yang baru tahu, jika kentang berwarna ini lebih cepat panennya daripada kentang yang kemarin, tentu saja sangat senang.


Apalagi jika lelang onlinenya berhasil dengan sangat baik, berarti pundi pundi-pundi uang dan poin sistemnya juga bertambah banyak. Sehingga dia bisa menambah usaha yang lainnya sama seperti dulu.


Sekarang, Jamal masuk ke dalam kamarnya Lina. Sebab malam ini masih gilirannya Lina.


Dia bisa untuk tidak menyatukan sistem dengan tanggung jawabnya kali ini. Katena dia ingin mengetahui, bagaimana rasanya menikmati hubungan dengan Lina tanpa harus melakukannya dengan dipengaruhi oleh sistem.


Jamal, yang sudah terbiasa bersama Lina, akhirnya lama-lama mempunyai perasaan terhadap kakak dari istri pertamanya itu.


Dia juga ingin membahagiakan istri keduanya, yang sudah banyak membantu dirinya dan Indah. Untuk merawat anak-anaknya selama ini. Bahkan, Lina rela kehilangan anak yang masih dia kandung, demi menyelamatkan anak-anaknya yang masih sangat kecil sewaktu ada bencana kemarin dulu.


Tok tok tok!


Jamal mengetuk pintu kamar Lina, yang ternyata sudah dikunci dari dalam.


Tok tok tok!


"Lin, Lina!"


Clek!

__ADS_1


"Mas Jamal."


Lina membuka pintu kamar, dan terlihat pucat. Di saat melihat Jamal di depan kamarnya.


__ADS_2