Menjadi Petani Sukses ( Sistem Bertani )

Menjadi Petani Sukses ( Sistem Bertani )
Comeback Ajeng


__ADS_3

Sebenarnya, Jamal tidak mempersoalkan tentang wanita yang dikenal oleh Tarno saat berada di Bali.


Dia hanya memikirkan, apakah benar itu Ajeng yang sama, yaitu anaknya Tuan Wiro, atau memang Ajeng yang lain.


Sebab, sejak dia menikah dengan Indah, dia sudah tidak pernah mengetahui kabar apapun tentang Ajeng, dan juga keluarganya. Yaitu Tuan Wiro dan Nyonya Yenny.


Meskipun sebenarnya mereka masih satu kota, tapi kesibukan dan kepentingan dalam kehidupan, membuat mereka tidak bisa berhubungan atau saling berkunjung, sekedar untuk bertanya kabar.


Bahkan, sewaktu Umi masih hidup, dia juga sudah tidak lagi bertemu dengan Nyonya Yenny. Yang merupakan temannya.


Itulah sebabnya, Jamal juga tidak mengetahui, bagaimana nasib Ajeng saat berada di Bali.


Tapi Jamal juga tidak bertanya-tanya lagi pada Tarno, soal Kadek Ajeng tersebut.


Dia berpikir bahwa itu hak Tarno, apakah masih ingin menghubungi atau mencari tahu tentang Ajeng. Atau perkenalkan mereka hanya sebatas sampai disitu saja.


Jamal akhirnya pamit untuk melanjutkan perjalanannya, yaitu ke lahan kentang. Sebab, malam ini dia juga akan membuka ulat ulat penggerak sebelum panen.


"Ok No, Aku jalan dulu ya!"


"Sippp lah Mal! Sukses ya buat kentangnya."


"Terima kasih. Kamu cepatlah istirahat! besok kan masih kerja lagi. Kalau Aku, kerja malam, paginya Aku bisa tidur. Hahaha..."


"Haish... Sama saja itu! Cuma beda di waktu saja kita, hahaha..." sahut Tarno dengan tertawa juga, sama seperti Jamal.


Dia menghidupkan kembali mesin sepeda motornya. Kemudian melambaikan tangan kepada Jamal.


Begitu juga dengan Jamal sendiri. Dia juga menghidupkan sepeda motornya, untuk dibawa ke lahan kentangnya.


Sebenarnya, Jamal memilih menanam kentang karena, Kentang merupalan salah satu bahan makanan yang tidak hanya kaya dengan nutrisi. Tapi juga bisa diolah menjadi berbagai masakan dan camilan enak. Yang disukai oleh semua kalangan.


Kentang juga merupakan bahan makanan yang bisa disimpan dalam waktu cukup lama, tanpa mengubah kualitas, rasa dan teksturnya dari kentang itu sendiri.


Kentang memiliki aroma yang segar dan aroma tepung, saat dalam keadaan segar. Namun jika kentang sudah membusuk maka aromanya akan menjadi rusak dan kurang sedap. Tidak hanya aroma, rasa kentang juga akan menjadi pahit dan kulitnya mulai tumbuh jamur.


Menurut pelajaran yang pernah dipelajari oleh Jamal pada saat berada di planet XMoon. Dia bisa mempraktekkannya sekarang.


Jadi, yang bisa dilakukan oleh Jamal adalah memperhatikan cara penyimpanan kentang-kentang itu, supaya tetap awet. Dan cara ini, juga dibagikan di video, untuk Chanel khusus miliknya, yaitu Jamal Farm News. Agar bisa dipelajari dan dipahami oleh semua orang.


Agar kentang bisa tahan lama dan tetap berkualitas baik, kentang harus di simpan dengan cara paling tepat.


Kunci untuk membuat kentang bertahan lama adalah menyimpannya di tempat yang sejuk, kering, dan gelap. Seperti dapur, kotak kardus, atau kantong kertas cokelat. Bisa juga dengan karung berbentuk jaring.

__ADS_1


Jika ingin kentang benar-benar awet selama mungkin, simpan di tempat yang berventilasi baik sekitar 10 derajat Celsius, dan pastikan kentang tidak terkena sinar matahari.


Soalnya, jika mendapatkan terlalu banyak sinar matahari, kentang akan menghasilkan senyawa beracun yang disebut solanin.


Solanin ini, bisa membuat kentang berubah rasa menjadi pahit. Tidak enak dimakan, dan berpotensi menyebabkan mual untuk yang sudah mengkonsumsinya.


Jadi, hal yang kadang-kadang dianggap sepele, bisa menyebabkan kerugian untuk diri kita sendiri.


Dari semua yang dilakukan Jamal ini, pendistribusian hasil panen kentangnya, bisa dinikmati oleh semua orang di berbagai tempat badan nadia menyimpannya dengan sangat tepat.


Jadi, sebelum kentang-kentang itu masuk ke dalam kantong atau karung yang terjaring, dia akan menjemurnya sebentar di area lahan kentang, supaya kentang tersebut tidak mengandung banyak air pada permukaannya.


Dengan demikian, kentang-kentang hasil panennya bagus dan tidak cepat membusuk.


Dan malam ini, Jamal juga membersihkan area kentang. Supaya besoknya, pada waktu panen bisa digunakan semaksimal mungkin untuk digunakan sebagai tempat menjemur. Meskipun hanya sebentar saja.


[ Ding ]


[ Selamat malam Tuan ]


'Malam juga Sonya.'


[ Ding ]


'Aku sebenarnya ingin menanam jagung. Soalnya, dulu, sebelum bencana itu datang, Aku belum sempat menanam jagung. Tapi Aku tidak tidak bisa, jika harus menanamnya sendiri. Apalagi jika itu di tempat lain. Soalnya, lahan jagung yang ada di kampung sebelah, saat ini nganggur. Tidak ada yang menanam dan merawatnya juga.'


[ Ding ]


[ Tanam pohon buah atau yang lain, yang masa panennya lumayan lama ]


[ Atau, tanaman itu tidak dikaitkan dengan sistem sehingga alami ]


'Menurutmu, spa yang cocok?'


[ Ding ]


[ Mungkin buah durian cocok ]


Pohon Durian tumbuh dengan subur di tanah lempung berpasir yang subur, dalam dan ber_drainase baik. Pohon durian juga membutuhkan tanah yang kaya akan unsur organik dengan pH 6 hingga 7.


Sangat cocok dengan lahan yang ada di kampung sebelah, yang tadinya akan digunakan untuk lahan jagung.


Lagipula, masa taman dan panen cukup lama. Dan tidak perlu penanganan yang menyita banyak waktu.

__ADS_1


Masa panen durian bervariasi, tergantung dari varietas durian yang ditanam. Jadi, banyak pilihan yang bisa diambil untuk perkebunan durian nanti.


Ada durian montong, yang masa panen biasanya sudah bisa dimulai saat umur 3 sampai 4 tahun. Namun, untuk durian lokal, masa panennya jauh lebih lama antara 8-10 tahun, sejak masa tanam.


Jamal memperhatikan dengan serius apa yang diinformasikan oleh sistem.


Dia akan mempertimbangkannya, supaya lahannya itu tidak terbengkalai sia-sia. Jadi bisa dimanfaatkan untuk tanaman yang lain.


*****


Di Bandara, malam ini.


Ajeng, yang baru saja turun dari pesawat, sedang mencari taksi di sekitar bandara. Supaya bisa pulang ke rumahnya, tanpa harus merepotkan papanya, yaitu Tuan Wiro.


Dia belum pernah pulang, sejak kaburnya waktu itu.


Meskipun sebenarnya dia juga ingin pulang, apalagi saat ada bencana alam, tapi kondisinya sendiri saat berada di bali, juga tidak memungkinkannya untuk pulang ke kampung halamannya.


Dia hanya bisa mengirim kabar pada papanya, yang saat ini tinggal sendirian. Sebab, mamanya, yaitu Nyonya Yenny, sudah pergi.


Nyonya Yenny meninggal dunia, di saat ada bencana alam. Begitu juga dengan adiknya Ajeng. Yang ikut meninggal, tanpa bisa diketemukan jasadnya.


"Welcome untukku sendiri. Hiks..."


Ajeng, mengucapkan selamat datang untuk dirinya sendiri. Dengan terisak-isak.


Dia merasa sedih, di saat ingat dengan semua kejadian pada masa lalunya. Dan nasib yang diterima oleh keluarganya sendiri, yang tidak pernah dia pernah dia temui bertahun-tahun lamanya.


"Pa. Ajeng pulang Pa. Semoga, papa mau memaafkan ajeng. Hiks..."


Setelah meminta bantuan kepada security bandara, Ajeng bisa mendapatkan taksi. Yang bisa membawanya pulang ke rumah.


"Terima kasih ya Pak!"


Ajeng mengucapkan terima kasih, pada security tersebut. Karena sudah menolongnya mencarikan taksi, sebab saat ini memang sudah malam. Dan dia sendiri, tidak begitu tak paham dengan suasana bandara yang sekarang ini.


"Kita ke daerah kecamatan GR ya Pak! Depan pasar kecamatan GR."


Ajeng menyebutkan alamat yang akan dituju, sebab, di sana memang alamat rumahnya. Yang saat ini, sudah tidak megah lagi.


Bahkan usaha papanya, juga sudah tidak sebesar dulu. Karena hanya dijalankan oleh papanya saja, yaitu Tuan Wiro, pasca bencana alam yang terjadi dulu.


Dan pada saat Tuan Wiro tahu, jika anaknya itu, Ajeng, sudah ditinggal pergi suaminya, yang merupakan warga kenegaraan Australia. Ajeng di minta untuk segera pulang saja.

__ADS_1


Membantu Tuan Wiro untuk mengembangkan toko, yang dikelolanya seorang diri. Supaya anaknya juga tidak menderita di kota orang.


__ADS_2