
Penyidikan adalah serangkaian tindakan penyidik, dalam hal dan menurut cara yang diatur dalam undang-undang. Ini dilakukan untuk mencari serta mengumpulkan bukti, yang dengan bukti tersebut membuat terang suatu tindak pidana, yang terjadi dan guna menemukan tersangkanya.
Sedangkan penyidik adalah, orang bertugas melakukan penyidikan. Biasanya, dilakukan oleh pihak kepolisian atau aparat pemerintahan yang diberikan wewenang.
Dalam kasus pencurian di lahan kentangnya Jamal ini, penyidik menemukan jalan buntu. Sebab, mereka tidak menemukan jejak lain selain yang berada di area lahan saja.
Sedangkan untuk saksinya, juga tidak ada yang bisa dijadikan sebagai sakti. Sebab, saat terakhir Jamal meninggalkan tempat, dia sempat berbincang dengan seseorang,yang sedang pergi ke sawahnya sendiri. Untuk melakukan pengairan di area persawahan padi milik orang tersebut.
Dan orang tersebut, masih berada di sawahnya sendiri. Sampai jam 07.00 pagi, bersama dengan dua orang petani lainnya. Yang sedang melakukan pengairan di sawah mereka juga.
Saat polisi mencoba untuk menyelidiki ke tempat orang tersebut, atau sawah pagi, di sana memang baru saja selesai melakukan pengairan. Bahkan, mesin-mesin yang diperlukan untuk pekerjaan mereka, masih berada di sawah. Sebab belum sempat mereka bawa pulang.
"Sepertinya, ini kasus yang cukup rumit."
"Lalu, bagaimana kita harus membuat laporannya nanti Pak?"
Dua orang polisi, yang sedang berbincang-bincang, sepertinya menyerah. Di saat mereka melakukan penyidikan di lahan kentangnya Jamal ini. Sebab, mereka tidak menemukan jalan keluar, atau setidaknya petunjuk dan tanda-tanda yang bisa memudahkan proses penyidikan.
Jamal juga bingung dengan apa yang terjadi.
Sebab, semalam dia bekerja juga tidak ada tanda-tanda orang yang berlalu lalang atau melewati tempatnya.
Bahkan, dia juga tidak mengaktifkan sistemnya sebab dia melakukannya secara manual.
Jamal beranggapan bahwa, panen tinggal esok hari. Jadi, dia tidak perlu mengaitkan lahan kentangnya lagi dengan sistem.
Sekarang, Jamal justru berfikir bahwa, ini ada kaitannya dengan sistem.
"Apa mungkin ini adalah..."
Jamal milipir ke tempat yang lumayan sepi yang tidak ada banyak orang berkumpul.
Dia segera mengaktifkan sistem, untuk mencari tahu, apa yang sebenarnya terjadi pada lahan kentang miliknya ini.
[ Ding ]
[ Selamat siang Tuan ]
'Sonya, apa yang terjadi pada kentang berwarna? Kenapa bisa ada pencurian dan pengrusakan di lahan ini?'
[ Ding ]
[ Tuan sudah mencari tahu ]
'Sudah. Bahkan polisi tidak bisa menemukan jejak dan bukti apapun. Di saat melakukan penyidikan. Mereka hanya berasumsi bahwa, semua ini dilakukan oleh orang-orang yang sudah profesional dan tidak hanya satu atau dua orang saja. Apakah itu benar?'
[ Ding ]
[ Anggap pencurian dilakukan oleh hama ]
__ADS_1
'Hama? Hama apa maksudnya? Kenapa bisa dalam waktu singkat?'
[ Ding ]
[ Tanpa panen hasil kentang sekalipun, Tuan sudah mendapatkan bonus misi yang sangat besar, jika dibandingkan hanya harga kentangnya jika panen ]
'Lalu?'
[ Ding ]
[ Balas dendam dari ulat-ulat penggerak ]
'Mana bisa seperti itu?'
[ Ding ]
[ Informasi Diberikan ]
1%
10%
20%
30%
40%
Sampai selesai menjadi 100%.
Akhirnya, sistem memberikan penjelasan kepada jamal bahwa, ulat-ulat tersebut, secara tidak langsung ikut masuk ke dalam sistem pada saat diambil oleh Jamal.
Sedangkan yang diambil oleh Jamal, hanyalah ulatnya saja.
Untuk telur-telur yang sudah terlanjur dikeluarkan oleh ulat tersebut, masih tersimpan secara tersembunyi. Sehingga mereka bisa tumbuh menjadi ulat dengan cepat. Kemudian merusak kentang-kentang berwarna, yang sudah siap panen pagi ini.
Dan pada saat Jamal tidak mempercayai keterangan yang diberikan oleh sistem, layar sistem memberikan informasi tentang cara kerja telur-telur tersebut bekerja.
Telur yang diletakkan secara berkelompok pada ujung daun, bisa sebanyak 50-150 biji. Dan telur akan menetas setelah 6-7 hari. Tapi karena telur-telur tersebut terkait dengan sistem, dia bisa menetas hanya menjadi 10 menit saja.
Ulat berwarna putih kekuningan sampai hijau dengan panjang maksimal 2,5 cm. Tidak perlu waktu lama, ulat-ulat tersebut akan menjadi pencuri yang handal dalam waktu yang sangat singkat. Dan untuk sisa-sisa yang tidak mereka perlukan, akhirnya hanya akan hancur dan tidak bisa dimanfaatkan lagi.
Itulah sebabnya, tidak ditemukan jejak apapun dari para pencuri. Sebab ulat-ulat tersebut akan segera mati dengan sendirinya, setelah terkena sinar matahari.
[ Ding ]
Layar sistem menghilang dari pandangan mata Jamal.
Dia menghela nafas panjang, kemudian membuangnya perlahan-lahan. Setelah mengetahui dalang dari pencuri dan perusak lahan kentang berwarna memilikinya ini.
__ADS_1
Tapi Jamal tentu saja tidak memberitahukan hal ini pada pihak kepolisian, dan hanya meminta pada mereka, untuk memberikan laporan bahwa kasus pencurian di lahan kentang berwarna miliknya ini telah ditutup.
Sebenarnya, pihak kepolisian merasa bingung. Sebab, mereka belum menemukan apa-apa dalam penyidikan mereka, tapi pemilik dan pelapor, justru meminta untuk menutupnya kasus tersebut.
Pada saat hal ini diketahui oleh para penggemar Chanel khusus Jamal Farm News, mereka kembali memberikan komentar pada Jamal, dianggap sebagai korban.
^^^Wah... apakah pencurian ini hanya settingan, supaya viral dan menjadi trending topik? Tapi ini sama dengan mempermainkan pihak kepolisian lho!^^^
^^^Harusnya jangan dicabut biarkan saja polisi melanjutkan penyelidikannya!^^^
^^^Jangan-jangan, Bos Jamal sudah tahu ya siapa pencurinya? Dan ternyata pencurinya itu orang terdekat sehingga dia tidak mau mempermasalahkan lagi.^^^
^^^Bisa jadi itu! Tapi, kira-kira siapa ya?^^^
^^^Tapi Aku jadi nggak dapet kentangnya...^^^
^^^Sudah-sudah, besok kan masih ada lagi untuk panennya. Kita doakan saja, untuk panen yang berikutnya. Hasilnya bagus dan banyak. Sehingga bisa memenuhi pesanan kita semua.^^^
^^^Nah, betul itu. Aku suka, Aku suka!^^^
^^^Kentang goreng, kentang goreng. Goceng, cemban, Aku punya. Siapa kau, ambil ke planet Pluto. Wkwkwk...^^^
^^^Woiii siall! Sedang mode serius ini, malah becanda Bae!^^^
^^^Hilih! Paling pelakunya adalah pesaingnya Bos Jamal sendiri.^^^
^^^Baik-baik sama orang ya Bos! Biar gak ada yang iri dan merasa tersaingi.^^^
^^^Kita doakan saja yang terbaik buat Bos Jamal. Dan semua sehat-sehat saja!^^^
Komentar-komentar tersebut, tentu saja saling sahut-sahutan. Membuat mereka banyak yang memberikan tanggapan dan pikiran mereka sendiri-sendiri.
Pada saat lahan kentangnya sudah sepi, karena para polisi sudah pulang, setelah dibagi uang oleh Jamal untuk uang bensin. Dan para bekerjanya juga sudah pulang ke rumah masing-masing setelah diberikan upah yang penuh sama seperti jika mereka bekerja. Akhirnya Jamal membuat konfirmasi dan penjelasan pada mereka semua yang masih setia di Chanel Jamal Farm News.
^^^Maaf untuk semua famili Jamal Farm News. Jika ada yang merasa kecewa dengan tidak bisa terkirimnya pesanan kentang berwarna. Semua ini bukan kesengajaan yang kami buat. Sebab, kami juga tidak menginginkan hal ini sampai terjadi.^^^
^^^Doakan saja semoga panen berikutnya, kami bisa memberikan pelayanan dan hasil yang baik, sebagai pengganti dari panen kali ini. Yang bisa dikatakan sebagai kondisi yang gagal.^^^
^^^Jika ada sesuatu yang mau dikomplain atau yang lain, bisa menghubungi pihak admin ya!^^^
^^^Kami selaku para pengurus dari Chanel ini, meminta maaf yang sebesar-besarnya.^^^
^^^Semoga saja, kalian semua tetap dalam keadaan baik-baik saja, sehat-sehat dan tidak kekurangan suatu apapun.^^^
...Jadi, terima kasih atas semua perhatian, doa dan dukungan dari kalian semua untuk kami....
^^^Sampai jumpa di postingan berikutnya, jangan lupa untuk tetap semangat dan bahagia selalu dengan keluarga dan diri Anda sendiri.^^^
Setelah selesai memberikan konfirmasi dan tanggapan di channel nya, Jamal mengajak Indah untuk pulang ke rumah.
__ADS_1
Dia juga tidak menceritakan pada Indah, tentang apa yang sebenarnya terjadi pada lahan kentang berwarna mereka.
Indah juga tidak banyak bertanya-tanya, sebab dia tahu, jika suaminya itu sedang banyak pikiran. Karena sudah mengecewakan para penggemarnya, sebab panen kali ini tidak bisa melakukan pengiriman atas pesanan mereka semua.