
"Mas. Semalam Mas mimpi ya?" tanya Indah, di saat Jamal baru saja bangun dari tidurnya pagi hari.
"Mimpi apa?" tanya Jamal balik.
Dia bingung dengan pertanyaan yang diajukan oleh istrinya, padahal dia tidak merasa bermimpi apa-apa semalam.
"Semalam Mas Jamal manggil-manggil Sonya? memang ada Sonya semalam?" tanya Indah bingung.
Jamal yang mendengar pertanyaan Indah, tentu saja bingung dan terkejut. Karena dia tidak sadar jika di dalam mimpinya itu, dia menyebut-nyebut nama Sonya.
"Memang apa yang kamu dengar sayang?" tanya Jamal ingin tahu.
Akhirnya Indah menceritakan tentang kejadian semalam, yang dia pikir Jamal sedang bermimpi.
Apalagi semalam, Jamal bermimpi di saat mereka baru saja selesai melakukan hubungan suami istri untuk kelima kalinya.
"Memangnya Aku bicara seperti itu? menyebut-nyebut Sonya, dan memuji-muji Sonya juga?" tanya Jamal yang merasa khawatir, jika isterinya itu, Indah akan cemburu dengan mimpinya semalam.
"Mas, Sonya sebenarnya itu berwujud sistem, atau memang perempuan khayalan mas Jamal sendiri? apa justru perempuan simpanan mas Jamal selama ini?"
Indah justru semakin penasaran dan ingin tahu, bagaimana sosok dari Sonya. Nama wanita yang masuk ke dalam mimpi suaminya semalam.
Mendengar pertanyaan istrinya, Jamal menjadi terdiam. Dia tidak bisa memberikan penjelasan pada Indah, tentang sosok Sonya yang sebenarnya hanyalah sebuah sistem dari planet XMoon.
Meskipun jamal memberikan penjelasan, belum tentu Indah akan mengerti nantinya.
Tapi Jamal mencoba untuk menjelaskannya secara perlahan-lahan, agar Indah bisa mengerti apa yang dijelaskannya kali ini.
Setelah Jamal selesai bercerita, Indah terdiam dan tidak memberikan tanggapan apapun. Entah apa yang dia rasakan saat ini.
Dia bahkan tampak biasa saja, tidak seperti sedang memikirkan apa-apa. Dia berusaha untuk bisa tetap tenang.
"Sayang. Kamu tidak apa-apa kan?" tanya Jamal, yang merasa khawatir dengan keadaan Indah
"Sepertinya Aku merasa cemburu sama Sonya mas Jamal. Dia sudah masuk dalam kehidupan mas Jamal, bahkan saat mas Jamal sedang koma dulu."
"Padahal, Indah ingin mas Jamal itu menikahi Mbak Lina juga. Karena dia sudah banyak membantu kita dengan merawat anak-anak Mas," terang Indah, yang tidak pernah disangka-sangka oleh Jamal sendiri.
Mendengar penjelasan yang diberikan oleh istrinya itu, Jamal jadi terdiam. Karena semua yang tadi disampaikan oleh Indah memang benar adanya.
Tapi dia tidak mungkin menerima usulan istrinya itu dengan cepat. Karena dia harus membicarakan hal ini dengan Lina dan Sonya terlebih dahulu.
"Indah melihat jika mbak Lina itu sudah berubah. Dua juga sudah menjadi janda Mas." Imbuh Indah lagi, mencoba untuk mencari berbagai cara, supaya suaminya itu menerima usulannya.
"Tapi kita tidak bisa mengambil keputusan dengan tiba-tiba Sayang. Kita harus mencari tahu, apakah Lina mau denganku atau justru dia akan menolaknya. Kan malu jika kita tiba-tiba saja memberikan pertanyaan ini!"
__ADS_1
"Lagipula, Aku juga harus bertanya dengan Sonya Sayang," terang Jamal yang tidak mau gegabah dalam mengambil keputusan besar tersebut.
Mendengar alasan yang diberikan oleh suaminya, Indah tidak lagi membantah.
Akhirnya mereka memutuskan untuk tidak lagi membicarakan tentang hal ini, karena harus segera bersiap-siap untuk berangkat ke lahan kentang.
"Kalian sarapan dulu! Ini anak- anak juga sudah selesai mandi kok," ajak Lina, yang sudah beres menyiapkan sarapan untuk mereka semua.
Ternyata Lina sudah selesai membuat sarapan dan meminta mereka berdua untuk sarapan terlebih dahulu, sebelum melakukan kegiatan mereka hari ini.
Anak-anak mereka, juga sudah diurus semua oleh Lina.
"Mbak Lina, maaf ya. Hari ini Indah dan mas Jamal, harus membuat video baru. Untuk pemupukan lahan kentang. Jadi, kami menitipkan anak-anak pada mbak Lina."
"Iya tenang saja. Mbak akan menjaga mereka. Kalian pergilah, dan buat video yang bagus. Biar bisa viral dan membawa kebaikan orang lain juga. Lagipula, video yang viral juga akan membuat kalian mendapatkan keuntungan yang lebih besar. Jadi, kegiatan kalian tidak ada yang sia-sia."
Selama ini, Lina memang mendukung semua kegiatan yang dilakukan dan aktifitas adiknya, Indah dan juga Jamal.
Dia tidak merasa iri, meskipun saat ini dia sudah tidak ada Hendra lagi.
Lina berpikir bahwa, kemungkinan ini adalah waktu yang tepat untuk dia bisa berubah. Dan meminta maaf pada Jamal. Yang dulunya dia sakiti, dengan caranya.
Itulah sebabnya, dia ikut membantu merawat anak-anaknya Jamal, yang merupakan keponakannya sendiri.
Apalagi dia juga tidak punya harapan untuk bisa punya anak lagi, karena rahimnya yang rusak setelah terkena reruntuhan bangunan pada saat dia hamil dulu.
Dia berharap, jika ada laki-laki yang mau menjadikannya istri, harus orang yang tahu bagaimana keadaannya yang sebenarnya. Tapi selama ini, dia belum siap. Karena dia tidak mau menceritakan kekurangannya itu pada orang lain, termasuk pada Indah yang merupakan adiknya sendiri.
****
[ Ding ]
[ Selamat pagi Tuan ]
'Pagi Sonya. Pagi ini Aku mau buat video untuk pemupukan Ketang. Bisa bantu Aku?'
[ Ding ]
[ Tentu bisa Tuan ]
[ Sonya akan beri hadiah 1500 poin ]
[ Jika ada yang like 300k ]
'Wah benar itu Sonya?'
__ADS_1
[ Ding ]
[ Sistem tidak kasih zonk Tuan ]
[ Sistem akan bantu ]
1%
10%
20%
30%
40%
50%...
Sampai selesai menjadi 100%.
[ Ding ]
[ Tuan tentukan tempat pembuatan video ]
'Ok. Baiklah.'
[ Ding ]
Setelah selesai melakukan konfirmasi dengan sistem, Jamal mulai melakukan kegiatannya. Yaitu memberikan pupuk pada tanaman kentang, dengan Indah yang menjadi pemenang kameranya. Untuk siaran langsung di channel Jamal Farm News.
*****
"Wah, Jamal melakukan siaran langsung!"
"Iya. Ayo kita liat dan ramaikan!"
Para pengikut canel khusus Jamal, langsung stay di layar handphone masing-masing. Untuk menunggu Jamal yang sedang melakukan kegiatannya.
^^^...Halo semua... ...^^^
^^^Jumpa lagi dengan Saya, Jamal. Petani dari desa G, yang akan membagikan kegiatan Saya hari ini. ^^^
^^^Hari ini misi kita adalah pemupukan pada kentang ya, bukan lada tubuh kita. Hehehe... Jadi, yang perlu disiapkan adalah pupuk yang cocok pada usia Ketang tersebut. ^^^
Pada saat Jamal melakukan siaran langsung, banyak para wanita dan pengikutnya yang dengan setia bertahta, mengajaknya berbincang-bincang, dan memuji kegiatan Jamal yang masih mau bergelut dengan menekuni profesi sebagai seorang petani, di jaman yang serba canggih sekarang ini.
__ADS_1
Mereka mendukung dan mendoakan Jamal, supaya tetap sehat dan bisa terus beraktifitas.
Bahkan, ada juga yang bertanya-tanya, di mana alamat dari desa G tersebut. Karena ingin mengirimkan hadiah, atau datang ke daerah Jamal secara langsung. Sebab mereka menjadi penggemar berat dari Jamal Farm News.