
Beberapa hari berlalu setelah Vely kembali hidup dan bersama lagi dengan orang-orang terkasihnya. Hari ini Vely sudah keluar dari rumah sakit dan berniat akan pulang ke apartment terlebih dahulu karena hampir semua barang pribadinya masih ada disana. Gilang yang bertugas menjemput Vely hari ini karena Reno harus mendampingi pasien dari puskesmasnya menuju rumah sakit yang lebih besar atas rujukan darinya karena fasilitas puskesmas yang tidak memadai.
Lia dan Deni diam-diam sibuk mempersiapkan acara lamaran Vely dan Reno yang akan segera di lakukan dalam waktu dekat ini, memberi alasan kepada Vely bahwa Lia ikut mendampingi Deni untuk tugas di luar kota padahal mereka sedang mempersiapkan acara yang sangat mereka nantikan selama ini.
Jadilah Gilang yang kebagian menjemput Vely hari ini. Setelah menyelesaikan semua administrasi dan lain-lain mereka berdua langsung menuju pulang. Sebelum sampai di apartment Vely meminta Gilang untuk mengantarnya ke restoran siap saji yang searah dengan jalan pulang mereka.
"tumben beli junk food?" Gilang
"lagi pingin aja Lang kayanya udah lama banget aku nggak jajan"
"nggak boleh keseringan ya nggak baik buat kesehatan"
"siap boss"
Mobil memasuki area parkir sebuah restoran cepat saji dan memarkirkannya dengan sempurna.
Vely dan Gilang masuk bersamaan dan langsung menuju meja pemesanan, Vely memilih lima menu makanan yang di inginkan stelah membayar mereka duduk untuk menunggu pesanan disiapkan.
"kamu beli makanan banyak banget mau ada yang datang ke apartment?" Gilang
__ADS_1
"enggak"
"terus?"
"aku makan sendiri ya kalau kamu mau boleh kok dibagi"
Gilang merasa aneh dengan Vely yang memang tidak biasanya seperti ini tapi Gilang memaklumi karena Vely baru saja sembuh dari koma dan mungkin sekarang dia merasa ingin makan banyak. Setelah beberapa saat pesanan Vely telah siap dan sekantong besar sudah menunggu untuk di bawa pulang. Gilang membawakan belanjaan yang semua adalah makanan itu ke mobilnya dan membiarkan Vely lebih dulu masuk.
Vely menata semua makanan di atas meja ruang tamu apartment nya bahkan meja itu sekarang telah penuh dengan junk food yang siap untuk dimakan. Vely lebih dulu memakan burger ber size king yang sudah sangat ingin dia makan dari tadi.
Tibalah di menu ke dua yaitu pizza full mozarella dan beef super banyak menjadi topingnya, Vely mengambil satu potongan pizza kemudian menyuapkan pada mulutnya sendiri, dengan mulut yang masih penuh dengan makanan Vely memberikan kepada Gilang bekas gigitannya dan mengisyaratkan Gilang untuk di suapi oleh Vely. Gilang akhirnya makan bersama Vely tapi di potongan ke dua Vely telah menyerah dan berhenti memakan pizza itu.
__ADS_1
"udah kenyang?"
"heem" Vely beranjak naik ke sofa karena tadinya dia duduk di bawah.
"udah tahu lambungnya kecil sok-sok an mau makan segini banyak, minum dulu" Gilang memberikan air putih dan bukan minuman yang tadi di beli Vely kemudian mengelap bibir Vely dengan tisu karena sedikit belepotan.
"proses recovery memang butuh banyak tenaga loh"
"tenaga bukan berarti kaya gini ini sih namanya balas dendam"
__ADS_1
"he he he iya "