
Reno tidak bisa menahan dirinya lagi karena perlakuan Vely yang kesannya seperti menggoda Reno.
skip
skip
skip
Beberapa saat kemudian....
"sayang kamu jangan gitu lagi ya"
"kan bau kamu enak No"
"iya tapi aku takut nggak bisa menahan pengen makan kamu"
"he he he aku suka bau kamu No"
Beberapa saat lalu...
Reno sudah menindih Vely di bawahnya, Reno menyusuri ceruk leher Vely yang begitu menggoda.
"No stop! " Vely
Reno sontak turun dari tubuh Vely kemudian duduk di samping istrinya itu.
"sial! kalau aja kandungan kamu udah lewat tri semester pertama aku nggak akan menahannya lagi"
Vely memeluk Reno di bawah ketiak suaminya itu.
"bau kamu enak"
dia sama sekali nggak sadar dengan kelakuannya, astaga... dia lagi hamil pasti ini bawaan dari anak gua juga... istriku yang lucu kamu sangat menggemaskan... (Reno)
"sini sayang" Reno merengkuh istrinya ke dadanya dan mengelus kepalanya.
"bau kamu enak banget No... "
"iya sayang kamu bisa setiap saat mencium bau aku"
"kalian mau pindah ke rumah Reno? " Sasha
"ini kemauan Vely mah" Reno menunduk di hadapan kedua mertuanya
"iya mah, Vely pengen tidur di kamar Reno mah"
"kan di sini juga kamar Reno nak" Roy
__ADS_1
"beda pah, aku mau tidur di kamar Reno" Vely menggelayut di lengan Reno
"ya sudah mah biarkan saja Vely tidur di rumah Reno toh kita bertetangga kan"
"hemm ya sudah deh"
"ayo No kita ke kamar kamu" Vely
"secepat ini? "
"kapan lagi mah, ini udah jam delapan malam" Roy
"tuh mah papa aja tahu" Vely
"ya sudah ayo mama antar"
"loh ada apa ini mbak? " Lia tampak kebingungan karena mereka semua datang beramai-ramai
"ini loh jeng si Vely katanya pengen tidur di kamar Reno"
"boleh ya mah? " Vely
"astaga... ya boleh dong sayang... ayo ayo kita masuk dulu " Mereka semua duduk di ruang tamu dan berbincang-bincang.
Jam sudah menunjukkan pukul sepuluh malam karena saking asyiknya mengobrol sampai tak ingat waktu.
"mah aku bawa Vely ke kamar dulu ya kasihan dia mah pasti capek"
__ADS_1
"iya sayang... "
Reno mengantar istrinya ke kamarnya dan sekejap saja Vely sudah terlelap di alam mimpinya.
Reno keluar kamar untuk mengambil laptop yang masih di kamar Vely.
"loh mama masih disini? " Reno yang tidak menyangka sang mertua masih betah mengobrol dengan mamanya sampai selarut ini.
Reno duduk di antara mama dan mertuanya.
"Ren Vely kenapa tiba-tiba pengen pindah kamar di sini? " Lia
"jadi mah Vely bilang dia suka banget sama bau Reno, dia nggak pernah bilang kalau ini bawaan bayinya tapi menurut Reno ini memang bawaan bayi aku mah"
"astaga anak itu kenapa lucu sekali, dulu nih Ren pas mama hamil kamu mama malah nggak mau deket-deket sama papa"
"yang bener mah? "
"iya Ren"
"mama juga pas hamil Vely nggak suka kalau papanya Vely deket-deket mama bawaannya pengen muntah aja, lah ini kenapa malah kebalik ya jeng"
"iya ya ampun gemes banget lihat kelakuan Vely nggak sabar se lucu apa nanti anaknya" Lia
"Ano.... No.... "
Vely berteriak dari dalam kamarnya karena tidak melihat Reno di sisinya
__ADS_1
"iya sayang... bentar ya mah"