Menjaga Hati

Menjaga Hati
kejutan untuk Kayla


__ADS_3

Ting... tong.... ting... tong....


Kayla terjaga dari tidurnya karena bunyi bel rumahnya yang berkali-kali di tekan oleh seseorang.


"ja... wait one minute " Kayla terpaksa bangun dari tidurnya dan tanpa mencuci muka langsung berlari ke arah sumber suara yang sudah mengganggu tidurnya.


Kayla membuka pintu depan dan melihat Reno, Vely dan kedua orang tuanya.


"ya ampun gua sampek kebawa mimpi ngelihat mereka di disini gara-gara dari kemarin nggak bisa hubungin mama papa" Kayla kembali menutup pintunya karena merasa bahwa dirinya tengah bermimpi melihat keluarganya di depan pintu.


"eh Kayla " Lia kembali membunyikan bel rumah Kayla lagi


"ya ampun suara mama jelas banget mimpi yang Indah girl" Kayla masih saja tidak menyadari bahwa dirinya tidak sedang bermimpi.


"Kayla... " Deni


"Kayla" Reno


"Kayla" Vely


"tapi kayak nyata banget deh, aku cek lagi ah"


Kayla kembali membuka pintu depan dan kali ini Kayla kembali melihat keluarganya di depan pintu.


"hai sayang... " Lia menghambur ke pelukan anak gadisnya itu


"astaga ini nyata? mama papa? kak Reno? kak Vely? "


"jadi dari tadi kamu ngira ini mimpi? " Lia


"iya mah, habisnya Kayla kesel dari kemarin nomor kalian semua nggak ada yang bisa di hubungin"

__ADS_1


"kita sengaja bikin kejutan bukan kamu" Vely


"aarrggh.... seneng banget deh ayo masuk mah"


Semua orang akhirnya masuk ke rumah minimalis yang di tempati oleh Kayla beberapa waktu ke depan.


"gini nih mah kedaan rumah Kayla di sini"


"anak mama udah gede sekarang, udah bis urus rumah sendiri"


"Kayla kan harus mandiri mah"


"iya sayang kamu bener"


"gimana kalau kita hari ini jalan-jalan kebetulan hari ini Kayla nggak kuliah "


"ide bagus " Reno


Kayla berlari menaiki anak tangga saking semangatnya tidak satu anak tangga yang di naiki tapi dua sekaligus, karena postur tubuh Kayla yang tinggi bak model melakukan hal itu tidak menjadi kesulitan baginya.


Lia dan Deni duduk santai di meja bar yang ada di dapur, Lia membuatkan coklat hangat untuk suaminya.


Vely dan Reno berjalan-jalan ke lantai dua, mereka berhenti di balkon kamar Kayla.


Reno memeluk pinggang istrinya dari belakang seperti yang selalu dilakukannya.


"enak ya di sini? " Vely


"iya udaranya enak banget " Reno


"ehem! "

__ADS_1


Vely dan Reno berbarengan menoleh ke arah Kayla yang ada di belakang mereka.


"kakak nggak kangen aku? " Kayla menggelayut di lengan Reno


"iya kangen" Reno mengacak-acak rambut Kayla yang sudah tertata rapi itu.


"ih kakak" Kayla berpindah ke lengan Vely kemudian memeluk kakak iparnya itu.


"Kayla kangen kak Vely"


"kakak juga kangen kamu"


"udah kangen-kangenan nya ayo kita keliling kota "


"ayo"


Mereka bertiga turun dan bergabung dengan kedua orang tua mereka.


"hari ini aku akan tunjukin tempat-tempat favorit aku selama di sini, mama papa kak Vely sama kak Reno pasti suka "


"iya hari ini kita akan temenin kamu kemana pun kamu pergi "


"yes"


ting... tong....


"tamu? sepagi ini? " Lia


"he he itu temen Kayla mah namanya Arya sepupunya si Reta "


"oh yang bantuin kamu selama di sini itu? "

__ADS_1


"iya mah, tiap pagi dia selalu ke sini buat minum teh sama Kayla"


__ADS_2