
"kamu yakin sayang? " Reno sedikit berbisik ketika berbicara dengan istrinya di dapur.
"iya No aku yakin, aku denger sendiri bunyi-bunyi kayak gitu "
"kayak gitu gimana?"
"bunyi orang mendesah" Vely membisikkan kalimat menggelikan itu di telinga Reno, hal itu sontak membuat Reno merasa merinding
"beneran yakin nih? "
"iya No"
"jangan-jangan kamu salah orang "
"enggak aku masih ingat betul wajahnya sama persis kayak yang di hp Gilang tadi"
"Vely... Reno..."
Teriakan Gilang membuat keduanya kalang kabut dan segera menyudahi pembicaraan diantara keduanya.
"kalian ngapain sih? " Gilang menghampiri kedua sejoli itu di dapur
"nggak Lang kita gapapa kok" Vely
"Vel aku pamit balik ke kamar ku yah sorry ya udah ganggu tidur kalian"
"gapapa Lang, ya udah selamat istirahat ya... "
"okay, thanks yah"
Gilang meninggalkan apartmen Reno dan Vely dan menuju ke apartemennya sendiri. Gilang mengunci pintu dan jendela, menutup tirai dan mematikan lampu. Gilang juga mematikan ponselnya dan juga berpesan pada asistennya untuk tidak mengganggunya sampai beberapa waktu ke depan.
sebaiknya gua nenangin diri (Gilang)
Gilang akhirnya tertidur di lantai masih dengan keadaan yang acak-acakan.
Vely 🎥: mama kenapa nggak ngajakin kita? ih curang ya masa kita di tinggalin
Lia 🎥 : ha ha ha mama udah telpon kalian berkali-kali tapi kalian nggak ada yang bangun ya udah mama tinggal
Vely 🎥 : iya mah kita ngantuk banget soalnya semaleman nemenin Gilang begadang
__ADS_1
Lia 🎥 : ya udah kalau gitu kalian istirahat aja dulu besok kita jalan-jalan lagi ya sayang, mama sama papa mau shopping dulu dah anak mama...
Lia mematikan sambungan video call dengan Vely.
"siapa sayang? " Reno baru saja selesai mandi dan menghampiri istrinya yang duduk di depan cermin
"mama No... mama sama papa jalan-jalan masa kita di apartemen aja? " Vely mulai merajuk
"kita di apartemen aja sayang kita kan ada PR"
"PR apa? "
"kamu itu mulu deh yang di bahas"
"he he ya udah mau jalan-jalan kemana? "
"shopping ya"
"ya udah ayo kita shopping "
Reno akhirnya mengiyakan keinginan sang istri untuk jalan-jalan, mereka kemudian bersiap-siap untuk pergi makan siang sekalian jalan-jalan.
__ADS_1
"No aku telpon Gilang dulu ya siapa tahu dia pengen apa gitu? "
"iya coba kamu tanya"
tut... tut... tut...
"nggak nyambung No"
"apa kita ke kamarnya aja? "
"ya udah ayo sekalian jalan"
Mereka keluar kamar dan menuju pintu apartemen Gilang, beberapa kali Vely mengetuk tapi tidak ad jawaban sama sekali.
"dia nggak ada di sini kali"
"iya kali ya, ya udah ayo kita pergi"
Vely dan Reno duduk di kursi outdoor sebuah cafe pinggir jalan, mereka menikmati coklat hangat dan makanan ringan sebagai pengganjal perut sebelum makan malam tiba. Vely telah selesai berbelanja banyak barang untuk di bawa pulang ke Indonesia.
"puas? " Reno
"lumayanlah dari pada di kamar mulu"
"lumayan apanya? belanjanya banyak gitu"
"he he "
"No lihat itu" Vely membelalakkan matanya dan menunjuk seorang gadis di sudut sebuah gang bersama seorang laki-laki.
__ADS_1
Reno menoleh ke arah yang di tunjuk oleh sang istri, Reno melihat seorang gadis sedang bercumbu dengan laki-laki di hadapannya.