Menjaga Hati

Menjaga Hati
POV Reno 2


__ADS_3

Reno duduk tersungkur di dalam lift menangisi apa yang telah di lakukan Vely dan Gilang padanya.


"brengsek kenapa gua sebodoh ini?" umpatan dan makian tak henti-hentinya keluar dari mulut Reno, Reno berdiri karena lift sudah berhenti di lantai dasar apartment, Reno bergegas meninggalkan tempat itu dengan memacu mobilnya dengan kecepatan yang tinggi.


Di dalam mobil Reno mengutuk kebodohannya karena merasa di tipu oleh Vely dan Gilang.


"kamu tega sekali padaku Velysia... aaa... brengsek, aku kira cintamu tulus padaku tapi ternyata kamu sama dengan wanita-wanita murahan. Go**ok emang gua"


Hati yang ku jaga dengan baik dan hati-hati kini semua sia-sia, tidak ada yang tersisa lagi semua telah hancur. Rasa cinta yang selama ini aku pupuk dengan sabar dan penuh kasih kini semua sirna tak tersisa satu jengkal ruang untuk nya yang ada hanya rasa benci dan kecewa (Reno)


Reno menepikan mobilnya karena sudah tidak kuat lagi konsentrasi menyetir sambil menangis.


"apa salahku Velysia... kamu tega melakukan ini padaku... maafkan aku jika memang aku belum bisa membahagiakanmu tapi bukan seperti ini caramu membalas ku... " Tangis Reno tak kunjung berhenti, rasa sakit di hatinya membuatnya lemah dan lemas.


Gadis yang sejak kecil dia kenal, sejak kecil dia suka dan sejak kecil pula bersamanya kini berubah 180° dari yang pernah di kenal dulu.


"tidak aku tidak boleh diam dan merelakan mereka berdua bersama, aku harus tahu alasan di balik kelakuan Vely padaku, aku tahu persis ini bukanlah sifat Vely yang sesungguhnya"


Reno kembali melajukan mobilnya menuju rumah sakit, sesampainya di sana Reno berusaha menutupi apa yang telah terjadi dari mamanya karena pasti Lia akan sangat shock jika tahu apa yang terjadi.


"ma..."

__ADS_1


"kamu sudah balik nak, di mana Vely?"


"Vely lagi di rumah teman kantornya ma katanya ada kerjaan lembur tender baru dan harus segera selesai"


"tapi..." Belum selesai perkataan Lia, Reno sudah memotongnya dan mengalihkan pembicaraan.


"gimana Kayla ma?"


"kata dokter Kayla ada semacam trauma pada laki-laki mangkanya tadi dia histeris pas lihat kamu di sampingnya"


"aku kakak dan dokter yang tidak berguna ma, adikku butuh penyembuhan tapi aku tidak bisa merawatnya sendiri"


"mama udah makan?"


"udah sayang, kamu pasti belum makan ya kok muka kamu pucat gitu"


"aku belum laper ma"


"Reno kamu habis nangis?"


"enggak lah ma masak cowok nangis itu tadi di jalanan ada proyek pembangunan jalan jadi mata Reno klilipan"

__ADS_1


"udah di bilas pake air?"


"udah ma"


"ya uda"


proyek pembangunan jalan? klilipan? gimana bisa klilipan Reno kan di dalam mobil, entahlah biarin aja (Lia)


Tak lama kemudian Deni datang membawa tas yang berisi baju ganti istrinya, makanan, juga perlengkapan mandi.


"Reno kamu kalau ada urusan kamu pergi aja, mama udah sama papa "


"ya udah ma aku pulang ya"


Reno meninggalkan rumah sakit dan pulang ke rumahnya, dua hari ini tenaga dan pikiran Reno banyak terkuras, Reno mengambil cuti beberapa hari dari klinik dan menyuruh Damar menggantikannya beberapa hari.


Reno merebahkan tubuhnya di kasur kamarnya.


aku selalu berharap kamu akan tidur bersamaku di tempat ini, menemaniku setiap malam dan membagi semua ceritamu kepadaku (Reno)


Tangis Reno kembali datang dan sekarang Reno lebih leluasa menangis karena dia di kamarnya dan sendirian, Reno meraung dan berteriak meluapkan emosinya.

__ADS_1


__ADS_2