Menjaga Hati

Menjaga Hati
Malam yang panjang


__ADS_3

Setelah Reno membereskan piring sisa makan malam Vely yang hanya termakan beberapa sendok Reno kembali lagi masuk dan mengunci dirinya dan Vely di dalam kamar.


"No biarkan aku pergi"


Reno mendekat ke arah Vely mencengkeram rahang Vely dengan satu tangannya dan mata yang memerah menahan air mata yang lagi-lagi ingin sekali meluncur dengan bebasnya.


"kamu sangat ingin pergi dariku ha? jangan lupa aku masih kekasihmu kita belum sempat mengakhiri hubungan ini dan kamu bahkan tidak sabar untuk menjalin hubungan dengan orang lain"


biarkan kesalah pahaman ini tetap seperti ini, setidaknya kamu akan mendapatkan seseorang yang suci menjadi pendamping kamu kelak. (Vely)


"tidurlah aku akan menemanimu" Reno melepas cengkeramannya dan mendorong tubuh Vely hingga terjatuh ke kasur

__ADS_1


"enggak aku mau pergi" Vely kembali berdiri mengambil tas dan ponselnya dan berjalan menuju pintu.


Reno menarik lengan Vely dengan kasarnya dan ingin menjauhkan Vely dari pintu tapi Vely memberontak dan masih saja ingin pergi. Emosi Reno memuncak karena ulah Vely dan...


"plak !"


satu tamparan mendarat di pipi kiri Vely membuat Vely mematung kesakitan jiwa dan raganya, Vely menangis tanpa suara karena perlakuan Reno kepada nya. Reno dengan kesadaran yang baru saja terkumpul berlari ke arah Vely dan memeluknya.


"maafkan aku maaf sayang, aku tidak bisa mengontrol emosiku maafkan aku" Reno juga ternyata menangis dan juga sangat menyesal atas kelakuannya kepada Vely yang sangat kasar.


"balas aku sayang maafkan aku, aku tidak sengaja maaf...hiks..." akhirnya Reno luruh dan tersungkur di kaki Vely memohon maaf pada gadis yang telah menemaninya selama separuh kehidupannya.

__ADS_1


Vely duduk di pinggir ranjang dengan Reno yang memeluk kakinya, Reno duduk di lantai dan kepalanya di taruh dipangkuan Vely sambil kedua tangannya memeluk kedua kaki Vely, tangan Vely terulur ingin membelai rambut Reno yang ada di pangkuannya tapi di urungkan mengingat bahwa dia harus tega dengan Reno agar Reno membencinya dan bisa melupakannya dengan mudah.


Reno menangis hingga ketiduran di pangkuan Vely dengan air mata yang masih berkumpul di ujung kelopak mata Reno. Vely yang juga lelah menopang kepalanya dengan satu tangan dan memejamkan matanya yang memang mulai berat.


Vely merasa tidurnya sangat nyaman dan hangat malam ini, tanpa sadar Vely menenggelamkan kepalanya lebih mendalam ke sebuah dada bidang di hadapannya.


Beberapa saat lalu...


Reno mendongak ke arah Vely yang terkantuk-kantuk terlihat jelas sedang menahan kantuknya yang berat. Reno menjajari Vely dan duduk di sampingnya, Reno perlahan merebahkan kepala Vely ke pundaknya setelah Vely sedikit nyenyak kemudian Reno mulai merebahkan dirinya dan Vely di kasur secara bersamaan secara perlahan agar Vely tidak terbangun, setelah menata posisi se nyaman mungkin kemudian Reno ikut terpejam dan mereka tidur bersama. Beberapa kali Reno menciumi wajah Vely yang ada di pelukannya dengan lembut karena rindu yang amat mendalam.


kenapa kamu tega lakuin itu ke aku sayang, aku sangat menginginkan kita berdua bisa bersatu, aku mencintai kamu melebihi cintaku kepada diriku sendiri, aku rela melakukan apapun untukmu asal kamu bisa bahagia, aku mohon kembali padaku sayang biarkan aku membenahi apa yang salah dalam diriku agar kamu tidak meninggalkanku (Reno)

__ADS_1


__ADS_2