
Kayla merasa benar sudah menolak ajakan Kevin untuk kembali bersama, Kayla memang hanya ingin fokus kuliah dan lulus di waktu yang tepat dengan nilai yang memuaskan.
Kayla memasuki mobilnya kemudian melaju menuju pulang. Setelah sekitar setengah jam mobil Kayla memasuki area perumahan elit dan memarkirkannya di halaman.
Sebenarnya dalam hati Kayla memang masih ada Kevin selama ini, tapi Kayla tidak bisa membiarkan Kevin kembali lagi membuat kesalahan yang sama.
biarin aja dulu dia sebentar, kalau dia sudah bisa lebih dewasa pasti dia juga akan memahami hal ini, aku harus fokus kuliah dan menjalani kehidupan baruku di sana, semangat Kayla... (Kayla)
Kayla menarik nafasnya dalam dan menghembuskan nya kemudian dengan mantap turun dari mobil dan masuk ke rumahnya.
"surprise ...."
Kayla mendapat surprise ketika baru saja membuka pintu utama.
"astaga... apa ini?" Kayla
"surprise nya ada di sini, ayo masuk kamu tutup mata kamu" Vely
Vely menggandeng Kayla menuju ruang tengah.
"kenapa pake acara kayak gini kak?" Kayla
"nggak papa Kay biar kamu tambah bahagia"
Mereka semua berhenti.
"ok siap, aku buka ya... dalam hitungan ke satu kamu buka mata ya?" Vely
"iya kak"
"tiga... dua... satu..." Kayla membuka matanya dan terlihat seseorang yang sangat dicintainya.
"nenek?" Kayla langsung saja menghambur ke pelukan neneknya yang awalnya bilang kalau nggak bisa ikut serta mengantar Kayla ke bandara.
"cucu perempuan nenek yang cantik..."
Mereka akhirnya berpelukan dan Kayla dengan manjanya tak mau melepas pelukannya.
"kata mama nenek nggak bisa ikut anterin Kayla?" Kayla.
"mama kamu benar nenek awalnya memang tidak bisa ikut karena kaki nenek sakit tapi papa dan mama mu sudah menemukan dokter handal yang berjodoh bisa mengobati kaki nenek "
"Kayla seneng banget"
__ADS_1
"ini ide kak Vely loh" Lia
"bener kak?" Kayla
Vely hanya mengangguk dengan senyumnya.
"makasih kakak ku tersayang" Kayla gantian memeluk Vely
Semua orang satu rumah sudah siap semua di dalam mobil untuk mengantarkan Kayla ke bandara.
"nanti kamu di sana jangan sampai teledor urusan makan kamu, mama nggak mau kamu sakit, mama nggak ada di sana nggak ada yang jagain kamu"
"iya mah, Kayla udah gede mah Kayla akan jaga diri"
"pasti sayang, kita semua akan berkunjung ke sana sekalian liburan, gimana kak? " Lia meminta persetujuan Reno dan Vely
"iya mah" Vely dan Reno
"nanti kalau kamu nyampek sana telpon mama, mama mau kamu makan nasi tiap hari biar kamu nggak lemes"
"iya mah, Kayla udah inget semua yang mama bilang ke Kayla"
ring... ring... ring...
__ADS_1
"iya pah?" Lia
"*papa udah di bandara mah, kalian udah nyampe mana*?"
"bentar lagi nyampek ini pah, papa tunggu aja di sana sebentar, kita juga ada kejutan buat papa"
"*kejutan apa*?"
"ya kalau mama kasih tahu sekarang kan jadi nggak terkejut"
"*iya deh, ya udah papa tunggu*"
Lia menyudahi panggilan telepon bersama suaminya.
"mama mau kasih kejutan apa ke papa?" Kayla
"kan papa nggak tahu kalau nenek di sini"
"katanya papa yang cariin dokter handal untuk nenek kok bisa papa nggak tahu kalau nenek di rumah kita?"
"papa nggak tahu emang, ini kan tadi mendadak usul dari kak Vely untuk jemput nenek"
__ADS_1