
"capek banget..." Vely melempar dirinya ke atas kasur kamar Reno.
Reno mengikuti hal yang sama dengan yang Vely lakukan.
"ayo sayang" Reno
"kemana?"
"bikin cucu buat mama"
"aaarggh... Ano kamu nggak capek apa?"
"enggak! aku kuat" Reno duduk dan mengangkat kedua tangannya membentuk huruf U
"aku yang capek" Vely berpaling dan membelakangi Reno
"mau aku pijitin?"
"idih kalau ada maunya doang pijitin aku"
"he he ya nggak juga sih, kamu mandi sana habis itu kita istirahat"
"benar-benar istirahat ya" Vely menunjuk ke arah Reno dengan satu jari telunjuknya.
"iya kita istirahat dulu sekarang, tapi nanti malam aku akan habisin kamu lagi" Reno berlari lebih dulu ke kamar mandi karena menghindari Vely yang pasti akan mengamuk padanya.
Reno keluar kamar mandi dengan lilitan handuk di perutnya, Reno melihat Vely yang meringkuk di ranjang membelakanginya.
"sayang aku udah selesai, kamu mandi sana habis itu kita istirahat biar badan kamu nggak lengket, oh iya besok aku mau langsung ke proyek ya soalnya udah lama banget aku nggak check pembangunan di sana, aku juga mau ke klinik lagian kayaknya aku udah terlalu lama nggak ngurusin pasien, rasanya kangen juga o iya jam tangan aku yang warna item di mana ya? kamu lihat nggak sayang?"
__ADS_1
tidak ada respon dari Vely.
"sayang... aku lagi ngomong sama kamu, jangan ngambek mulu deh kalau kamu ngambek aku makan kamu sekarang ya..." Reno masih saja nyerocos sambil menyisir rambut nya di depan cermin.
"Vely..."
ghhrroook...
Reno menoleh ke sumber suara yang samar-samar Reno dengar ternyata berasal dari Vely yang sedang ngorok, Reno menghampiri Vely memastikan bahwa suara khas itu adalah suara ngorok Vely karena tidak begitu keras.
Kebiasaan ngorok Vely memang dari awal sudah di ketahui oleh Reno karena memang mereka sering bersama dari kecil jadi wajar saja kalau Reno tahu segalanya tentang Vely.
Tanpa basa-basi Reno juga merebahkan dirinya di samping istrinya yang tidur meringkuk tanpa bantal di kepalanya. Reno mengangkat kepala Vely dan menidurkannya di lengan Reno kemudian Reno memeluk istrinya dengan penuh kasih sayang dan ikut terpejam.
Tok...tok...tok...
Tok... tok...tok...
Beberapa kali pintu kamar Reno di ketuk oleh Kayla dari luar kamar.
__ADS_1
"kakak... kak Vely kak Reno... ayo kita makan malam bareng mama udah nungguin tuh di bawah, kakak..."
Vely membuka matanya mendengar Kayla yang berulang kali mengetuk pintu.
ceklek
Vely membuka pintu dan menemui Kayla.
"iya Kay maaf kakak ketiduran, habis ini kakak turun"
"ya udah kak, aku tunggu sama mama di bawah ya"
"iya Kay"
Kayla kembali turun menuju mamanya yang masih duduk setia di ruang makan.
"sayang... kamu kok nggak bangunin aku tadi kalau kamu udah selesai mandi" Vely mencoba membangunkan Reno yang tertidur, Vely menggoyang-goyangkan tubuh Reno agar suaminya itu terbangun.
"apa sayang..." Reno akhirnya terganggu dan kemudian membuka matanya.
"kamu turun dulu deh mama nungguin kita buat makan malam, aku mau mandi bentar"
"iya kamu mandi aja sana"
"kamu turun dulu biar mama juga nggak lama-lama nungguin kita, setidaknya salah satu dari kita udah ada yang turun, ayo dong Ano..."
"cium dulu"
"aku belom mandi, aku mandi dulu nanti aku kasih kamu ciuman yang banyak"
"bener ya awas kalau bohong"
"iya iya aku janji, udah sana"
"ok deh"
__ADS_1
Reno akhirnya mau bangun kemudian turun untuk menemui mama dan adiknya.