Menjaga Hati

Menjaga Hati
POV Reno 1


__ADS_3

Kenapa kamu tidak pulang sih sayang... hp kamu mati lagi, kamu kemana? (Reno)


Reno merasa pusing sekali, Kayla sedang dalam keadaan yang sangat memprihatinkan dan Vely tidak pulang malam ini padahal dalam masa seperti ini dukungan Vely sangat berarti untuk Reno.


Lia dan Deni bersamaan menjaga Kayla di rumah sakit dan Reno meminta izin kepada keduanya untuk mencari tahu apa yang sebenarnya terjadi pada Kayla dan juga mencari keberadaan Vely, tapi sampai hampir pagi tidak ada satupun informasi yang di dapatkan.


Hingga pagi merayap tanda-tanda keberadaan Vely belum juga di temukan. Reno kembali ke rumah sakit menggantikan kedua orang tuanya untuk menjaga Kayla.


"Bagaimana keadaan Kayla pa ma?"


"adikmu tidur setelah meminum obatnya, lalu bagaimana apa ada kabar tentang Vely? " Deni


"belum pa"


"kemana anak itu? tidak biasanya dia seperti ini, mama khawatir Ren"


"iya ma Reno juga Khawatir, mama sama papa pulang dulu biar Reno yang gantian jaga Kayla"


"biar papamu saja yang pulang, mama disini saja jagain Kayla mama nggak tega meninggalkan Kayla"


"ya udah ma kalau gitu tapi mama istirahat di sofa biar Reno yang jagain Kayla"


Deni kemudian pulang meniggalkan Reno dan Lia di rumah sakit, Lia merebahkan tubuhnya di sofa dan mulai memejamkan matanya. Reno menghubungi beberapa teman lama Vely tapi tidak ada yang tahu dimana keberadaan Vely. Reno juga menyuruh orang-orang papanya agar mencari tahu yang terjadi pada Kayla.


Kayla menunjukan tanda akan segera bangun, Reno mendekat ke brankar Kayla tapi setelah Kayla benar-benar bangun dan melihat Reno di sampingnya Kayla malah berteriak histeris ketakutan, teriakan Kayla membuat Lia terbangun dengan kaget dan menenangkan Kayla dengan memeluknya.


"pergi kamu...pergi..." Reno yang di usir pun pergi meninggalkan ruang rawat Kayla.


Setelah hampir 15 menit Kayla sudah kembali tenang dan meringkuk kembali dalam selimutnya.


Reno berpamitan pada Lia untuk mencari Vely lagi ketika tanda-tanda keberadaan Vely sudah mulai terlacak berkat GPS yang di pasang di ponsel Vely.




"atas nama Gilang Aditama?" Reno kaget karena titik dimana Vely berada adalah sebuah apartment dan yang mempunyai apartment itu adalah Gilang, dada Reno sudah sesak dengan kemarahan.



*kenapa Vely di apartment Gilang? dan apa sejak semalam juga Vely di sana? sudahlah nanti akan aku tanyakan segalanya pada Vely saat aku bertemu dengan dia* (Reno)



Ada rasa tidak suka cenderung marah kepada Vely karena Vely bersama Gilang saat ini.



tok...tok...tok...


Reno menunggu seseorang di depan pintu dan ya memang Gilang yang berada di balik pintu itu.

__ADS_1



*apa yang dilakukan Gilang dengan pakaian seperti itu? sepertinya dia baru selesai mandi* (Reno)



"lu Ren"



"mana Vely?"



"ada, ayo masuk dulu"



Reno menurut dan mengikuti Gilang dari belakang menuju kamar Gilang.



*di kamar? apa yang di lakukan Vely di kamar Gilang? astaga kenapa Vely berpakaian seperti itu? dan kenapa dia tidur di ranjang Gilang*?" (Reno)



pantas saja Reno kaget karena Vely memakai pakaian yang tidak sopan, Vely mengenakan kemeja putih gilang yang panjangnya hanya di atas lutut tanpa memakai bawahan lagi seperti celana.




"apa yang kalian lakukan?" Reno berteriak



Vely membuka matanya dan kaget atas teriakan Reno



"apa maksud lu?" Gilang kebingungan atas pertanyaan Reno



"kalian main gila di belakang ku? dan dengan bangga menunjukan itu padaku? apa kalian tahu aku meninggalkan Kayla yang sedang sakit demi mencari kamu Ve tapi apa yang aku dapatkan? sialan bodoh nya aku"



"lu ngomong apa?"


__ADS_1


"diem lu brengsek"



Reno menonjok muka Gilang tanpa mendengar alasan dari Gilang lagi, tangannya bergetar karena saking marahnya.



"lu dengerin dulu penjelasan gua Ren"



"brengsek lu sialan tega lu lakuin itu ke gua"



Reno benar-benar marah dan tidak berhenti memukuli Gilang.



"cukup !! "



teriakan Vely menghentikan Reno yang sekali lagi akan menghantam wajah Gilang dengan bogem nya.



"kamu pergi No... aku akan bersama Gilang" Vely membalikan tubuhnya membelakangi mereka berdua



"ya tuhan bodohnya aku, selama ini kamu tidak mau menikah denganku apa karena kamu memang sudah melakukannya dengan Gilang?"



"iya " singkat Vely menjawabnya



"ya tuhan.... kamu tega sekali melakukan itu padaku Ve... dan aku dengan bodohnya tertipu mentah-mentah dengan sikap pura-pura polos mu itu nyatanya kamu hanyalah seorang pe\*\*\*\*r " kata-kata itu keluar begitu saja dari mulut Reno karena sangat marah



"jaga bicaramu atau aku akan membunuhmu disini" Gilang



"lakukan aku menantikan itu kalian memang cocok sama-sama penghianat"


__ADS_1


Reno pergi meninggalkan Vely dan Gilang dengan hati yang sangat hancur.


__ADS_2