Menjaga Hati

Menjaga Hati
Sidang 2 Mama


__ADS_3

Vely dan Reno duduk bersandingan saling berdiam satu sama lain.


"sekarang coba bilang sama mama apa yang bikin kalian berantem?" Lia


Mereka berdua masih saja diam tidak menjawab pertanyaan Lia dan Sasha yang juga duduk bersebelahan berhadapan dengan Vely dan Reno.


"Vely... Reno... ayo jawab jangan diem aja" Sasha


"Reno yang salah mah" Reno


"kamu ngapain? apa yang kamu lakukan sampai kalian bertengkar?" Lia


"Reno keceplosan mah, Reno bilang..." Reno


"Reno bilang Vely gendut mah" Vely


Reno menghadap ke arah Vely dengan heran.


"udah itu doang?" Sasha


"iya mah kan Vely jadi kesel" Vely tiba-tiba saja menjadi manja


"ya ampun Vely...cuma karena itu kalian bertengkar, ya tuhan... Reno maafin Vely yah nak Vely memang kadang keterlaluan" Sasha


"emang Reno yang salah mah" Reno


"kalian ini bikin khawatir orang tua aja, udah sekarang baikan" Lia

__ADS_1


Reno memeluk Vely tanda mereka sudah baikan.


"ya sudah mbak Lia saya balik pulang dulu ya, kirain ada yang penting apa gitu sampai mereka bertengkar, maaf ya mbak Lia jadi ngerepotin" Sasha


"nggak papa Sha, maklum mereka kan akan menikah jadi ya wajar kalau ada sedikit-sedikit ketidak selarasan, kalian juga harus mikir yang lebih dewasa dong kan udah mau nikah bentar lagi malah, ya emang sih kalau hari pernikahan udah deket pasti bawaannya ada aja yang bikin bertengkar jadi kalian harus pinter-pinter menjaga hubungan kalian ok" Lia


"iya mah maafin Vely ya udah bikin khawatir" Vely


"iya sayang" Lia


"ayo Vely kita pulang"


"iya mah" Vely


"Vely biar nanti dulu ya mah soalnya ini ada yang harus di urus bentar, soal undangannya kan butuh konfirmasi aku sama Vely kalau nanti aku yang konfirmasi sendiri nanti ribut lagi" Reno


"oh ok lah kalau gitu mama duluan ya"


"iya mah"


"ayo ke kamar aku kasih lihat di laptop" Reno


"ya sudah mama tidur dulu yah, kalian jangan malam-malam ya tidurnya"


"iya mah" Vely dan Reno.


Reno menggandeng Vely untuk masuk ke kamarnya, konfirmasi undangan hanyalah alasan agar Reno tetap bisa bersama Vely dan melanjutkan pembicaraan di apartment tadi.

__ADS_1


Reno mendudukkan Vely di ranjang kamarnya, Reno berjongkok di lantai menopang kan dagunya di lutut Vely seraya menggenggam kedua tangan Vely.


"maaf" Reno


"lupain aja"


"kenapa kamu nutupin kesalahan aku di depan kedua mama kita?" Reno


"aku cuma takut mamaku malu sama mama Lia"


"sayang... udah cukup... beneran aku nggak nyaman banget kamu bahas lagi soal ini"


"kamu aja nggak nyaman apalagi aku Reno..."


"aku beneran nyesel udah ngomong gitu tadi di mobil, aku minta maaf sama kamu, nggak ada niat sama sekali bikin kamu sakit hati"


"udahlah lupain aku juga udah mulai terbiasa dengan hal seperti itu, mungkin kedepannya akan lebih banyak orang yang akan melontarkan pertanyaan atau kata-kata yang lebih buruk dari ini"


"ya ampun... aku beneran udah kehabisan kata-kata buat minta maaf ke kamu"


"ya udah sih aku kan juga udah suruh kamu lupain aja"


"hem... ok ok cukup bahas soal ini, aku capek"


Reno berdiri dari posisi jongkoknya tadi dan mulai melepas pakaiannya untuk mandi.


"sayang... aku mandi bentar ya kamu jangan kemana-mana" Reno membelai pipi Vely yang masih mematung tak bergerak sama sekali.

__ADS_1


Karena tidak mendapat respon akhirnya Reno masuk ke kamar mandi begitu saja.


kayaknya aku keterlaluan banget, emang sih aku sakit hati tapi nggak seharusnya aku kayak gini toh Reno juga sudah meminta maaf, aku ini emang childish banget (Vely)


__ADS_2