Menjaga Hati

Menjaga Hati
Maaf


__ADS_3

Vely telah dipindahkan ke ruang rawat VVIP dengan semua fasilitas yang lengkap dan memadai. Reno mengambil alih untuk merawat Vely saat ini, kedua orang tua Vely belum bisa pulang untuk melihat putri mereka yang sedang terbaring lemah dalam keadaan koma.


Banyaknya darah yang keluar dari luka dan keguguran Vely membuat Vely kehilangan lebih dari 40% darah dari tubuhnya itulah yang membuat beberapa organ Vely berhenti bekerja dan membuatnya koma.


Reno memegangi tangan Vely yang terbaring tanpa reaksi, wajah pucat Vely memancarkan kesedihan yang mendalam, Reno sangat merasa bersalah karena sudah tidak mempercayai Vely dan malah membuatnya menjadi koma seperti saat ini.


Aku memang laki-laki yang paling bodoh, aku gagal mengenalmu bahkan dengan kurun waktu yang lama aku masih tidak bisa memahami karaktermu, aku terlalu sibuk dengan tuduhan yang aku berikan untukmu, aku sama sekali tidak pantas berada di sisimu saat ini dan mengucapkan kata maaf padamu karena besarnya kesalahan yang telah aku lakukan padamu, kesalahan terbesarku adalah meragukan kesetiaan kamu. Maaf maaf maafkan aku sayang, rasa cinta yang dengan susah paya aku tepis sama sekali tidak berkurang bahkan semakin aku mencoba melupakan kamu rasa cinta ini semakin mendalam, hasrat ingin menemui kamu selalu menggebu membuatku sering ingin memberontak dan berlari menuju kamu. Maafkan kebodohan yang selama ini menyakiti mu, aku tidak ada di masa tersulit mu, padahal aku telah berjanji akan bersama mu dalam keadaan apapun. Maaf kan aku sekali lagi maafkan aku Velysia... (Reno)


Reno menyembunyikan wajahnya diantara kedua tangannya, air mata kembali menetes, Lia yang melihat anaknya tengah bersedih mendekat dan mengusap punggung anak laki-lakinya itu.


"kamu harus kuat kalau kamu lemah seperti ini lalu bagaimana dengan Vely disana? bukankah dokter bilang kita harus mengajak Vely berbicara agar responnya kembali aktif dan akan membantu penyembuhannya"


"Reno bodoh banget ma, Reno yang udah bikin Vely kaya gini "


"sudahlah nak tebus kesalahanmu dengan memberinya cinta dan kasih sayang yang tiada terkira, buat dia menjadi wanita paling bahagia di dunia ini". Reno kemudian hanya mengangguk mengiyakan.


sudah aku duga, tidak mungkin Vely melakukan hal-hal seperti itu tanpa alasan yang kuat (Lia)




*Lalu sekarang apa? aku kembali sendiri lagi setelah semua yang sudah aku lakukan kepada Vely? tapi aku melakukannya tulus dari hatiku, aku memang tidak ingin meninggalkannya tapi kesalahpahaman antara Vely dan Reno sekarang sudah hilang, mereka akan bersama lagi. Sudahlah memang sudah kewajiban ku membuat Vely bahagia meskipun nantinya bukan bersama ku aku tetap akan berusaha membuatnya bahagia, yang terpenting sekarang adalah kesembuhan Vely agar aku bisa kembali melihat senyum manis yang selalu hadir di dalam mimpiku setiap malam*. (Gilang)



tok...tok...tok...

__ADS_1



Gilang tersadar dari lamunannya karena seseorang mengetuk pintu kamarnya, dengan malas Gilang membukanya dan mempersilahkan kakaknya untuk masuk.



"ada apa bang?" Gilang



"harusnya abang yang tanya, kamu kenapa?" Aditya



"aku nggak papa bang"




"iya bang, kami hanya berteman nggak lebih"



"tapi kamu mencintai dia?"


__ADS_1


"iya bang"



"mau abang lamarin buat kamu?"



"enggak bang dia nggak suka aku"



"emangnya kamu tahu"



"aku udah pernah melamar dia tapi dia tidak menjawab dan malah menyuruhku pulang dari apartment nya"



"bukan berarti dia tidak suka denganmu, siapa tahu dia hanya butuh waktu"



"nggak tahu lah" Gilang merebahkan tubuhnya di kasur.


__ADS_1


"sudahlah kalau memang kalian jodoh pasti di pertemukan kembali" Aditya berkata sambil mengusap paha adiknya yang sedang terlentang di atas kasur.


__ADS_2