Menjaga Hati

Menjaga Hati
Susu program hamil lagi


__ADS_3

Vely dan Reno sama-sama duduk di tepi ranjang.


"ini ide siapa sih?" Vely


"ide apaan?"


"ya siapa yang kasih mama ide soal susu program hamil ini, pasti kamu kan?" tuding Vely ke Reno


"mana ada, mama tahu dari temen arisannya, udah aku check kok semua kandungannya bagus buat program hamil, kamu minum aja biar mama lega"


"tapi ini banyak banget loh sayang..."


"nggak dihabisin juga nggak apa-apa yang penting kamu minum"


Vely akhirnya meminum sedikit susu yang banyaknya hampir setengah liter itu.


"udah ya?"


"iya segitu juga cukup kok yang penting kamu terima dari mama dan kamu minum itu aja udah bikin mama seneng, sekarang ayo kita usaha"


"pijitin dulu ya kaki aku capek banget ini beneran deh rasanya tuh kayak demam deh kaki aku ini" Vely sengaja nyerocos tanpa henti kepada suaminya.


Reno memeluk istrinya dengan erat.


"kamu paling bisa kalau mau menghindar dari kewajiban kamu ya bikin makin gemes aja"


"enggak gitu beneran kaki aku capek banget"


"ya udah sini aku pijitin"


Vely menaruh kakinya di atas paha Reno, dengan telaten Reno memijit betis Vely yang memang di rasa hangat oleh Reno.




Kayla menebarkan pandangannya ke segala arah, dihirupnya udara kota yang baru saja dia singgahi.



*hidup ku sekarang adalah langkah yang baru, aku akan memulainya di kota ini dan akan menjalani setiap prosesnya di sini juga. Selamat tinggal masa lalu dan selamat datang masa depan, berikan aku pelajaran yang berharga dalam hidup ini agar aku bisa lebih menghargainya* (Kayla)


__ADS_1


"Mrs. Kayla?" Kayla menoleh ke sumber suara yang berasal dari balik tubuhnya.



"Mr. Jackson?"



"benar, panggil saya Arya" laki-laki itu mengulurkan tangannya kepada Kayla



"Arya?" Kayla sedikit bingung karena wajah dan nama belakang laki-laki itu benar-benar bule tapi dia dengan fasih ber bahasa Indonesia dan juga namanya Arya



"nama saya Arya Jackson, ibu saya berasal dari Indonesia sama seperti anda, saya akan menceritakan lebih banyak lagi tentang saya dan keluarga saya di perjalanan nanti, mari itu mobil saya"



"ok"




Arya adalah sepupu dari teman Kayla, teman Kayla dengan khusus meminta Arya untuk menjemput dan mengantar Kayla menuju tempat tinggal barunya.



Kayla sedikit canggung karena ternyata usia Arya mungkin hanya sepantaran dengan Reno dan Vely, karena yang dipikiran Kayla Arya adalah seorang bapak-bapak.



Kayla membuang pandangannya keluar jendela, hamparan bunga tulip menguasai pandangan mata, setiap sisi jalan terdapat tulip-tulip yang tertata rapi yang menyejukkan mata.



"anda suka bunga tulip?"



"iya mereka sangat cantik"

__ADS_1



"apa anda menginginkannya? kita bisa mendapatkannya di pelelangan"



"iya tapi tidak sekarang, perjalan tadi sangat melelahkan saya akan beristirahat terlebih dahulu"



"baiklah saya akan mengantar anda ke rumah tempat tinggal anda"



"Mr. Arya jangan terlalu baku dengan saya, sepertinya kita seumuran"



"ok saya hanya takut anda tidak nyaman jika saya terlalu akrab dengan anda"



"cukup aku dan kamu, bukan saya dan anda ok?"



"ok Mrs. Kayla"



"no Mrs. Kayla just Kayla "



"ok ok Kayla"



Mereka memasuki area perumahan yang semua rumahnya sama persis satu sama lain.



Mobil parkir di depan sebuah rumah minimalis yang sebelumnya sudah Kayla lihat di layar ponselnya, Kayla memang di bantu oleh sepupu temannya itu untuk mencari tempat tinggal untuknya.

__ADS_1


__ADS_2