
Hari merayap malam, Reno sama sekali tidak melepaskan Vely dari genggamannya bahkan hanya sekedar buang air pun Reno akan menguntit.
"kamu pasti lapar, aku akan pesankan makanan untuk kita berdua ya" Reno
Vely hanya diam karena Reno benar-benar tidak melepaskan Vely barang sesaat pun. Tak lama kemudian makanan yang di pesan pun datang, Reno berlari dengan cepat menuju pintu mengambil makanan pesanannya dan dengan cepat pula kembali lagi ke kamar Vely.
"tada... makanan sudah siap" Reno membawa kantong plastik berisikan makanan dan satu piring juga sendok dan garpu.
kok piring cuma satu? (Vely)
"kamu pasti bertanya-tanya kenapa piringnya cuma satu kan? karena disini tidak ada aku dan kamu yang ada cuma kita jadi piringnya hanya satu dan itu untuk kita"
Reno bisa tahu sih yang ada di otak aku dan bagaimana bisa dia masih bersikap seperti ini padaku setelah aku menghancurkan hatinya (Vely)
"aku sengaja pesan sate biar kamu kenyang soalnya kayanya Gilang nggak merawat kamu dengan benar buktinya badanmu makin kurus padahal baru satu minggu kamu jauh dari aku, udah siap sini aku suapi"
"enggak"
"ayo dong sayang biar kamu nggak kurus kaya gitu"
__ADS_1
"aku bisa makan sendiri"
Vely merebut sendok yang ada di tangan Reno kemudian menyendokkan makanan dan memasukan ke mulutnya, Reno sengaja melepas semua sate dari tusuknya agar Vely makan dengan mudah, Reno menyaksikan Vely makan sambil menopang dagu dengan kedua tangannya, tiba-tiba Reno menitikkan air mata mengingat apa yang sudah Vely lakukan padanya, Vely melihatnya kemudian menghentikan makannya.
"kenapa berhenti? aku suka melihatmu makan"
"sekarang biarkan aku pergi No "
"tidak ! " Reno membentak Vely lagi karena perkataan Vely yang membuat kemarahannya kembali datang, Vely tertunduk karena takut.
"aku tidak akan membiarkanmu kemana-mana"
"Kayla "
Reno beranjak akan pergi tapi Vely mencegah dengan menggapai tangan Reno
"aku ikut"
"enggak kamu tetap disini"
__ADS_1
"tapi..."
Tapi Reno sudah berlari dan mengunci Vely dari luar
"ya ampun Kayla, bagaimana keadaannya? aku sama sekali tidak mengingat Kayla, Reno sialan bisa-bisanya dia kunciin aku disini"
sekitar 15 menit Reno kemudian kembali ke kamar Vely dengan muka yang masam.
"bagaimana Kayla?" rasa khawatir membuat Vely lupa bahwa dia tidak se akrab itu tadi dengan Reno
"sejak hari dimana kamu menghilang malam itu, Kayla mengalami kejadian yang sama sekali aku juga belum tahu sebenarnya apa yang terjadi sampai hari ini"
jadi Reno belum tahu, biarkan saja (Vely)
"keadaanya sangat kasihan, Kayla mengalami trauma berat, dan kamu menghianati aku rasanya penderitaan ku telah lengkap sudah, aku berpikir dengan keras sebenarnya apa salahku hingga kamu melakukan itu padaku, kalian sangat kejam" Reno duduk di lantai, menekuk lututnya dan menenggelamkan wajahnya di antara kedua tangannya.
aku ingin sekali memelukmu, meringankan beban mu tapi itu tidak mungkin karena akulah sumber dari semua kesedihanmu, aku yang seharusnya bertanggung jawab atas apa yang kamu rasakan saat ini. Maafkan aku Reno...maaf (Vely)
Vely menitikkan air matanya tak sanggup lagi melihat Reno dengan keadaan yang seperti itu, tapi Vely tidak cukup percaya diri dan juga tidak cukup berani menceritakan pada Reno yang sesungguhnya terjadi padanya.
__ADS_1