Menjaga Hati

Menjaga Hati
Bersama Lagi


__ADS_3

Hari yang indah telah datang kembali dalam kehidupan Vely dan Reno, mereka berdua sangat sering menghabiskan waktu bersama. Reno tengah membangun sebuah rumah sakit impiannya, dan Vely masih mempersiapkan diri dan segalanya untuk nantinya akan membuat sebuah perusahaan baru juga.


"lagi apa sayang?" Reno memeluk Vely dari belakang masih dengan mengenakan baju putih kerja khas seorang dokter


"kok udah pulang?"


"kangen kamu"


cup ! satu kecupan di pipi kanan Vely


"dasar raja gombal"


"beneran kangen kamu, kamu ngapain sih?"


"aku bosen di rumah mangkanya ini aku bikin kue trus aku masuk-masukin kotak bagiin deh ke orang-orang"


"baik banget sih istriku ini"


cup cup cup Reno berkali-kali menciumi pipi Vely dengan gemas.


"udah ih sana mandi ganti baju, aku pengen keluar ya"


"kemana?"


"jalan-jalan, makan atau shopping gitu"


"ya udah aku mandi dulu ya habis ini kita jalan"


"aku sendiri aja"


"nggak boleh, harus sama aku"


"kamu nggak capek?"


"nggak! nih aku kuat" kata Reno dengan menekuk lengannya ke atas memperlihatkan otot lengannya.


"iya deh calon suami aku memang paling kuat, udah sana mandi"


"ok"




Vely dan Reno duduk di sebuah restoran di dalam mall, mereka memesan makanan berat untuk dinner malam ini setelah tadi capek muter-muter berbelanja segala hal.



"kamu capek?" Reno

__ADS_1



"nggak" Vely menggeleng



"aku capek banget habis ini langsung pulang ya"



"iya deh..."



"besok kita jalan lagi kalau kamu mau"



"lihat besok aja kalau aku jalan sendiri gimana?"



"selama aku ada bersama kamu, kamu nggak boleh kemana-mana sendirian harus sama aku"



"iya iya bawel deh"




"iya iya..."



Pembicaraan mereka terhenti saat pelayan datang membawa makanan pesanan mereka berdua. Pasta bolognese menemani mereka berdua dinner untuk saat ini.



Tidak ada beban sama sekali di antara mereka hanya kebahagiaan dan rasa saling menyayangi satu sama lain.



Di tempat lain...



Gilang mondar-mandir terlihat menunggu seseorang yang sangat membuatnya penasaran selama beberapa waktu. Seorang pramugari cantik yang sekilas parasnya memang mirip dengan mantan calon istri Gilang "Marisa". Beberapa hari ini Gilang sibuk mencari tahu tentang pramugari cantik itu dan berhasil mendapatkan jadwal penerbangannya dari asistennya di negara I.

__ADS_1



Hari ini sesuai jadwal pesawat yang membawa pramugari cantik itu akan landing lagi di bandara negara B, Gilang sudah menunggu hampir setengah jam tapi pramugari itu tak kunjung terlihat.



Beberapa saat kemudian mata Gilang tertuju pada beberapa pramugari dengan tatanan rambut french twist sedang berjalan menyeret koper mereka masing-masing, Gilang sibuk mencari sosok yang dia cari.



"itu dia! "



Gilang berlari ke arah pramugari itu.



"Marisa" Gilang menahan lengan pramugari itu yang membuat semua temannya ikut berhenti.



"I will follow" isyarat dari gadis itu membuat teman-temannya menyetujui untuk meninggalkan dia bersama Gilang.



"kamu apaan sih udah dua kali kamu panggil aku dengan nama Marisa aku bukan Marisa"



"terus kamu siapa?"



"oh aku tahu sekarang pasti kamu mau modusin aku kan, pura-pura kenal dan kemudian minta kenalan"



"jawab aja nama kamu siapa?"



"nih!" gadis itu menunjukkan Name Tag yang menggantung di lehernya ke muka Gilang.



"Mutiara Permadi?"


__ADS_1


"iya itu nama aku dan bukan Marisa seperti yang sudah kamu duga, maaf pak permisi saya buru-buru"


__ADS_2