
Reno mengangkat tubuh istrinya ke kamar karena tidak mungkin bahwa Reno akan melakukan malam pertama mereka di ruang TV.
Setelah mengunci pintu kamar Reno merebahkan tubuh Vely di ranjang dengan pelan-pelan, mereka saling memandang tanpa ada yang bicara.
"kalau aku lakukan itu sekarang kamu bolehin?" Reno
Vely sangat malu mendapat pertanyaan semacam itu dari Reno, tanpa menjawab pertanyaan Reno Vely langsung memeluk suaminya itu tanda persetujuan darinya atas permintaan Reno.
Matahari sudah hampir tepat di atas kepala tapi kedua sejoli itu masih saja memejamkan matanya dengan rapat.
Reno turun dari ranjang untuk pergi ke kamar mandi, rasa ingin buang air kecil membangunkannya dari tidur yang nyenyak, Vely masih terkulai di atas tempat tidur karena kelelahan semalaman meladeni suaminya yang sampai tiga kali melakukan aktifitas ranjang bersamanya.
*gila ! gua lakuin itu tiga kali malam ini, Vely memang adalah candu ku,kalau saja aku tidak ingat kalau istriku itu manusia sudah aku lakukan lagi pagi ini* (Reno)
Reno kembali ke ranjang mengamati istrinya yang kelelahan akibat ulahnya semalaman.
Reno membelai rambut Vely yang masih terpejam.
*istriku tercinta, terima kasih untuk semuanya sayang*... (Reno)
Reno memutuskan turun untuk membuat sarapan yang sekaligus menjadi makan siang untuk dirinya dan istrinya. Reno menyiapkan makanan-makanan yang Vely sukai, juga makanan yang mengandung vitamin agar istrinya kembali segar setelah pertempuran mereka tadi malam.
__ADS_1
Vely menggeliat meregangkan otot-ototnya yang terasa sangat lelah, Vely meringis ketika menggerakkan kakinya karena ada rasa nyeri yang luar biasa di **** *************.
Vely baru ingat bahwa semalam Reno membuatnya kalang kabut dengan kembali meminta lagi dan lagi adegan ranjang yang mereka lakukan.
aduh pengen pipis, gimana nih, sakit banget lagi (Vely)
"sayang..." Vely berteriak memanggil Reno yang sudah tidak berada di sampingnya.
"iya sayang ada apa?"
Reno secepat kilat menghampiri Vely di kamar.
"bantu aku ke kamar mandi ya aku pengen pipis"
"kenapa? kamu sakit?"
"astaga maaf maaf sayang..."
Tanpa basa-basi Reno mengangkat tubuh istrinya ke kamar mandi, Vely masih dalam keadaan telanjang ketika Reno mengangkatnya.
"No aku nggak pake baju" Vely menutupi bagian tubuhnya dengan kedua tangan
"ha ha ha apa yang mau kamu tutupin dari aku? aku udah hafal semua lekuk tubuh kamu sayang"
"iya tapi seenggaknya biarin aku pake baju dulu"
"nggak usah biar sekalian aku bantu kamu mandi"
"enggak aku bisa mandi sendiri"
__ADS_1
"diem ! nggak ada protes"
Akhirnya Vely membiarkan Reno berada di dalam kamar mandi bersama dengan dirinya, tapi bukan Reno jika tidak jahil dan rese, Reno malah mengulangi kejadian tadi malam di kamar mandi saat melihat istrinya terasa begitu menggoda dalam keadaan basah.
Reno membawa makanan yang dia siapkan ke kamar agar Vely tidak perlu turun ke bawah untuk makan di meja makan.
"udah dong jangan ngambek lagi" Reno
Vely masih diam
"nih aku bikinin masakan kesukaan kamu loh, makan yuk keburu dingin entar"
tidak ada respon dari Vely
"sayang maaf deh nggak gitu lagi sumpah" Reno mengangkat dua jarinya membentuk huruf V tanda Reno berjanji.
__ADS_1
"dasar mesum" Vely berkata kemudian memakan makanan yang di sediakan di hadapannya karena memang Vely sudah sangat lapar.