
Beberapa hari berlalu setelah drama makan malam program hamil.
Hari ini Kayla akan berangkat kuliah ke nagara B setelah sebelumnya melakukan tes online dan lulus dengan baik.
Reno, Vely, Lia dan juga Deni bersama-sama mengantarkan Kayla ke bandara sore ini. Setelah mempersiapkan segala kebutuhan dan keperluan Kayla menyempatkan untuk hang out bersama teman-temannya sebagai tanda perpisahan.
Kayla dan beberapa temannya berjalan-jalan ke mall dan menghabiskan waktu sepanjang hari bersama-sama.
Setelah hampir seharian mengelilingi mall Kayla dan teman-temannya duduk di sebuah cafe untuk makan dan menghilangkan penat.
Mereka semua mengobrol dengan sangat semangat mengingat ini adalah pertemuan mereka dengan Kayla yang terakhir kalinya sebelum nantinya Kayla hanya akan satu tahun sekali pulang ke negara asal.
Setelah kenyang dengan makanan dan minuman Kayla memanggil pramusaji untuk membayar bill.
"sudah mbak" Kayla
"sudah di bayar kak"
"dibayar? siapa yang bayar mbak?"
"itu kak mas yang di sana"
Pramusaji itu menunjuk seseorang yang duduk sendirian di sebuah meja tak jauh dari meja Kayla dan teman-temannya.
"Kay kita duluan ya" salah satu teman Kayla mewakili teman lainnya untuk mengundurkan diri terlebih dahulu karena sepertinya ada yang harus Kayla bicarakan dengan seseorang yang telah membayar makanan dan minuman mereka yang tidak lain adalah Kevin.
"iya iya thanks ya udah temenin aku hari ini" mereka ber cipika-cipiki kemudian meninggalkan Kayla.
Kayla menghampiri Kevin yang duduk membelakanginya.
__ADS_1
"Kevin"
Kevin menoleh ke arah Kayla.
"apa kabar?" Kabin berdiri mengulurkan tangannya pada Kayla yang berada di depannya.
"baik"
"mau duduk? kita ngobrol sebentar"
Kayla menuruti Kevin dan kemudian duduk di hadapan Kevin, mereka tersekat meja.
"congratulation ya kamu di terima di universitas van Amsterdam"
"kamu tahu dari mana?"
"sore ini"
"oh... semoga kamu betah disana"
Kayla masih sedikit kaget dengan penampilan Kevin yang berubah, dulunya yang sangat santai dalam berpenampilan sekarang terlihat klimis dan kasual.
"iya makasih"
"kamu akan kuliah di negara B lalu bagaimana dengan pacar kamu? pasti nantinya kalian LDR"
"kamu sok tahu, aku nggak punya pacar"
"masa sih? kenapa? kami belum move on daei aku?"
__ADS_1
"nggak usah GR aku emang masih nggak pengen aja punya hubungan lagi, kalau pun nantinya ada yang pas di hati, aku nggak mau pacar-pacaran lagi maunya langsung menikah"
"ya udah kalau gitu ayo sekarang kita nikah"
"enggak! sayang nya kamu sudah tidak menjadi seseorang yang pas di hati aku lagi"
"pasti ada yang lain"
"belum"
"lalu kenapa? apa ada yang berubah dari aku sehingga aku tidak lagi sesuai dengan apa yang kamu mau?"
"bukan itu, aku hanya masih teringat kejadian hari itu" Kayla menunduk
"maaf" Kevin berlutut di hadapan Kayla memegangi kedua tangan Kayla.
penampilan Kevin memang berubah, tapi sifat dan sikapnya masih saja sama, dia tetap kekanak-kanakan (Kayla)
"aku sudah memaafkan mu tapi aku masih tidak bisa melupakannya"
"bisakah kita kembali seperti dulu?"
"aku masih belum yakin tentang itu, Vin aku harus pulang satu jam lagi aku harus berangkat ke negara B"
Kayla beranjak meninggalkan Kevin yang masih saja berlutut. Kevin ikut berdiri dan melihat Kayla yang semakin menjauh.
Kayla menoleh lagi ke arah Kevin yang masih mematung menatapnya.
"Vin kamu harus belajar menyayangi sesuatu yang kamu punya, dengan begitu kamu akan bisa bertanggung jawab atas hal itu"
__ADS_1