
"kenapa kamu begitu baik padaku Lang?"
"apa perlu sebuah jawaban untuk pertanyaan itu? kamu juga tahu dari awal aku suka sama kamu"
"dengan keadaan aku yang seperti ini Lang kamu masih baik padaku, bahkan Reno telah membuang aku sekarang" Vely menyembunyikan wajahnya di kedua telapak tangannya
"aku berani bertaruh Reno hanya marah padamu sesaat karena emosinya, jika sudah redah dia akan kembali mencari mu, Reno sangat menyayangi kamu"
"semua sudah berakhir Lang...hiks..."
mendengar Vely menangis Gilang langsung duduk di sebelah Vely dan mendekapnya ke dada bidang Gilang.
"cukup Vel aku lihat kamu menangis, aku sudah sangat tersiksa dengan air matamu "
"kenapa nasibku seburuk ini Lang... aku diperkosa, aku juga hamil tanpa menikah, apa salahku sehingga semua keburukan ini menimpaku...hiks...hiks..."
"aku bersama mu, aku akan selalu bersamamu, Vely kamu mau menikah denganku?"
Vely terdiam dari tangisnya mendengar Gilang yang mendadak melamar dirinya.
tidak ! cukup sudah aku merepotkan Gilang, ini adalah saat dimana aku harus berdiri di atas kaki ku sendiri tanpa bantuan Gilang lagi, tapi selama ini Gilang adalah yang selalu bersamaku dan membantuku di setiap kesulitan ku, aku harus apa? jadi serba salah (Vely)
"kamu pulang Lang aku mau istirahat"
Gilang memahami suasana hati Vely dan mengiyakan permintaan Vely yang menyuruhnya pulang.
*Aku berjanji pada diriku sendiri akan menjaga kamu sebisaku, kamu adalah wanita yang aku sayangi meskipun kamu sama sekali tidak ada perasaan apapun padaku, dari pada kesedihan di hianatin Sarah lebih sakit lagi melihatmu terpuruk dalam kesedihanmu, biarkan aku menjaga kamu selama hidupku, izinkan aku membahagiakan kamu, izinkan aku menjadi satu-satunya orang yang selalu menghiburmu ketika kamu bersedih, aku juga tidak tahu sejak kapan kamu mengisi penuh ruang hatiku tanpa membiarkan sedikitpun ada celah, yang aku tahu hanya kebahagiaanmu adalah prioritas utama dalam hidupku*. (Gilang)
__ADS_1
Gilang memilih untuk pulang ke rumah malam ini.
Ponsel Reno berdering dan panggilan masuk dari nomor yang tidak di kenalnya, Reno tidak menyentuh sama sekali ponselnya. Ponsel Reno kembali berdering lagi dan panggilan dari nomor yang sama.
📞 Reno : siapa sih? Halo siapa ini?
📞 Sarah : aku Sarah
📞 Reno : ada apa? aku tidak ada urusan denganmu
📞 Sarah : benarkah? aku ingin bertemu denganmu ada yang perlu aku bicarakan
📞 Reno : bicara saja kenapa harus bertemu?
📞 Sarah : ini tentang Vely
Reno terdiam
📞 Sarah : nanti aku share Location
Reno menatap layar ponselnya yang terpampang foto Vely dan dirinya dengan senyum lebar.
aku mencoba membencimu tapi kenapa aku masih peduli semua yang menyangkut tentang dirimu (Reno)
Sarah dan Reno janjian bertemu di sebuah cafe malam ini. Reno menyapukan pandangannya ke segala arah mencari keberadaan Sarah dan matanya menangkap lambaian tangan dari Sarah, Reno pun berjalan ke arah meja yang sudah ada Sarah di sana.
"apa yang ingin kamu bicarakan?" Reno
"kenapa kamu se kaku itu Reno, aku dengar Vely hamil"
__ADS_1
dari mana Sarah tahu? (Vely)
"apa mau mu?"
"aku hanya ingin menawarkan kerja sama"
"kerja sama untuk apa?"
"aku tahu Vely meninggalkanmu, dan sekarang Gilang bersama Vely setelah kami gagal menikah"
mereka gagal menikah? lalu waktu itu Vely menangis karena apa? (Reno)
"jangan berbelit-belit katakan dengan jelas"
"aku akan membantumu mendapatkan Vely kembali"
"caranya?"
"aku akan membuat Vely kehilangan bayinya dan kamu bisa mendapatkan dia lagi dan Gilang akan kembali lagi padaku"
Reno terdiam
apa itu tidak begitu kejam? tapi dengan lenyapnya bayi itu aku juga akan merasa bayangan Gilang dari Vely menghilang (Reno)
"lalu apa yang harus aku lakukan?"
"kamu harus memberitahuku jadwal Vely memeriksakan kandungannya ke dokter"
"apa yang akan kamu lakukan?"
"kamu tidak usah ribut biarkan aku melakukannya sendiri"
__ADS_1
"ok"