Menjaga Hati

Menjaga Hati
Mami and Daddy


__ADS_3

Waktu berjalan dengan cepat, tanpa terasa kehamilan Vely sudah memasuki bulan ke tujuh, perut Vely yang semakin besar membuatnya menjadi semakin bulat dan sudah susah untuk naik-turun tangga akhirnya Reno memutuskan untuk sementara pindah kamar ke lantai bawah.


"No aku jelek ya? " Vely tengah bercermin dan menatap dirinya yang semakin terlihat bulat


"enggak dong kamu perfect, kamu istri perfect ku"


"kamu bo'ong "


"ih beneran, kamu hamil aja cantik banget kok"


"Anooo jujur deh aku jelek kan? nih lihat pipiku udah kaya bakpao, lengan ku, kaki ku semuanya besar " Vely mulai mengoreksi dirinya sendiri dengan perasaan kesalnya


Reno beranjak dari kasurnya, menghampiri Vely yang mood nya masih saja swing, Reno memeluk istrinya dari belakang dan menaruh dagunya di bahu Vely.


"mau kamu gendut, hitam, dekil atau apapun itu kamu tetap tercantik di mataku, mau banyak cewek di luaran sana yang seksi kamu tetap Cinta sejatinya aku, kamu lupa sejak kapan aku suka sama kamu? sejak dulu, duluuu banget, kamu dulu nggak secantik kamu yang sekarang loh tapi dulu aku udah suka sama kamu. Lagian nih ya aku sayang kamu bukan karena fisik kamu tapi karena karakter dan juga kepribadian kamu yang spesial banget jadi kamu jangan lagi insecure sama badan kamu karena sekarang kamu sedang hamil dan itu adalah buah Cinta kita sayang.... "


cup


Satu kecupan di pipi chubby Vely


"bobok yuk" Reno

__ADS_1


"gendong.... " dengan manjanya Vely meminta untuk di gendong ke tempat tidur


"ok"


Niat hati Vely hanya bercanda tapi ternyata Reno benar-benar menggendongnya ke tempat tidur.


"aku cuma becanda, aku kira kamu nggak akan kuat gendong aku"


"kamu lupa? suami kamu ini kan perkasa " Dengan bangganya Reno menyombongkan dirinya.


Vely dan Reno berbaring berdampingan di tempat tidur, Reno menciumi istrinya dan turun menciumi perut istrinya.


Tanpa di sangka bayi yang masih di dalam perut itu merespon dengan pergerakan menendang perut Vely.


"astaga kamu respon daddy sayang? " Reno


Vely hanya cekikikan melihat wajah Reno yang heran bercampur kaget karena anaknya merespon perbincangan nya.


"sayang anak kita denger loh daddy nya ngobrol sama dia"


"iya dong No dia selalu dengar apa yang terjadi di luar mangkanya kamu sering ajak ngobrol dia biar dia kenal sama daddynya "

__ADS_1


"kan tiap hari aku ajak dia ngobrol tapi kenapa baru sekarang dia respon ya? "


"ya mungkin dia setuju sama obrolan kamu tadi mangkanya dia respon, eh dia nendang lagi sini deh tangan kamu taruh sini" Reno menurut menaruhnya di perut Vely dan benar saja pergerakan keras dari dalam sana sangat terasa di tangan Reno.


'woow kamu nendangnya kenceng banget nak? sakit nggak sayang kalau dia nendang gitu? "


"enggak No malah kadang geli"


"anak daddy jangan keras-keras ya nendang nya nanti mami kamu kaget loh, kamu kan anak daddy yang baik jadi harus nurut ya sama daddy dan mami"


Tapi tidak ada respon


"kok dia diem sayang? "


"anak mami yang pinter yang sehat yang kuat yang baik, mami mau bobok ya nak kamu harus anteng juga di dalam biar mami istirahat nya tenang"


Dan ada respon, tendangan kecil dari dalam perut


"eh anak kita curang giliran daddy nya yang minta dia nggak respon loh giliran maminya aja respon dia "


"hihihi"

__ADS_1


__ADS_2