Menjaga Hati

Menjaga Hati
Tertangkap oleh Reno


__ADS_3

Satu minggu berlalu setelah kejadian malam itu, Kayla sudah rawat jalan di rumah tapi hanya Lia yang dapat bertemu dengan Kayla karena kondisi Kayla yang belum sembuh dari trauma.


Vely masih di apartment Gilang, selama di sana, Reno menyuruh seseorang untuk memata-matai Vely dan Gilang, tapi tidak banyak yang di dapatkan karena Vely lebih banyak di dalam apartment dan tidak keluar, Vely sudah resign dari kantornya.


Hari ini Vely berencana pulang ke rumahnya untuk mengambil barang-barang dan mulai pindah ke apartment baru yang dibeli dari tabungan Vely sendiri.


"kamu beneran nggak mau aku anter?" Gilang


"enggak Lang, aku pesan taksi online aja"


"ya udah, kamu hati-hati ya nanti aku tunggu di apartment kamu, aku bantuin kamu pindahan"


"iya..."


Vely keluar dari apartment Gilang kemudian masuk ke dalam mobil yang sudah standby di depan gedung.


"sesuai aplikasi mbak?"


"iya pak"

__ADS_1


Sesampai di rumah nya Vely berharap tidak bertemu siapa pun dari keluarga Reno, Vely cepat-cepat masuk ke dalam rumahnya agar tak ketahuan oleh salah satu penghuni rumah Reno.


aku harus cepat packing apapun yang penting-penting saja sementara ini, yang lain bisa ku ambil kapan-kapan. (Vely)


ceklek !


Vely terkejut dan menoleh karena pintu kamarnya tiba-tiba tertutup dan terkunci, Vely sangat kaget karena Reno sudah ada di belakangnya dengan tatapan mata yang membunuh.


"mau apa kamu?" Vely mulai gelisah


"aku masih pacarmu, apa kamu lupa?"


"apa-apaan kamu, lepasin aku"


Reno mendorong tubuh Vely hingga jatuh ke kasur, Reno menindih tubuh Vely dan mencengkeram rahang Vely dengan satu tangannya.


"lepasin aku No"


"tidak akan aku biarkan kamu pergi dariku semudah itu"

__ADS_1


"apa mau mu?"


"aku? aku mau kamu"


"aku bekas orang lain apa kamu tidak jijik?" wajah songong Vely di perlihatkan agar Reno kesal, Vely sengaja membuat Reno kesal agar Reno melepaskannya.


"bagaimana dia memperlakukan mu ha?" mata Reno memerah menahan marah


"seperti ini?" Reno menciumi bibir Vely berkali-kali dengan ganasnya. Vely mencoba mendorong Vely tapi tidak kuat, Vely sudah menangis dalam diamnya. Reno yang melihat hal itu menghentikan aksinya, hatinya masih sama seperti Reno yang dulu selalu tidak tega melihat Vely menangis. Tapi Reno tidak memperlihatkannya.


"oh... kamu masih saja malu dan menangis sayang? aku ini masih pacarmu tapi kamu keberatan melakukan itu dengan ku tapi dengan Gilang kau memberikannya secara senang hati"


Vely tidak menjawab pertanyaan Reno karena hatinya terasa sakit karena perkataan Reno. Air mata Vely masih saja mengalir tanpa suara.


"kenapa sayang? kamu masih kaku aja dengan aku pacarmu sendiri sedangkan dengan Gilang, disini, disini, dan dimana pun ada bekas yang tertinggal bekas percintaan kalian berdua"


Vely lagi-lagi tidak menjawab dan hanya terpejam menahan tangisnya, Vely masih mencoba mendorong Reno dengan tenaganya tapi tidak berhasil.


kamu tidak tahu apa yang menimpaku dan aku juga tidak akan memberi tahu mu karena kamu pasti sangat jijik sekali denganku karena bukan lelaki yang baik dan terhormat yang telah merenggut kehormatan ku juga di tempat terkutuk seperti itu aku kehilangan semuanya, aku pel***r seperti yang kemarin kamu sandang kan kepadaku, sedangkan jika dengan Gilang setidaknya kamu mengenalnya dan Gilang dari keluarga terhormat dan dia orang yang jelas. (Vely)

__ADS_1


__ADS_2