
"capek ya?" Reno
"iya, aku tadi kaku banget ya pose nya?"
"enggak kok udah bagus hasilnya, kayaknya kita sama-sama kaku deh ha ha ha"
"enggak kok foto kalian bagus-bagus" Erik (mas fotografer)
"ya itu kan karena arahan dari lu Rik" Reno
"emang udah tugas gua, nggak nyangka gua kalian beneran nikah kalo inget-inget pas jaman SMA kita dulu si Reno ngintilin lu mulu Vel"
"dia itu dari kecil Rik ngintilin gua he he he"
"namanya juga cinta ha ha, lu sendiri mana bini lu siapa namanya itu?"
"si Monic di rumah, dia lagi hamil bro dan lagi lemes-lemesnya"
"wow selamat ya bro, sukses lu ha ha ha" kedua lelaki itu saling menjabat
"thank's bro gua doain setelah nikah Vely juga langsung isi ya"
"aamiin " Reno
"o iya ini kan udah kelar nih gua balik duluan ya kasihan si Monic gua titipin ke emaknya ha ha "
"ok ok bro thank's ya hati-hati"
"Vel gua duluan ya"
"iya Rik hati-hati ya"
Erik berlalu meninggalkan Reno dan Vely berdua di taman.
"nggak sabar nih pengen punya anak juga" Reno
Vely hanya diam tidak menanggapi perkataan Reno, Vely mengaduk-aduk minuman di hadapannya.
"sayang..." Reno menggenggam tangan Vely
__ADS_1
"hem"
"kamu kenapa?"
"nggak papa, balik yuk aku capek"
"ya udah ayo"
Plak !
Sarah terkapar karena tamparan yang keras di pipi kirinya, tak berhenti sampai di situ Leo menarik rambut Sarah dengan kuat, jeritan Sarah sama sekali tak di hiraukan oleh Leo.
"cukup tuan kasihan nyonya Sarah"
"iya tuan tapi dia bisa mati kalau terus disiksa oleh tuan seperti ini"
"bawa dia pergi ke kamarnya bik, kunci dari luar"
"br\*\*\*\*\*k lu Leo lepasin gua, gua nggak mau disini lepasin gua"
"David seret wanita nggak tahu diri itu ke kamarnya dan kunci dia dari luar" Teriakan Leo menggema di ruangan itu, bik Narsih tak kuasa menahan tuannya untuk tidak berlaku kasar kepada istrinya itu.
__ADS_1
"baik tuan" David asisten Leo membawa paksa Sarah untuk kembali ke kamarnya.
Ya ! Leo telah menikahi Sarah setelah ketahuan Sarah hamil anak Leo, tapi Sarah malah menggugurkan kandungannya karena yang diinginkan bukanlah Leo melainkan Gilang.
*kenapa gua bisa jatuh cinta kepada wanita kejam seperti Sarah, dia tega melenyapkan anaknya sendiri* (Leo)
"ini minum dulu tuan muda" Bik Narsih memberikan air putih kepada anak majikannya yang sudah di anggap sebagai anaknya sendiri itu.
"apa aku salah bik jika aku mencintai Sarah? dia wanita yang sangat kejam bik bisa-bisanya dia melenyapkan anak aku di dalam kandungannya itu"
"nyonya muda hanya belum siap tuan, tuan tolong sabar jangan menyiksa nyonya lagi kasihan"
"baiklah bik aku akan bersabar, bibik istirahatlah sudah malam"
"baik tuan"
Wanita yang menghabiskan hampir separuh usianya mengabdi pada keluarga kaya itu meninggalkan majikannya yang masih kalut di ruangan kerjanya seorang diri.
*kasihan tuan Leo, dia orang yang baik tapi kenapa bisa mendapatkan wanita kejam seperti nyonya Sarah, tapi aku tidak tahu apa yang sebenarnya terjadi pada mereka berdua sampai nyonya Sarah tega melenyapkan bayi yang masih dalam kandungannya itu, apapun yang terjadi semoga mereka berdua bisa melewati ini dan bisa menjalani rumah tangga yang baik* (Narsih)
__ADS_1