
Vely duduk di sebuah sofa di dalam ruangan Reno, Vely sengaja membawa beberapa buku novel untuk menemani saat menunggui Reno yang sedang bertugas, ada beberapa pasien yang hilir mudik di klinik kecil itu.
"pagi pak dokter... pak dokter ini saya teh bawa makanan untuk dokter, mangga di makan atuh"
pasien bawain makanan? (Vely)
Vely melirik ke sumber suara, ada seorang gadis kira-kira baru lulus SMA, gadis itu membawa rantang yang berisikan makanan untuk Reno, dari arah luar Damar sedikit berlari menuju Reno dan membisikan sesuatu di telinga Reno.
Reno melirik ke arah Vely yang tengah menatapnya diam-diam
aku kerjain kamu hehehe (Reno)
"waduh makasih loh pasti ini enak banget, mau makan sama-sama?" Reno
"pak dokter teh mau makan sama saya? aduuuh senangnya "
"boleh sini duduk Lis" Reno mempersilahkan gadis kecil bernama Lisa untuk duduk di depan meja Reno
si Reno ganjen banget padahal ada aku loh disini (Vely)
Vely berdiri menghampiri Reno dan berdiri di sampingnya.
"makanan apa itu sayang kayaknya enak" Vely sengaja mengeraskan panggilan "sayang" kepada Reno
hahaha kamu terpancing, rasain biar sekali-kali kamu ngerasain cemburu (Reno)
"pak dokter teteh ini teh saha? kok panggil na sayang ke pak dokter?"
"ini..." belum selesai Reno menjawab, Vely sudah menyodorkan tangan nya ke arah Lisa
"aku Vely calon istrinya dokter Reno"
Lisa menanggapi tangan Vely
"calon na pak dokter?" Vely mengangguk
meni geulis pisan calon istri na pak dokter (Lisa)
"ya sudah kalau begitu, saya permisi ya neng pak dokter, assalamualaikum"
Lisa pergi dengan agak kecewa, tapi tidak dengan Vely yang merasa puas dan menang atas Reno.
"kamu kenapa sih dari tadi cengar-cengir mulu" Vely
"seneng aja"
"seneng kenapa?"
"ada deh hihihi"
__ADS_1
"bilang nggak?" Vely mengancam seraya bersiap mengeluarkan jurus menggelitik ke arah Reno
"bilang apa sih"
"cepetan bilang kenapa kamu senyum mulu dari tadi"
"nggak mau"
Vely mulai menggelitik Reno dan Reno yang kegelian mulai menggelinjang tak karuan.
"jangan di gelitikin aku lagi nyetir nih"
"biarin, bilang nggak?"
"iya iya aku bilang, tapi kamu stop "
"cewek yang tadi siang bawa makanan ke klinik inget nggak?"
Vely mengangguk
"dia itu tiap hari loh bawain aku makanan"
muka Vely memerah menahan kesal, tapi Reno malah tertawa.
"kamu cemburu ya?" Reno
"enggak, mana ada" Vely memalingkan wajahnya keluar jendela, Reno menepikan mobilnya, mematikan mesin mobil kemudian keluar menuju toko swalayan di tepi jalan. Beberapa menit kemudian Reno kembali membawa air mineral dingin.
"minum dulu biar nggak panas ha ha ha "
__ADS_1
"kamu ya sekarang jahat banget sama aku"
"jahat kenapa? aku seneng loh lihat kamu cemburu"
"aku nggak cemburu, udah di bilangin nggak cemburu juga"
"ha ha ha iya iya kamu nggak cemburu" Reno memeluk Vely yang sepertinya sedang ngambek
"kalau nggak cemburu kok diem aja?"
"aku nggak suka aja kamu makan makanan dari cewek lain"
"siapa bilang"
"tadi kamu bilang tiap hari dia bawain kamu makanan"
"iya tadi aku bilang tiap hari dia bawain makanan, tapi emang aku ada bilang kalau aku makan makanan dari dia? enggak kan?"
"terus?"
"terus apa nya?"
"ya terus kemana makanan nya?"
"di makan lah"
"tuh kan"
"ha ha ha bukan aku yang makan tapi si Damar"
__ADS_1