
Setelah kekacauan yang dibuat Sarah dan Leo semua orang kembali merayakan pernikahan Reno dan Vely secara suka cita.
Mereka bernyanyi dan menari diiringi live musik yang di sediakan oleh WO dan EO sekaligus.
Mereka semua berdansa, berjoget, dan ada yang menyumbang lagu juga, semua nya terasa seru dan membahagiakan. Karena pestanya bersifat tertutup jadi membuat semua orang leluasa untuk mengekspresikan kebahagiaannya.
Ada yang bergantian berfoto bersama kedua mempelai, ada yang sedang berbincang, ada juga yang sedang makan. Semua kolega dari orang tua Reno dan Vely silih berganti datang dengan membawa hadiah-hadiah yang spesial. Teman Reno dan juga Vely juga bertumpah ruah menjadi satu di taman ini.
(suka kebablasan author kalau lihat cople ini 😍😍😍)
"capek sayang?" Reno
"iya"
"aku lega, kamu udah resmi jadi milik aku sekarang dan seterusnya" Reno duduk di hadapan Vely. Vely tersenyum mendengar perkataan Reno.
"kamu bahagia?" Reno
"of course"
Mereka berada di kamar mereka sendiri, mereka masih di hotel untuk menginap selama tiga hari, tapi semua orang sudah pulang ke rumah masing-masing.
"tidur yuk, kamu pasti capek"
"bentar ya rambut aku masih basah"
"kamu belum ngapa-ngapain udah keramas aja sih" goda Reno
"kamu apaan sih, rambut aku kering kena hair spray tadi mangkanya aku keramas, dari pada kamu ngomong yang enggak-enggak mending kamu bantu aku keringin rambut aku pakai hair dryer"
"iya deh, dimana hair dryer nya?"
"di tas aku tuh"
"kamu bawa sendiri?"
__ADS_1
"iya biar higienis"
Reno mengambil hair driyer dari tas besar milik Vely, setelah mencolokkannya Reno mulai mengeringkan rambut istrinya itu di depan cermin.
"aku sendiri aja" Vely
"biarin aku aja, biar aku manjain kamu"
"adegan kayak di komik-komik"
"ya nggak apa-apa kan biar romantis"
Setelah beberapa saat rambut Vely sudah hampir kering.
"udah No"
"udah?"
"iya udah"
"ya udah"
Mereka menuju ranjang kemudian merebahkan tubuh masing-masing berdampingan satu sama lain.
"I love you sayangku..."
"love you too Ano, aku punya permintaan"
"apa?"
"malam ini kita nggak boleh tidur"
"kenapa?"
"ayo cerita-cerita"
"cerita apa?"
"cerita semuanya tetang kita "
"kamu pernah bilang kan dunia kamu hanya seputar aku begitu juga aku, duniaku juga hanya seputar kamu nggak ada yang lain"
"ya kita cerita tentang masa depan impian kita "
"emangnya kamu masa depan yang seperti apa yang kamu inginkan?"
__ADS_1
"aku ingin sukses dalam karirku mempunyai perusahaan impian aku, dan juga mempunyai keluarga kecil yang bahagia"
"kamu nggak pengen tunda punya anak seperti apa yang udah kamu bilang dulu?"
"enggak, aku akan nurut sama kamu, kalau kamu mau sekarang punya anak aku akan dengan suka hati mengiyakan permintaan kamu"
Reno merasa sangat sangat bahagia mendengar keputusan Vely, Reno kembali menciumi istrinya berkali-kali.
"udah Ano"
"nggak mau"
Vely menggelitik perut Reno agar berhenti dengan aksinya menciumi Vely.
"kamu nggak suka aku cium kamu?"
"bukannya nggak suka tapi kamu nggak ada space nya sama sekali loh"
"he he itu karena aku very happy karena kamu sudah mau menuruti keinginan aku, lagian aku kasih tahu ya kalau menunda kehamilan dengan menggunakan alat kontrasepsi di awal pernikahan dan dengan usia kamu yang sekarang di khawatirkan dapat menjadikan rahim menjadi kering dan kedepannya akan sulit untuk punya anak, jadi seenggaknya setelah kita punya seorang anak kamu baru boleh memberi space untuk anak kedua kita dengan cara menunda kehamilan dan menggunakan alat kontrasepsi"
"iya pak dokter..."
"setelah ini aku akan fokus menjadi dokter di rumah sakit kita dan merekrut dokter-dokter handal lainnya agar rumah sakit ini menjadi sarana lengkap untuk masyarakat sekitar supaya nggak bingung lagi jika ada yang sakit dan butuh perawatan intensif"
"semoga cita-cita mulia kamu terwujud dengan segera, aku akan tetap bersama kamu mendoakan semua impian-impian kamu dan aku"
"makasih sayang, support kamu adalah vitamin paling mujarab diantara vitamin yang lainnya"
"dasar gombal, ayo tidur"
"kita beneran tidur doang nih"
"iyalah"
"nggak mau ngelakuin apa gitu sebelum tidur?"
"ngelakuin apa?"
"sepak bola atau apa gitu?"
"capek ah"
"sayang... sepak bola yuk ayolah"
"enggak Ano, kita harus tidur aku capek banget"
Reno menggaruk kepalanya yang tidak gatal karena gemas dengan tingkah istrinya, akhirnya Reno mengalah dan mereka benar-benar hanya tidur karena benar-benar capek.
__ADS_1