
Sore harinya
Anna sedang menyiram tanaman yang ada di depan rumahnya, sambil menemani Attha yang lagi bermain di teras rumah.
"Umma Atha pengen punya adik seperti teman-teman yang lain"
"Mereka bercerita punya adik yang lucu dan imut,tapi kenapa Atha tidak? "ucap Attha dengan polosnya.
Deghh...... Seketika Anna menghentikan pergerakan tangannya yang sedang menyiram bunga, lalu menoleh pada putranya sambil berusaha senyum dan tenang.
"Adik??,kenapa tiba-tiba Attha pengen punya adik nak"
"Iya supaya Attha ada teman bermain dan tidak kesepian seperti sekarang"Anna terkekeh mendengar jawaban sang putranya.
"Kalopun Attha punya adik mana bisa langsung diajak main, adik lahir tidak langsung besar, harus jadi bayi dulu"jelas Anna pada putranya.
"Ngak papa umma, kalo adik masih bayi Atha yang jaga sampe besal nanti"jawaban Attha membuat Anna tersenyum haru, anak sekecil Attha ternyata memiliki rasa tulus dan penuh tanggung jawab terhadap hal yang Anna saja belum memikirkannya sampai kesana.
"Attha pasti punya adik kok sayang, tapi belum sekarang, mungkin ada waktunya nanti, kalo Allah udah kasih kepercayaan buat Umma, Papa dan Attha untuk menitipkan seorang adik ditengah-tengah keluarga kita"ucap Anna dengan tenang, Attha menatap bingung sambil mengerutkan keningnya.
"mengapa tidak sekarang saja umma?, apa karna Allah tidak percaya sama kita? lalu kenapa teman-teman Atha di titipkan adik dengan cepat"jawab Attha.Anna tersenyum lalu meletakkan saluran airnya di atas rerumputan dan kemudian berjalan mendekat ke arah putranya.
"Bukan begitu sayangku, mungkin Allah punya rencana lain atau mungkin menunggu waktu yang tepat dulu, mana bisa memiliki adik dengan tergesa-gesa, semuanya kan butuh proses dulu, Attha berdoa saja ya sayang,semoga secepatnya Allah kasih kita seorang adik yang imut dan lucu yang Attha inginkan"ucap Anna mengusap sayang rambut Attha.
"Ohhh begitu ya Umma, mulai sekalang Attha akan berdoa pada Allah supaya kita cepat di kasih adik"ucap Attha yang diangguki oleh Allah sembari tersenyum lebar pada anaknya.
Titt tittt bunyi klakson mobil dari luar pagar. Anna maupun Attha langsung berbinar melihat mobil Ken.
"Sayang buka pagarnya"ucap Ken mengeluarkan kepalanya lewat kaca mobil.
"Iya mas tunggu sebentar"ucap Anna tergesa-gesa menuju pagar dan membukakannya untuk sang suami. Mobil Ken masuk dan berhenti di depan garasi.
Setelah Anna kembali menutup pagar kemudian berjalan menghampiri suaminya yang sedang menggendong Attha.
"Papa kan baru pulang bekerja pasti lelah, Apalagi Attha udah besar,jadi udah berat ,kasian papa nak, ayo turun!"ucap Anna
"Baik umma"jawab Attha patuh dan turun dari gendongan Ken dan kembali bermain. Anna menyalami tangan Ken dan balas kecupan kening oleh Ken.
__ADS_1
"Tumben pulang cepat mas?bagaimana dengan kantor?"tanya Anna
"Ada Tio sayang,tadi pagi dia kembali bekerja setelah 3 hari cuti jadi dia mengurus semuanya sekarang"jawab Ken.
"Sore ini mas akan ajak kamu dan juga Attha jalan-jalan sore dan main ke taman"ucap Ken.Attha yang duduk bermain di teras langsung berbinar.
"Benalkah papa?"tanya Attha
"Iya sayang, ayo kita siap-siap"ucap Ken merangkul Anna dan menggenggam tangan putranya untuk masuk ke rumah.
***************
Sore itu taman sudah rame di datangi oleh para orang tua yang membawa anak mereka bermain di taman,karna taman itu di lengkapi dengan wahana bermain anak-anak dan juga bangku-bangku santai untuk pasangan muda mudi dan orang-orang dewasa yang ingin menikmati suasana taman yang menenangkan dan menyejukkan setelah seharian penuh melakukan aktivitas di luar, mereka berhenti dulu di taman untuk melepas penat sejenak.
Sama halnya dengan keluarga kecil yang satu ini,mereka juga menikmati suasana sore di taman, Anna dan Ken berjalan saling memegang tangan Attha.
"Papa Attha mau naik itu, ayo kita kesana"ucap Attha menarik-narik tangan Ken.
"Kemana sayang?"tanya Anna
"Itu umma, Attha mau naik itu ya sama papa,boleh ya! "ucap Attha memelas pada Anna.Terpaksa Anna mengiyakan kemauan putranya.
"Ayo papa lebih tinggi lagi"teriak Attha dengan tawanya.Anna menggeleng kepalanya pada Ken.
Setelah puas bermain jungkat-jungkit, Attha beralih ingin bermain ayunan kemudian naik perosotan, Anna dan Ken hanya mengikuti kemauan Attha jika itu membuatnya senang.
"sudah puas sayang bermainnya"tanya Anna pada Attha yang naik kemudian meluncur lagi begitu saja terusnya tanpa lelah.
"sekali ini umma"ucap Attha lalu meluncur dan disambut oleh Ken.
"Mau main apa lagi boy"ucap Ken membantu putranya berdiri.
"Udah mas, besok lagi mainnya itu rambutnya udah basah oleh keringat"ucap Anna mengelap keringat Attha di keningnya dengan sapu tangan.
"Yasudah ummamu sudah melarang boy, lalu setelah ini kita kemana lagi?"tanya Ken.
"Udah hampir magrib mas kita pulang aja"jawab Anna.
__ADS_1
"Baiklah bu boss"ucap Ken
"Hahahah... papa kenapa panggil umma dengan bu boss?"ujar Attha
"Iya bu boss papa dan juga Attha"jawab Ken.
Anna dan Ken memutuskan untuk pulang, dan meninggalkan taman bermain karna matahari sore sudah mulai menenggelamkan dirinya dan berganti dengan semburat merah kekuningan di langit yang menandakan sebentar lagi akan masuk waktu magrib.orang-orang yang rame pulang bekerja tadi yang juga ikut menikmati suasana taman saat sore hari sudah mulai hilang satu persatu pulang ke rumah mereka masing-masing kecuali anak-anak muda yang ingin bermalam minggu di taman tersebut, apalagi taman tambah indah saat malam hari dan cocok untuk berpasangan, karna lampu-lampu warna warninya yang menerangi taman.
Di perjalanan pulang adzan magrib berkumandang, mereka berhenti dulu di mesjid untuk melaksanakan sholat Magrib.Attha mengikuti papanya sholat di shaf laki-laki sedangkan Anna di belakang tepatnya di shaf perempuan.
Setelah selesai menunaikan sholat, mobil Ken kembali melaju.
"Kita makan dulu di restoran papi, sayang"ucap Ken menoleh pada Anna yang duduk di sampingnya.
"ngak usah mas lagian tadi Anna udah masak,siapa yang akan makan masakan Anna lagi, ya mubazir dong"ucap Anna sedikit manyun.
"Yaudah lah kita ngak jadi makan di restoran, kita makan di rumah saja karna cuma masakan Anna yang paling enak"ucap Ken memberikan satu jempolnya pada sang istri.
"hemmmm..... dasar kamu mas, pintar banget kalo mau goda aku"ucap Anna tersenyum manis.
"Kita berhenti dulu di McDonald's mas, aku mau beli eskrim dulu sebentar"ujar Anna
Ken sedikit mengernyit.
"Kenapa tiba-tiba mau eskrim?"tanya Ken
"Iya pengen aja mas, udah lama rasanya ngk makan eskrim mcd"
"Attha mau eskrim juga sayang?"tanya Anna sambil menoleh ke belakang.
"Lah tidur, pasti kelelahan bermain di taman tadi"ujar Anna setelah melihat putranya yang ternyata tidur di bangku belakang.
"Iya sayang, semua wahana dia naiki ya lelah lah, tapi ngak papa yang penting dia senang dan puas bermain"jawab Ken
...****************...
Maaf author baru update, udah sekian lama ngk update, karna author sibuk sekali ya readers.
__ADS_1
Mohon like, komen, gift dan votenya supaya menambah semangat author buat update terus di tengah kesibukan ini.