
Pukul 6 sore Ken pulang ke rumahnya.Seperti biasa Anna selalu menyambut dengan senang hati.
"Jadi pergi ziarah ke makam kakaknya Nadin?"tanya Ken saat mereka menaiki tangga menuju kamar mereka.
"Jadi lah,,karna mas sibuk makanya ngak bisa ikut ziarah ke makam almarhumah mbak Nadya"ucap Anna
"Iya sayang, mas sibuk banget , Alhamdulillah akhir tahun ini perusahaan kita mengejar target"ucap Ken
"Alhamdulillah,Anna ikut senang dengarnya"ucap Anna
Mereka pun masuk ke kamar.
Malam harinya
Setelah makan malam Anna dan keluarga kecilnya bersantai di ruang keluarga sambil menonton tv film kesukaan Attha.
Ting tong...... ting tong bel rumah berbunyi.
"Siapa mas yang bertamu malam-malam begini?"ucap menatap suaminya begitu juga Ken menatap Anna bingung.
"Entah lah sayang, coba mas lihat dulu keluar ya"ucap Ken berdiri dari duduknya.
"Siapa yang datang umma?"tanya Anna
"Ngak tau sayang,umma mau susul papa dulu keluar "ucap Anna juga berdiri menyusul suaminya keluar melihat siapa yang bertamu malam-malam ke rumahnya.
"Siapa mas?"ucap Anna berjalan ke arah suaminya
"Hai Anna"ucap seorang wanita melambaikan tangan ke arahnya.
"Ya Allah! Susi?"ucap Anna memeluk temannya itu, mereka saling berpelukan.
"Hekmmm..... Susi aja yang dipeluk, aku ngak nih"ucap Rini
Anna melepas pelukannya beralih melihat seorang wanita yang berdiri di samping Susi.
"Rini??"ucap Anna memeluk Rini
Sedangkan Ken hanya melongo dan bingung menyaksikan istrinya dan teman-temannya yang saling berpelukan melepas rindu.
_
"Kalian kok ngak ngasih tau dulu mau ke sini?"
__ADS_1
"Trus kalian berdua dari mana tau alamat rumah aku?"ucap Anna menghidangkan minuman dan cemilan untuk teman-temannya.
"Mas sih lupa waktu itu kamu pernah kirim alamat rumah mu pada aku "ucap Susi
"Kami berdua kesini mendadak aja Ann, baru pulang dari Bekasi langsung di ajak Susi ke rumahmu,"ucap Rini
"Tadi aku kira bakalan salah alamat,untung kamu keluar Ann kalo ngak, mungkin kami udah pulang aja tadi"sambung Susi
"Hehehehehee,,,,,,emangnya apa yang suamiku bilang pada kalian?"ucap Anna terkekeh.
"Ngak bilang apa-apa sih cuma tanya-tanya aja siapa? cari siapa? perlu apa? itu aja"ucap Susi
"Tapi suami kamu tampan juga ya Ann, sepertinya kelihatan dingin dan datar banget , Susi aja sampai gemetar saat ditanya sama suami kamu tadi"ucap Rini menahan tawa.
Seketika Susi dan Anna terkekeh mendengar ucapan Rini.
"Asal ngomong aja kamu, tapi itu hal biasa namanya baru pertama kali ketemu sama suami Anna dari pada kamu ngak kuat nahan kaki buat berdiri sendiri,hahahahha"ucap Susi.
"Udah udah ah malah segitunya baru ketemu suami aku, malahan aku yang setiap hari ketemu dan bersama biasa aja,kelihatannya aja dingin dan datar tapi tergantung orangnya aja sih, sama siapa beliau berhadapan"ucap Anna
"Dengarin tuh ucap Anna, itu makanya jangan jones(jomblo ngenes)mulu"
"Alah sok-sok an kamu Sus, mentang-mentang mau nikah udah berani bilang aku jones, gini -gini aku tuh sering pdkt ya walau ngak pernah jadian"jawab Rini dengan wajah masam
"Ya ya aku akui kamu punya cabang dimana mana sayangnya ngak pernah jadian, bleekkk"jawab Susi mencibir Rini, Anna terkekeh melihat kedua temannya itu.
"Heheheh,,,, iya Ann Alhamdulillah, aku datang ke sini mau kasih tau kamu minggu ini aku nikah"ucap Susi malu-malu sambil mengambil undangan di dalam tasnya memberikannya pada Anna.
"Jangan sampai ngak datang lho Ann"
"Alhamdulillah diantara kita semua kamu yang duluan nyusul aku nikah, selamat ya Sus aku ikut senang dengar"
"Siap Insya Allah aku pasti datang"
"Makasih Ann.....aku juga ngak nyangka bakalan nikah minggu ini, padahal aku sama calon ku baru 3 bulan dekat, kami ngak pacaran tapi langsung aja naik ke pelaminan"ucap Susi.
"Alhamdulillah, sat set jadi deh, begitulah laki-laki serius ngak banyak ngomong tapi bertindak pasti, keren kamu Sus, padahal dari yang lain kamu lah yang ngak pernah dekat sama laki-laki, sekalinya dekat langsung nikah"
"Benar juga kamu Ann, aku aja sampe ngak percaya Susi bakalan nikah aja, ngak pernah publik tapi diam-diam nikah"jawab Rini
"Setelah ini giliran kamu yang nyusul Rin"ucap Anna
_
__ADS_1
Setelah teman Anna pulang, kemudian Anna mencari keberadaan suami dan putranya di ruang keluarga tapi Anna tidak menemukan keduanya di sana. Saat membuka kamar Attha ternyata Attha sudah tidur, lalu Anna berjalan menaiki tangga menuju kamarnya.
"Temannya sudah pulang sayang?"ucap Ken dari arah membawa secangkir teh jahe.
"Ehh mas! udah baru aja mereka pulang!"ucap Anna berhenti sebelum menaiki tangga dan menoleh pada suaminya
"Itu apa yang mas buat?"
"Teh jahe, Anna mau? kita minum berdua saja, untuk menghangatkan perut"jawab Ken
"Seharusnya Anna yang buatin mas"ucap Anna
"Udah ngak papa, mas bisa buat sendiri lagian kan tadi ada tamu, yaudah ayo ke kamar"ucap Ken merangkul istrinya.
_
Mereka berdua duduk di bantalan empuk sambil berbagi cerita. Sebenarnya Anna ingin duduk santai di luar di balkon kamar tapi karna hari sudah malam Ken melarangnya takut nanti masuk Angin.
"Mas tadi setelah pulang ziarah, mbak Nadin main dulu di sini, Anna kasian lihat mbak Nadin, usia kandungan sudah 5 bulan, di mana masa-masa ingin dimanja, dan ingin diperhatian ,dia tadi juga bilang sangat merindukan ayah dari calon babynya "
"Yang buat miris, ayah dari baby yang di kandungnya sepertinya sudah memutuskan hubungan dengannya bahkan tidak bertanggung jawab ataupun peduli buktinya dia tidak pernah mengangkat telepon dari mbak Nadin dan juga tidak pernah menemui mbak Nadin lagi"cerita Anna panjang lebar pada suaminya.
"Sayang tidak boleh asal mengambil kesimpulan saja, mas tau pasti sangat sulit bagi Nadin berada dalam kondisi seperti saat sekarang ini, tapi mau gimana lagi kita tidak bisa menyalahkan siapa pun dalam keadaan ini"
"Dan tentang ayah dari calon bayi Nadin mungkin saja dia tidak tau kalo Nadin sedang hamil anaknya atau diantara keduanya memang tidak memiliki hubungan apa-apa sebelumnya dan bisa jadi ada sesuatu terjadi pada keduanya yang tidak kita ketahui"ucap Ken menasehati istrinya.
"Benar juga sih mas, entahlah kita tidak tau itu urusan mereka, kita tidak bisa ikut campur, hanya bisa memberi bantuan jika dibutuhkan"ucap Anna, Ken tersenyum tipis sambil mengelus rambut Anna.
"Sepertinya sudah larut malam, Ayo tidur sayang"ucap Ken
Mereka berbaring di ranjang sambil menatap langit-langit.
"Malam ini kita tidak melakukan apa-apa"ucap Anna pelan
"Memangnya Anna ingin?"
"Tidak-tidak, sudah lupakan saja,Anna mau istirahat "ucap Anna
"Mana bisa begitu, Anna sudah memberi kode ,jarang-jarang Anna bertanya duluan, kesempatan tidak boleh disia - siakan"ucap Ken bersemangat dan langsung bangkit kemudian mengukung Anna.
"Ma mas....."ucap Anna terhenti ketika mendapat serangan dari Ken.
Maka terjadilah apa yang seharusnya terjadi antara suami istri itu.
__ADS_1
...****************...
Jangan lupa tinggalkan jejaknya ya readers