My Love Bos

My Love Bos
Rencana bulan madu


__ADS_3

Seperti biasa Anna bangun pagi-pagi, sholat subuh setelah itu membangun Ken.Dan turun ke bawah menuju dapur.


Terdapat 2 pelayan yang sedang memasak sarapan pagi.


"Pagi bi"sapa Anna


"Pagi Nona"


"Masak apa pagi ini bi?"


"tumis sayur, Ikan goreng, Soto Padang, dan pecel ayam Nona"ucap Bi Jah


"Baiklah Anna bantu ya bi"ucap Anna


"jangan nona, ini tugas kami"ucap bi Tan


"Ngak apa bi, aku udah biasa masak kok bi"ucap Anna tersenyum


Kedua bibi itu tidak bisa berbuat apa-apa dia membiarkan Anna untuk membantu memasak sarapan pagi.


Anna mulai membiasakan diri dengan kedua bibi itu sebagai keluarga baru di dalam keluarga besar Xander.


Setelah Anna menata makanan yang sudah dimasaknya bersama kedua bibi.Anna hendak kembali ke kamarnya.


"Nak Anna?"ucap Mami yang baru keluar dari kamarnya saat melihat Anna yang akan naik ke tangga.


"Eehh Mami, pagi mi"ucap Anna tersenyum


"pagi juga nak ?" Mami .


"Ken udah bangun nak?"


"Udah mi, Anna mau lihat Pak Ken dulu ke kamar mi"ucap Anna yang diangguki oleh Mami


Anna masuk ke dalam kamarnya.Ken baru keluar dari kamar mandi.


"habis dari mana"ucap Ken sambil mengeringkan rambutnya dengan handuk


"dari dapur"ucap Anna langsung menuju lemari hendak menyiapkan pakaian Ken.


"Yang tugasnya memasak itu bi Jah dan bi Tah"ucap Ken


"Iya tau, aku cuma bantuin aja"ucap Anna.


"Nih pakaiannya Pak"ucap Anna meletakkan di bibir ranjang.


"Aku mau ke bawah dulu"ucap Anna


"kalo mau melayani itu jangan setengah-setengah"


"Lalu apa lagi yang Pak Ken butuhkan??"


"Pake kan"tunjuk mata Ken mata pakaian yang sudah di siapkan oleh Anna.


"Hah?! Pak Ken menyuruh saya memakai kannya?"ucap Anna dengan mata terbelalak


"heemm"


"Ya Allah, Pak Ken itu bukan anak kecil seperti Attha yang harus di pakein bajunya"


"Punya tangan sendiri kan Pak, kenapa harus nyuruh saya?"


"bagaimana bisa saya memakaikan pakaian ini ke tubuh pak Ken, itu tidak mungkin sekali Pak"ucap Anna memelas


"mungkin saja, itu tugas seorang istri"ucap Ken


"mau memakaikan atau tidak?"


"Tidak"ucap Anna


"Baiklah saya akan suruh bi siti yang memakaikannya"ucap Ken santai


"Apaan-apaan ini kau tidak tau malu sekali"ucap Anna kesal mengambil kemeja Ken dan menghampirinya


"menunduk sedikit"ucap Anna masih kesal dan memakaikan kemeja ke tubuh Ken, saat mengancingkannya tangan Anna bergetar, bagaimana tidak Anna melihat lebih dekat dada bidang dan perut kotak-kotaknya.Ken hanya menyeringai dalam diam, lalu memperhatikan wajah Anna yang begitu dekat dengannya.


"sudahkan, kalo celana aku tidak berani, pake sendiri"ucap Anna setelah selesai memakaikan kemeja Ken.


"Dasinya?"ucap Ken


"Aku tidak bisa memakaikan dasi pak"ucap Anna.


Setelah cukup lama di kamarnya Anna dan Ken turun ke bawah menuju meja makan.


Mereka langsung duduk dan memulai sarapan pagi, saat sarapan Ken menyusahkan Anna lagi. Anna tersenyum sabar menghadapi sikap Ken yang begitu manja melebihi Attha.


"Anak-anak sudah bangun Kak?"tanya Anna pada kirana setelah sarapan Pagi.


"biarin aja mereka kakak Ipar, bi surti yang akan mengurus mereka nanti"ucap Kirana.


"Anna, Ken ada yang ingin mami dan papi bicarakan dengan kalian berdua"ucap Mami dan Papi berjalan menuju ruang keluar dan juga di ikuti oleh Anna dan Ken.


"aku mau ke kantor mi?"ucap Ken

__ADS_1


"Ke kantor?baru menikah tapi kau sudah langsung bekerja di kantor"ucap Papi


"memangnya apalagi yang akan ku lakukan selain bekerja"ucap Ken


Papi dan Mami menghela nafas mendengar ucapan putra mereka.


"Duduklah"ucap Papi pada anak dan menantunya itu. Anna hanya bingung dan diam.


"Ada apa sih mi?"ucap Ken


"Begini lusa kau dan Anna akan berbulan madu"ucap Papi


"Bulan madu?"ucap Ken dan Anna sontak kaget dan terkejut


"Iya bulan madu terserah kalian mau kemana"ucap Mami tersenyum senang.


"Bagaimana sayang? kamu dan Ken sudah merencanakan kemana berbulan madu?"tanya Mami pada Anna.


"heemm heemm belum ada rencana kemana-mana mami"ucap Anna kikuk


"Aku sibuk mi, aku belum bisa berbulan madu"tolak Ken


"Ken!!!"Mami dan Papi menatapnya tajam.


"Kau dan Anna hanya tinggal pergi sana, mami dan papi sudah menyiapkan semuanya."


Ken memberi kode pada Anna untuk mengatakan tidak


"Tidak usah terburu-buru Mami, Papi kami bisa berbulan madu lain kali dan tentunya waktu senggang "ucap Anna membujuk


"Iya Mami aku dan Anna akan mencari waktu yang tepat untuk kami berbulan madu"


"Sekarang waktu yang tepat Ken, supaya Mami segera punya cucu dari kalian berdua"


"pokoknya keputusan Mami dan papi sudah bulat, Iyakan pi"ucap Mami meminta persetujuan papi


"Benar ucap Mami kalian, dan kau Ken tidak usah khawatir urusan kantor biar Tio dan Papi yang akan memantau"ucap Papi.


Anna menoleh ke arah Ken sambil mengedikkan bahunya dan menggelengkan kepala,tidak tau harus berbuat apa lagi.Ken juga diam, dia tidak bisa lagi mencari alasan dan mengelak.


_


Nathan datang menjemput istri dan anak-anaknya di rumah mertuanya. Tapi Alisha putrinya tidak mau di bawa pulang dia ingin tinggal di rumah oma nya dan bermain dengan Attha.


Kirana dan Nathan sudah berbagai cara membujuk putri mereka, tapi Alisha tetap kekeh ingin tinggal.Anna ,Mami dan Kania juga ikut membujuknya tetap saja sia-sia Alisha tetap tidak ingin pulang ke Bandung.


Dengan berat hati Kirana dan Nathan meninggalkan putri mereka di rumah Omanya,meski sebelumnya tidak pernah berpisah dengan putrinya walau itu cuma 1 hari.Kirana merasa tidak tega harus berjauhan dengan putrinya itu. Tapi mau gimana lagi putrinya tidak mau di ajak pulang bersamanya.


"Pak"ucap Anna mengambil tangan Ken dan menyalaminya


"sini tas nya pak"ucap Anna


Anna mengikuti Ken dari belakang menuju kamar mereka.


Anna menyiapkan air hangat untuk Ken mandi.


"Air nya sudah siap Pak"


"aku mau lihat anak-anak dulu ke bawah"


"Anak-anak? bukan kah Kirana sudah pulang?"ucap Ken


"Iya tapi Alisha tinggal, dia ngak mau pulang"ucap Anna


"kenapa bisa begitu?"


"katanya sih dia ingin bermain dengan Attha di sini"ucap Anna.


"Ohh"


Anna turun ke bawah menuju kamar Anak-anak.


"Dia akan sibuk mengurus anak-anak itu di bandingkan aku nantinya"gumam Ken masuk ke dalam kamar mandi.


"Sayang ayo kita makan malam"ucap Anna


"nanti dulu Umma"ucap Alisha


"sayang mainnya bisa nanti, kita makan malam dulu ya nak"ucap Anna mengelus puncak kepala Alisha dan bergantian dengan Attha


"Iya Alis benel kata umma"ucap Attha.


Anna menggenggam kedua tangan anak-anaknya itu lebih tepatnya bukan anak kandung.


"Baru menikah kemarin udah langsung punya anak dua"ucap Kania


"hutts kania ngak boleh ngomong seperti sama kakak ipar mu"tegur Mami


" kenyataan emang begitu mi"ucap Kania


Anna hanya tersenyum menanggapi ucapan Kania.


Ken baru datang juga ikut bergabung untuk makan malam.

__ADS_1


"kenapa kau pulang kantor telat?"ucap Papi saat Ken sedang mendudukkan bokongnya di atas kursi


"nyelesaikan pekerjaan lah pi,lagian kalian sudah mengatur bulan madu ku"ucap Ken


Anna hanya sibuk mengambilkan nasi untuk kedua anaknya.


"Memang begitu, kamu dan Anna harus menikmati masa-masa pengantin baru"ucap mami.


"Nanti kita lanjut ngobrolnya Mi, sekarang kita makan malam dulu"ucap Papi.


Selesai makan malam, Anna membawa anak-anak ke kamar mereka, menemaninya belajar dan bermain.


Sedangkan Ken sudah berada di kamarnya sambil memangku laptop dan bekerja.


Setelah kedua anak-anak tidur, barulah Anna menuju kamarnya.


"Masih bekerja Pak"tanya Anna duduk di sebelah Ken


"Tidak, saya ingin bicara dengan kau"ucap Ken serius sambil menutup laptop nya dan menghadap pada Anna, seketika Anna menjadi gugup.


"bicara apa pak?"


"kau yakin mau pergi berbulan madu?"


"sebenarnya sih ngak Pak, bagaimana Attha dan Alisha siapa yang akan mengurus mereka, apalagi Kak kirana menitipkan Alis pada ku"ucap Anna


"bukan itu yang aku maksud??"ucap Ken datar


"Lalu apa?"tanya Anna bingung


"kau yakin kita akan berbulan madu? bukankah bulan madu untuk pasangan yang saling mencintai? kau tau sendiri kan hubungan kita bagaimana?"ucap Ken serius, Anna nampak berfikir, ada benarnya juga ucap Ken, dirinya dan Ken menikah karna terpaksa dan terjebak, mana mungkin bagi mereka akan berbulan madu.


"benar juga Pak, tapi apa yang harus kita lakukan sekarang? keputusan mami dan papi sudah bulat untuk kita berbulan madu"ucap Anna terlihat bingung dan tidak mengerti


"kita tidak bisa lagi berbuat apa-apa sekarang kita harus seperti pasangan suami istri yang berbahagia dengan bulan madu yang telah mereka atur"ucap Ken


"Tapi mana mungkin kita selalu menjalani hal pura-pura Pak untuk demi meyakinkan Mami dan papi, yang ada nanti kita kembali terjebak dan terkena masalah"ucap Ken


"Lalu bagaimana lagi?"ucap Ken


"Kita jalani saja semestinya tidak ada unsur kepura-puraan"ucap Anna


"Terserah kau saja"ucap Ken


"pusing saya mikirin nya, sudah ayo tidur"ucap Ken


"Pak Ken duluan aja, aku mau sholat Isya dulu"ucap Anna bangkit dari duduknya menuju kamar mandi dan Ken merebahkan tubuhnya di atas ranjang.


Matanya masih belum ngantuk, dia masih menunggu Anna yang sedang menunaikan kewajibannya sebagai muslim.


Setelah Anna selesai Solat kemudian Anna naik ke atas ranjang .


"Belum tidur pak?"ucap Anna menoleh ke arah Ken yang matanya masih terbuka


"belum ngantuk"ucap Ken


"Astaga aku melupakan wardah, aku belum menghubungi sejak kemarin"ucap Anna


"Dia sudah bekerja di perusahaan saya sekarang"ucap Ken santai


"Hah?? Apa Pak Ken serius? bagaimana bisa dia bekerja di perusahaan Pak Ken, lalu pekerjaannya di Semarang bagaimana?"tanya Anna beruntun sambil bangkit dari berbaring


"Kau seperti mewawancarai saya saja"ucap Ken juga bangkit dari tidurnya.


"Saya sudah meminta pada pihak perusahaan tempat Wardah bekerja untuk memindahkan Wardah ke perusahaan saya"


"mereka pun setuju"ucap Ken


"Apah beneran Pak? Kau sungguh baik dan pengertian Pak, aku mengucapkan banyak-banyak terimakasih kepada kau"ucap Anna berbinar dan refleks memeluk Ken.


"Apa itu sudah kebiasaan kau, jika kesenangan Kau memeluk orang yang ada di depan kau"ucap Ken


"Heheheh... ngak sengaja,jangan salah paham itu cuma refleks aja Pak"ucap Anna sambil menyengir


" Jadi waktu Kau menyuruh Wardah keperusahaan Kau kemarin, untuk membicarakan itu, jadi dia setuju? "ucap Anna


"Heemmm"


"Ya Allah Pak aku beneran ngak nyangka kau akan berbuat sebaik itu"ucap Anna menatap Ken kagum


"Sudah kau jangan terlalu memuji saya"ucap Ken


"Sudahlah saya sudah lelah"ucap Ken kembali merebahkan tubuhnya di ranjang begitu pun juga Anna,dia berbaring menghadap Ken.


"Terimakasih Pak"ucap Anna tersenyum


"Kau akan menggantinya besok"gumam Ken


...****************...


Bersambung


jangan lupa tinggalkan jejak

__ADS_1


__ADS_2