
Sore harinya
Anna asik bermain dengan putra nya 4 hari tidak ketemu sama attha membuat Anna sangat merindukan sosok makhluk kecil itu yang sudah dianggap sebagai harta berharga miliknya, Attha adalah segala-galanya bagi Anna.Anna menghabiskan waktu bersama putranya itu.
Sudah sejak siang tadi sepulang dari restoran bersama Pak Ken, Anna terus terngiang-ngiang tawaran Ken, tentang Anna yang harus pura-pura jadi menjadi kekasih Ken, sungguh ini konyol dan tidak masuk akal bagi Anna, tapi bagaimana pun Anna telah menyetujui tawaran Pak Ken, lagian kan ini hanya pura-pura untuk meyakinkan Orangtua Pak Ken.
"Umma lihat ini"ucap Attha menunjukkan mainnya pada Anna
"Hah? Apa sayang"ucap Anna menoleh pada Attha.
"ini Um..ma, mainan ini dikasih Om Ray"ucap Attha
"Wahh... bagusnya sayang, apa yang attha ucapkan pada om Ray nak"
"Telimakasih dong um.. ma"cadel Attha
"pintarnya anak umma"ucap Anna mencium kening putranya.
"Mbak aku pinjam motor bentar mbak"ucap Zidhan keluar rumah menghampiri Anna yang sedang bermain dengan putranya.
"Kemana Ji??"ucap Anna
"keluar sama teman mbak"jawab Zidhan
"om ji atha mau ikut"ucap Attha
"tidak bisa attha, ponakan om ini ngak ikut , lain kali om akan ajak atha jalan-jalan lagi, tapi tidak sekarang"ucap Zidhan menjongkok menghadap Attha
"tunggu bentar biar mbak ambilin dulu kunci motornya didalam"ucap Anna beranjak berlalu masuk ke rumah.
"Tapi attha mau pelgi sekalang om, boleh ya om"ucap Attha gemas.
"Masa'attha ninggalin umma sendirian, apa attha tidak kangen dengan umma, sudah 4 hari kerja tidak ketemu sama Attha"bujuk Zidhan
"heeemm....tapi kita bisa ajak um..ma pelgi juga om"ucap Attha
Zidhan sangat pusing bicara dengan attha, dia mengaruk kepalanya yang tidak gatal, menghadapi Attha sungguh tidak bisa karna apapun ada alasan dan jawaban baginya.
"ini kuncinya"ucap Anna memberikannya pada Zidhan.
Zidhan berdiri menerimanya.
telapak tangannya masih diulurkan
"Apa?"ucap Anna bingung
Zidhan tersenyum genit dengan Anna
"Ini kan yang kamu mau"ucap Anna meronggoh saku celananya dan memberikan uang 20 ribu pada Zidhan.
"hehehhe.... mbak tau aja"ucap Zidhan terkekeh
"Om ji, ayo kita pelgi sama um.. ma"ucap Attha
kakak beradik itu langsung menoleh ke arah anak balita itu.
Zidhan menatap anna dengan wajah memelas sedangkan Anna menjawab terkekeh pelan.
"Attha sayang kita ngak boleh ikut dengan om Ji ya nak"Anna
"kenapa um... ma"jawab Attha
__ADS_1
"Kasian nenek sendirian di rumah, lagian Om Ji pergi sama teman-temannya"ucap Anna
Attha langsung menunduk sedih
"sana berangkat"ucap Anna pada Zidhan, setelah itu beralih menggendong Attha.
"Anak pintar dan tampan ngak boleh sedih, ayo kita masuk rumah nak"ucap Anna berjalan masuk ke rumahnya.
Disisi lain
Malam harinya Keluarga Ken sedang makan malam, mereka semua menikmati makan malamnya dengan hikmat tanpa ada suara. dengan sorot mata mami terlihat sekali sudah tidak sabar bertanya sesuatu pada putranya itu, Karna tadi siang Ken menghabiskan waktunya diruang kerjanya, jadi Mami tidak bisa bicara pada Ken.
Setelah selesai makan malam, keluarga Xander berkumpul di ruang keluarga, Ken juga ikut disana.
"Bagaimana dengan kekasih mu sayang? bukan kah kamu janji akan membawa nya kerumah dan memperkenalkan pada Mami dan Papi"ucap Mami to the point,Kania yang duduk disebelah mami terkejut.
"Hah? Abang punya kekasih, yang benar saja Mami? "ucap Kania menganggap remeh
"Itu makanya sayang, Abang Kamu harus bawa kekasihnya menemui kita"ucap Mami
"Benar Ken, besok kamu harus bawa dia makan malam ke rumah,papi ingin tau seperti apa kekasihmu itu"ucap Papi angkat bicara
"Kalian tidak usah meragukan ku, aku pasti akan bawa di besok malam ke rumah ini"ucap Ken mantap
"Trus bagaimana dengan putri teman papi itu, dia hampir setiap hari datang kesini?"ucap Kania
"Aku tidak tau, yang jelas aku tidak ingin dengan Anjelina, dia bukan tipe wanita yang aku inginkan,Anjelina itu urusan mami dan Papi tidak ada sangkut pautnya dengan Ken"ucap Ken
"Biar itu Papi yang urus, yang jelas jika besok kau tidak membawa kekasihmu itu, maka papi akan pastikan Kau dan Anjelina akan menikah, apa kau mengerti"ucap Papi serius
"Ya iya aku mengerti, sudah aku mau ke kamar dulu istirahat"ucap Ken berdiri dari duduknya ,begitu juga Kania dia juga hendak ke kamarnya.
Ken yang berada di anak tangga paling akhir dilantai atas langsung melotot ke arah Kania yang berjarak 5 anak tangga darinya.
"akan ku buktikan , lihat saja nanti,adikku jangan meremehkan Abangmu ini"ucap Ken menyeringai kemudian berlalu langsung masuk ke kamarnya. sambil menatap Kania yang tersenyum remeh.
Di kamar Ken langsung merebahkan tubuhnya di kasur empuk miliknya
"Tadi siang Anna menyetujuinya, semoga saja dia tidak berubah pikiran"batin Ken
"Tapi apa Anna mau di ajak kerumah untuk makan malam besok, jika tidak maka yang aku takutkan akan terjadi, papi tidak main-main dalam bicara, aku harus bujuk dan yakinkan Anna supaya dia mau diajak makan malam besok"Batin Ken
Disisi lain
Anna sedang setengah berbaring menidurkan putranya sambil menepuk-nepuk pelan pantat Attha dan menyanyikan lagu tidur.
"Apa aku yakin jadi kekasih pura-pura Pak Ken?tapi kenapa harus aku?? banyak wanita lain yang pasti mereka sangat mau menjadi kekasih pura-pura Pak Ken, aku yakin para wanita tidak akan menolak, karna itu pasti impian mereka"gumam Anna
"Aku akan beri tau Amel tentang ini, bagaimana pendapatnya nanti ya? "gumam Anna
πππππ
Anna sudah siap berangkat ke kantor, sebelum itu dia harus mengantar Zidhan dulu ke Sekolah yang sekarang duduk dibangku kelas 3 SMA. Setelah itu motor Anna melaju ke kantor tempatnya bekerja dan mengais rezeki.
Sampainya Anna dikantor dia langsung menuju ruang Amel yang berada dilantai 5. Anna mengetok pintu dan masuk keruang Amel, ternyata Amel telah sibuk pagi-pagi begini dengan monitor didepannya,sehingga tak menyadari Anna masuk.
"Sibuk banget ya Buk, sampai tidak tau aku masuk ke ruangannya"ucap Anna
mendengar suara yang familiar Amel langsung menatap orang yang dikenalnya sudah berdiri di depannya.
"Anna, ini beneran kamu na, aku ngak lagi mimpi Kan Ann"Amel langsung berdiri menghampiri Anna dan meraba-raba wajah Anna.
__ADS_1
"ihhh, ini aku"ucap Anna kesal menepuk tangan Amel. Amel menatap lama kemudian memeluk Anna
"Anna aku rindu banget sama kamu Ann"ucap Nya masih memeluk Anna
"lebay kamu Mel, baru 4 hari kayak udah bertahun-tahun aja"ucap Anna
"udah dong Mel, kamu meluknya erat banget, susah nafas aku nih"
"hehehhe... maaf... maaf... aku kelepasan"ucap Amel cengengesan
Anna mengambil bernafas lega.
"Kok udah pulang aja Ann, cuma 4 hari di Surabaya?"ucap Amel.
"tadi bilangnya kangen, 4 hari aja, kamu udah kayak setahun ngak ketemu aku, sampai meluk-meluk segala"cibir Anna
"hehehehe... kamunya sih datang ngak ngabarin aku"ucap Amel
"Ya... yaa... , kamu ngak suruh aku duduk dulu nih Mel, dari tadi berdiri aja"ucap Anna
"ngapain disuruh sih, duduk aja napa langsung"ucap Amel
"ihhh... kamu dasar nyebelin juga ya"ucap Anna kesal ,Amel hanya terkekeh .
"Tumben kamu kesini pagi-pagi Ann, ada apa, apa ada cerita atau kamu mau bilang sesuatu, atau jangan-jangan ada sesuatu"ucap Amel ngak sabaran mereka sudah duduk di kursi saling berhadapan di batasi meja Kerja
"Sabar dulu ih, ngak usah banyak tanya, aku mau cerita sama kamu"ucap Anna
Anna mulai bercerita tentang tawaran Ken yang memintanya menjadi kekasih pura-pura dan Anna menyetujui itu karna alasan Ken ingin meyakinkan orangtuanya
"Apah!!! aku ngak salah dengar kan Ann, Pak Ken meminta kamu jadi kekasih pura-puranya, hah? ini sungguh mustahil tidak masuk akal sekali, apa jangan-jangan Pak Ken menjebak kamu Ann tidak mungkin kan, bukan kah dia memiliki kekasih??"ucap Amel tampak terkejut
"jangan keras-keras mel, dengarin dulu aku ngomong, Pak Ken tidak memiliki Kekasih wanita waktu itu sahabatnya dan wanita satu lagi dia yang mau dijodohkan dengan Pak Ken, tapi Pak Ken tidak mau itu makanya aku disuruh jadi kekasih pura-puranya supaya Orangtua pak Ken tidak jadi menjodohkan Pak Ken"ucap Anna
"Heiii... Anna cantik itu urusan Pak Ken, dia tidak bisa menyangkut pautkan kamu dengan urusannya, aku tidak mau kamu terjebak karna masalahnya Anna,dia bisa cari wanita lain untuk pura-pura jadi kekasihnya tapi jangan kamu Anna "tegas Amel perhatian
"Aku yakin Pak Ken orang baik dia tidak akan memanfaatkan aku Mel, lagian dia juga bilang kalo aku membantunya gajiku ditambah dua kali lipat, tapi aku menolaknya Mel, dan tawarannya sudah ku setujui, aku tidak mungkin membuat Pak Ken kecewa Mel, dia sepertinya sudah sangat berharap aku akan membantunya Mel"penjelasan Anna
hufftt Amel menghela nafas panjang dan menghembuskan dengan kasar
"permisi"ucap Seseorang mengetuk pintu
mengalihkan dua orang yang kalut dengan pikirannya masing-masing
"masuk"ucap Amel
Tio masuk keruangan Amel.
"ada apa Pak Tio"ucap Amel berdiri menyambut begitu juga Anna
"Anna di minta menemui Pak Ken diruangannya"ucap Tio
Anna menoleh kearah Amel yang geleng-geleng kepala tidak tapi Anna mengganggukkan kepalanya meyakinkan Amel.
"Aku keruangan Pak Ken dulu Mel"ucap Anna tersenyum dan Amel menatapnya prihatin.Anna mengikuti langkah Tio menuju ruangan Ken.Entah kenapa Anna merasa gugup saat akan bertemu dengan Pak Kek.
...****************...
Bersambung
Bantu like, coment, vote dan rate 5 ya readers tercinta
__ADS_1