
Semuanya memutuskan untuk pulang, tinggal Zidhan saja sendiri yang akan mengikuti acara pelepasan dan perpisahannya.
Bunda ikut dengan anak dan menantunya.Wardah ikut dengan Tio walau tadi sempat kekeh menolah ajakan Tio, namun Tio selalu saja memiliki ribuan cara membujuk Wardah hingga mau tak mau Wardah ikut dengannya menuju Kantor.
Sedangkan Amel dia belum kembali ke kantor tapi mengajak Ray dulu untuk singgah makan siang di restoran dengan alasannya mereka sangat jarang ketemu, dan sekali-sekali boleh lah. Walau Ray tidak ingin dari pada nantinya dia harus berdebat dengan Amel yang tidak akan ada habisnya, akhirnya Ray pun setuju, lagian dia juga lapar. Mereka berdua pergi dengan kendaraan masing-masing, Amel dengan motor kesayangannya sedangkan Ray dengan mobilnya.
"Bunda menginap di rumah kami saja ya!"tanya Anna
"Tidak usah nak, bunda langsung ke rumah bunda saja ya, bunda ingin istirahat"ucap Bunda
" kenapa ngak dirumah kami saja bunda?"ucap Ken
"Nanti malah ngantar dua kali nak Ken, lebih baik langsung saja ke rumah bunda,"ucap Bunda
"Yasudah lah"ucap Ken
"Umma Atha itut Nenek ya, Attha ingin cama nenek"ucap Attha
"Iya sayang boleh"jawab Anna
"Yeyeeeee,,, Atha nginap lumah nenek"ucap Attha kegirangan
Anna dan Bunda tersenyum melihatnya begitu juga dengan Ken.
"Kita berhenti di restoran dulu, beli makan siang pasti bunda belum makan kan?"ucap Ken
Anna tersenyum bahagia pada suaminya itu begitu perhatiannya suaminya pada Bunda.
"Iya nak"ucap Bunda tersenyum, menantunya begitu baik dan perhatian.
"Bungkus atau makan di restoran saja sayang?"tanya Ken
"Bungkus aja mas,kita makan di rumah Bunda aja"ucap Anna
"Baiklah"
_
Ken masuk ke restoran untuk membeli makanan, namun tidak sengaja mata Ken melihat Ray dan juga Amel sedang makan siang di restoran itu, awalnya Ken terkejut tapi setelah itu ada rasa lega dan bahagia tersendiri bagi Ken.
"Baguslah semoga Ray sudah move on dari Anna dan mengerti bahwa Anna tidak bisa lagi di milikinya,dan memulai hubungannya dengan Amel" gumam Ken
-
Disisi lain
"Kamu bisa tidak bisa fokus saja pada makan, tidak usah menatap-natap saya seperti itu"ucap Ray datar
"Idihh Kak Ray pd amat, tapi benar juga sih menatap Kak Ray sebagai obat rindu dan kebahagiaan tersendiri bagiku"ucap Amel puppy eyes
"Cih terserah kamu,dasar perempuan, tidak ada malu-malunya"
"Ngapain harus malu, aku bicara sesuai dengan apa yang aku rasakan"
__ADS_1
"Bicara gamblang seperti itu aja kak Ray ngak peka apalagi bicara kode-kodean segala"ucap Amel dengan santai,Ray hanya menggeleng kepalanya dengan sikap Amel yang apa adanya.
_
Setelah makan siang di rumah bunda, Anna dan Ken memutuskan untuk pulang ke rumah mereka.
Sesampainya di rumah Ken dan Anna langsung masuk ke kamar mereka untuk beristirahat.
"Mas ngak ke kantor lagi?"tanya Anna sambil melepaskan hijabnya.
"Ngak sayang mas lelah mau istirahat aja di rumah bersama istri tercinta"goda Ken
"hemmm,,, manis banget kata-katanya"cibir Anna
"Harus manis lah kamu nya aja manis"
"Ididhhh,,,,sejak kapan nih mas udah pandai ngegombal Anna, tunggu-tunggu pasti ada mau nya nih"selidik Anna menyipitkan matanya.
"Heheheeee, ngak juga emang kamunya manis"ucap Ken terkekeh
"Disini dekat mas ngapain berdiri aja disana dari tadi"ucap Ken, pasalnya Anna udah dari tadi melepas hijab tapi tetap berdiri di depan kaca meja rias.
"Jangan aneh-aneh ya mas"ucap Anna perlahan berjalan mendekat dengan Ken yang menyandar di kepala ranjang.
"Aneh dengan istri sendiri apa salahnya? "ucap Ken enteng
Setelah Anna sudah berdiri di dekat ranjang, Ken langsung menariknya alhasil Anna terjatuh di atas ranjang.
"Kamu nya seperti orang takut aja lihat suami sendiri"jawab Ken
Anna kembali memperbaiki posisi dan duduk di sebelah Ken.
"Tapi katanya mau istirahat, ngapain duduk bersandar lagi"ucap Anna
"Istirahat kan ngak harus tidur sayang"ucap Ken menciumi rambut Anna yang wangi.
"Yasudah kalo gitu biar Anna yang tidur aja"ucap Anna
"Loh ngak bisa gitu dong, kalo Anna tidur mas gimana?"ucap Ken
"Ya trus gimana lagi mas nya yang mau bersandar aja"ucap Anna
"mau mas itu manja-manja sama Anna, mesra-mesraan sama Anna,kan jarang-jarang mas berada di rumah kalo siang hari"jelas Ken
"Biasanya kita sering manja dan mesra di malam hari"ucap Anna
"Tapi mas maunya siang hari"jawab Ken
"Yasudah lah, mas tiduran di paha Anna biar Anna elus-elus rambut mas"ucap Anna
"Baiklah sayang"ucap Ken mengecup cepat bibir Anna
"ihh kebiasaan main kecup aja"ucap Anna cemberut lalu mengambil bantal dan membiarkan Ken tiduran di pahanya.
__ADS_1
"Sayang,,,,,,siang-siang gini enaknya ngapain ya?"ucap Ken pada Anna yang sibuk mengelus-elus rambutnya.
"Ngak ngapa-ngapain, biasanya sih tidur"jawab Anna
"Heemmm,,,,, gimana kalo kita lakukan ibadah berdua"ucap Ken menaik turunkan alisnya. Tentu saja Anna paham yang dimaksud suaminya itu.
"Kita belum pernah melakukannya siang-siang begini?"ucap Ken lagi tersenyum menyeringai.
"Ohhh iya ya bentar lagi mau masuk Ashar, kita belum pernah kan sholat Ashar bareng"jawab Anna Asal dan pura-pura tidak mengerti maksud suaminya.
"dasar sayangku, pake mengelah segala pasti Anna tau kan maksud mas, bukan sholat"jawab Ken segera bangkit dari tidurannya dan berhadapan dengan Anna.Seketika Anna langsung gugup.
Ken tersenyum devil lalu mengikis jarak dengan Anna hingga wajah mereka tinggal 2 cm lagi.
"Etttsss tunggu! Anna lelah mas nanti malam aja ya, please gimana"ucap Anna memelas
Tanpa menjawab dan berpikir panjang.
cup
bibir Ken mendarat di bibir Anna, sontak saja Anna membulatkan matanya terkejut, saat akan bicara kembali Ken sudah melu**t dan menye**p dalam bibir Anna.kemudian turun ke leher.
Ken terus melanjutkan aksinya hingga akan membuka pakaian Anna, namun malah di cegah oleh Anna.
"Tunggu mas, Anna mau ke kamar mandi dulu"ucap Anna
"Ada apa sayang?"ucap Ken dengan suara berat
"Seperti ingin pipis"ucap Anna bangkit dan berlari ke kamar mandi. Terpaksa Ken terduduk lemas dengan nafas memburu di atas ranjang menunggu sang istri,padahal tadi sedang semangat membara ehh ada saja halangannya.
Setelah selesai Anna keluar dari kamar mandi dengan langkah pelan
"Ayo sayang cepat kesini?"ucap Ken
"Kita tidak bisa melakukannya mas, tamu bulanan Anna datang"ucap Anna tidak bersemangat.
Ken langsung saja lemas tak berdaya, dan tidak bersemangat,wajahnya berubah muram kemudian mengusap rambutnya dengan kasar beberapa kali, disaat hasrat sudah sampai diubun-ubun harus berhenti ditengah-tengah tidak bisa dilanjutkan lagi.
Padahal dia yang sudah basah kepalang,wajahnya yang memerah dan tubuhnya yang masih terasa panas dan tegang harus menahan hasratnya ,kenapa disaat tanggung-tanggung begini, dibilang kesal Ken sangat kesal sekali juga bercampur kecewa.Tapi ya sudah lah mungkin hari ini nasib baik tidak berpihak padanya.
Anna sebenarnya tidak tega dan juga kasian melihat suaminya yang harus menahan hasrat seperti ini, tapi bagaimana lagi tamu bulanannya yang datang tidak tepat pada waktunya.
Setelah Anna memakai pembalutnya di kamar mandi, kembali Anna menghampiri Ken yang berbaring membelakang diatas ranjang yang hanya menggunakan kaos dan celana pendek saja.
"Mas maafin Anna, mas ngak papa Kan?"ucap Anna mengelus lembut lengan suaminya dari belakang.
"Ya mau gimana lagi sayang, sudah lah Anna tidur lah, mas mau mendinginkan tubuh mas dulu beredam di kamar mandi"ucap Ken kemudian bangkit dari berbaring dan menuju kamar mandi dengan langkah tidak bersemangat.
...****************...
Yah kasian suaminya Anna😁😢
Jangan lupa dukungannya
__ADS_1