
Pagi ini Anna kembali bekerja seperti biasa dan berangkat bareng sama Amel ,karna kemarin Amel menginap di rumah Anna, sehingga tidak sempat untuk pulang ke kost nya, Anna meminjamkan bajunya untuk Amel.Ya walau outfit Anna dan Amel berbeda, mau tidak mau Amel terpaksa memakai baju kemeja tunik Anna dan celana kulot Anna.
Tiba di kantor
"Ann aku tidak pd pake baju beginian"ucap Amel risih masuk ke kantor
"Sedikit beda ngak papa kali Mel, lagian biasanya kamu juga pake kemeja"ucap Anna
mereka berjalan beriringan menuju lift
"Iya,tapi kemejanya ngak sepanjang ini, aku juga pake levis bukan kulot begini Ann,trus ini pake hijab segala, gerah Ann, aku malu,aku kan bukan kamu yang selalu tertutup"ucap Amel malu
"ngak papa kok Mel, kamu cantik kok seperti ini"ucap Anna memuji
"udah lah Ann ngak usah puji-puji aku segala"ucap Amel
ting
lift berhenti di lantai lima, Amel langsung keluar.
Anna menahan tawa melihat jalan Amel yang terlihat aneh menurutnya, kemudian lift tertutup kembali membawa Anna menuju lantai 7.
Tiba di lantai tujuh Anna langsung menuju ruangannya.sekilas Anna menatap ruangan Bosnya yang sepertinya Bosnya belum datang.
huffttt Anna mendudukkan dirinya di kursi kebesarannya
"kenapa Pak Ken belum datang ya"pikir Anna
"ah sudah lah ngapain juga aku mikirin Pak Ken"gumam Anna
"Wardah?? bagaimana kabarnya sekarang ya? lebih baik aku menghubunginya"ucap Anna mencari kontak wardah yang ada Handphonenya.
"Assalamualaikum"ucap wardah diseberang sana
"Wa'alaikumussalam Wawa, apa kabar"ucap Anna senang teleponnya langsung diangkat Wardah.
Anna mengobrol santai dengan wardah,mereka membahas pekerjaan, keseharian, keluarga masing-masing dan Anna juga bilang dia akan menikah 1 bulan lagi, tentu saja Wardah sangat bahagia, dan Anna ingin Wardah menghadiri acara pernikahannya.
"Orangnya masih rahasia wawa, nanti kamu juga bakal tau kok,ceritanya panjang kenapa aku sampai akan melanjutkan hubungan serius dengannya, aku akan ceritakan jika kamu sudah di jakarta nanti"ucap Anna
"Jangan lupa datang ya wawa, aku tunggu kehadiranmu di Jakarta"
Hingga telepon berakhir,Anna melanjutkan pekerjaannya.
"Anna"ucap Tio masuk ke ruangan Anna
"Iya ada apa Kak?"tanya Anna masih fokus pada monitor yang ada di depannya.
"Pak Ken bilang hari ini ada iklan pemasaran, kamu harus ikut"ucap Tio
"sekarang kak"ucap Anna sambil melihat jam 11 siang
"Iya, Pak Ken sudah menunggu di bawah"ucap Tio
"Hah?? Iya baik-baik kak, aku segera ke bawah, Kak Tio duluan aja"ucap Anna, kemudian Tio keluar duluan.Anna mengambil tas dan handphonenya lalu turun ke lantai satu dengan lift.
"dimana Kak Tio dan Pak Ken"ucap Anna melihat sekitar, Anna berlari ke luar.
"sepertinya itu mereka"ucap Anna melihat Tio dan Pak Ken menunggu di depan pintu utama kantor.
"Maaf menunggu"ucap Anna
Ken menatap sekilas Anna
"sudah ayo berangkat Tio"ucap Ken
"Baik bos, ayo Ann"ucap Tio
mereka bertiga menuju mobil, Anna masuk duduk dibangku belakang, sedangkan Ken duduk didepan sebelah Tio menyetir.
"Kenapa bisa dadakan Kak?"tanya Anna
__ADS_1
"Entah lah Ann mau gimana lagi namanya juga pekerjaan"ucap Tio fokus menyetir
Ken hanya diam tanpa menanggapi
Tak lama mereka pun tiba di kantor pemasaran, iklan dan fotografi karya baru dari media cetak. Mereka bertiga langsung masuk ke dalam.
"Selamat datang Pak Ken"sapa karyawan
"langsung menuju ruangan pemotretan Pak.Pak Ray sudah menunggu di dalam"ucapnya
"Baiklah"ucap Ken
"Ayo"ucap Ken
Anna dan Tio mengikuti Ken dari belakang menuju ruangan yang dimaksud
"Selamat datang Pak Ken"ucap Ray menyambut dan menjabat tangan Ken
"Terimakasih Pak Ray"ucap Ken
Kemudian Ray melihat ke arah Anna dan Tio yang baru datang.
"Hai Ann akhirnya kamu datang juga"ucap Ray melambaikan tangannya dengan senang.
"Hai Kak Ray, Ya jelas dong Kak,ini pekerjaan ku"ucap Anna tersenyum manis.
"hehkkmm... bisa kita mulai"ucap Ken terlihat tidak suka
"Ah iya baik Pak"ucap Ray
"Mari Ann kita mulai"ucap Ray
Anna mengikuti Ray menuju ruang khusus pemotretan karya-karya baru yang diluncurkan oleh PT trempina media Grafika.Ken juga mengikutinya dari belakang kemudian memilih duduk di sofa yang ada diruangan itu,sambil melihat Anna,sedangkan Tio menunggu diluar ruangan.
"Baiklah kita mulai, semua siapkan kameranya"Aba-aba Ray
"Anna silahkan di mulai"ucap Ray
setengah jam berlalu
pukk.. pukk... pukk tepuk tangan Ray setelah Anna selesai untuk mempromosikan karya baru dari perusahaan.
"Bagus Ann, luar biasa"puji Ray
"heheheh... makasih Kak, tapi Kak Ray berlebihan banget"ucap Anna tersenyum malu
"biasa aja masa itu dibilang berlebihan, ah kamu ngak asik deh Ann"ucap Ray cemberut
"hehehhe terserah kak Ray deh"ucap Anna terkekeh
Hehkkmm... hekkmmm.. deheman Ken
Ken tidak suka melihat Anna dan Ray begitu akrab
Ray dan Anna langsung melihat ke arah Ken yang memandang mereka dengan wajah datar
"Sudah mari kita lanjutkan untuk fotografi"ucap Ray
fotografer mengarahkan Anna untuk melakukan fotografi dengan karya dan produknya.
"Tahan ,Oke, bagus"
cekrek
Ray melihat hasilnya
"berikan senyum terbaik Ann,disini kamu tidak terlihat seperti senyum"ucap Ray
"Iya baik kak"ucap Anna
"Ulang lagi"ucap Ray
__ADS_1
entah kenapa Anna menjadi risih saat fotografi, dia terlihat gugup dan canggung. Ternyata Ken terus menatapnya .
cekrek
"Fokus Ann, fokus, lihat pada kamera,ada apa denganmu? "ucap Ray heran
"iya... iya maaf"ucap Anna
"Ada apa ini Pak Ray, apa yang terjadi"ucap Ken menghampiri dan melihat ke arah Anna sekilas
"Tidak apa-apa Pak Ken, cuma Anna tidak fokus aja"ucap Ray
"Oke Baiklah biarkan dia istirahat dulu"ucap Ken
"semua kita break dulu"ucap Ray
para fotografer dan karyawan beristirahat dulu, begitu juga Anna dan Ray mereka duduk di sofa yang di duduki oleh Ken tadi.
"Tunggu sebentar Pak Ken, Ann"ucap Ray bangkit kembali dan berjalan keluar ruangan. Tinggallah Anna dan Ken di ruangan itu berdua.
Keduanya terlihat canggung
Anna melihat sekilas ke arah Ken yang juga melihat ke arahnya. Mata mereka bertemu, sesaat kemudian Anna menunduk dan Ken melihat ke arah lain.
"Hemmmm"
"Ada apa dengan kau Anna, kenapa tidak fokus"ucap Ken mengalihkan kecanggungan dan berbicara formal
"tidak apa-apa Pak, saya merasa risih saja, Pak Ken terus menatap saya,apa ada yang salah dengan saya ya pak"ucap Anna
Ken langsung membulatkan matanya terciduk ketangkap basah menatap Anna
"Ah... tidak.. tidak, hemm saya cuma memperhatikan kau saja, bagaimana cara mu melakukan pemotretan sudah benar atau tidak"alasan Ken dengan wajah datar
"Oohhh tapi Pak Ken tenang saja saya akan melakukan pekerjaan dengan baik, jadi Pak Ken tidak perlu memperhatikan saya lagi, karna itu membuat saya gugup dan risih"ucap Anna jujur
Ken merasa malu saat ini.
Ray datang diikuti oleh OB yang membawa nampak berisi minuman dan brownies.
"Maaf baru siapkan, silahkan diminum dulu Pak Ken dan juga Anna"ucap Ray kemudian mendudukkan diri di sofa sebelah Anna,Ken melirik tidak suka.
"Terimakasih Kak"ucap Anna yang juga haus dan langsung meminumnya.
Ken mengajak Ray untuk berbicara tentang masalah pekerjaan mengalihkan agar Ray dan Anna tidak bicara,karna itu membuat Ken panas.
"Ini sudah jam istirahat Pak Ken"ucap Ray
"bagaimana kita Makan siang dulu"ucap Ray
"hemmm... tidak usah Pak Ken, besok lagi kita lanjutkan sekarang kami mau kembali ke kantor"ucap Ken
"Oohh... baiklah Pak"ucap Ray agak lesu namun tetap tersenyum
"Sudah Anna kita akan kembali ke kantor"ucap Ken berdiri dari duduknya menjabat tangan Ray.
"Kak aku kembali ke kantor ya kak, terimakasih untuk promosi hari ini"ucap Anna tersenyum
"Tentu Ann, oh iya nanti sore aku akan main ke rumahmu"ucap Ray langsung mendapat tatapan tidak suka dari Ken, namun Ray tidak menyadarinya.
"sampai jumpa nanti Ann"ucap Ray dan diangguki senyuman oleh Anna.
Ken dan Anna keluar dari ruangan, Tio yang berada di ruangan tunggu langsung berdiri dan menghampiri Bosnya dan Anna.
"Kembali ke kantor Tio"ucap Ken datar
"Baik Bos"
mereka bertiga menuju parkiran mobil di kantor Ray kemudian masuk ke dalam mobil. Tio melajukan mobil keluar dari kantor Ray.
...****************...
__ADS_1
Bersambung