My Love Bos

My Love Bos
Cerita Anna


__ADS_3

Anna bersih-bersih dulu di kamarnya, sedangkan Amelia sedang bermain dengan attha dan bunda.


"tumben nak amel ke sini"ucap Bunda


"Iya bun, kangen aja main kesini, ehhh ternyata udah ada tambahan anggota baru"ucap Amel mengusap lembut pipi Attha


"jadi Anna belum cerita tentang attha pada nak amel"


"belum bun, rencananya sih Anna mau ceritanya sekarang"


"Baguslah.... Oh iya nak amel bunda titip attha sebentar ya, bunda mau sholat Isya dulu. "ucap bunda


"Siap bunda"ucap Amelia


kemudian bunda beranjak pergi ke kamarnya untuk melaksanakan sholat Isya.Amel sedang asik main dengan attha tak lama kemudian Anna keluar dari kamarnya menghampiri Amel dan Attha.


"Um....ma"ucap Attha berlari menyambut Anna


"Sayangnya umma nak"ucap Anna menggendong Attha dan menciumi wajahnya,Attha tertawa bahagia.Amel yang melihat itu hanya tersenyum bahagia.


"Attha udah makan sayang?"


"Udah sama nenek"ucap Attha


"Yaudah Attha main dulu ya sayang"ucap Anna menurunkan Attha dari gendongannya.


"Zidhan tolong bawa attha main"teriak Anna


"Iya mbak"ucap Zidhan dari kamarnya.


Tak lama kemudian Zidhan datang yang menggendong Attha untuk dibawa bermain ke kamarnya.Sedangkan Anna mengajak Amel duduk di atas sofa ruang tamu.


"Kamu berhutang penjelasan pada ku Ann"


"Iya...iya aku tau, sebelum aku cerita kamu mau minum atau makan apa?"ucap Anna


"Ngak usah deh Ann, aku udah makan tadi sama Bunda kamu,nungguin kamu pulangnya lama banget sih, ayo cepat cerita aku udah ngak sabar mau dengarinnya"ucap Amel


Anna pun mulai menceritakan dari awal dia ketemu sama attha sampai dia mengangkat attha menjadi anaknya.tidak ada satupun yang tertinggal Anna menceritakan secara lengkap dan detail kepada Amel yang sudah dianggap sebagai saudaranya. Amel pun mendengarkannya dengan seksama dan sesekali mengganguk tanda mengerti.


"Oohh... jadi begitu cerita kasian juga attha ya Ann, kehilangan orang tuanya, tapi aku salut deh sama kamu ann mau mengadopsi Attha sebagai anakmu"ucap Amel setelah Anna selesai bercerita


"Iya Mel, aku cuma ngak sanggup aja bayangin anak sekecil attha harus kehilangan orangtuanya, aku juga bersyukur waktu itu Mel pasca kejadian kecelakaan itu Attha tidak apa-apa, mungkin orang tua attha melompatkan attha keluar,"


"Iya ann, Allah pasti melindungi anak kecil, oohh iya attha ada ngak ngalamin trauma atau nangis ngingat orangtuanya nggak?"


"Mungkin sih mel, waktu malam itu aja dia nangis-nangis manggil mama sama papanya, bangun tidur pun juga begitu, dan Alhamdulillah sekarang dia terlihat bahagia gitu sama bunda dan sama Zidhan, kalau aku lihat attha adalah anak yang sangat pandai menyesuaikan kan dirinya mel, dia ngak pernah nyusahin bunda dan aku."


lama mereka mengobrol tak terasa sudah pukul 9 malam.


"Astaga udah jam 9 aja ann, aku pamit pulang ya ann, besok juga harus kerja, kalau terlambat bisa-bisa bos mu itu ngamuk"


"ohh iya mel, tapi ini udah malam lho mel, kamu perempuan lagi, takutnya kenapa-kenapa mel"ucap Anna khawatir


"kamu nggak usah khawatir gitu ann, kamu kayak ngak tau aku aja, aku jago bela diri ann, kalau ada yang macam-macam yaudah aku keluarin jurus ku"


"hahahahha.... kamu ada-ada aja mel, yaudah sana pulang, takut nanti keburu malam"ucap Anna


"Iya.... iya ini juga aku mau pulang, sampaikan salam ku buat bunda dan attha ya sepertinya mereka udah tidur"


"Iya... kamu sih yang kelamaan ngobrolnya sampai lupa waktu.


Anna mengantar Amel sampai didepan gerbangnya, hingga Amel meninggalkan rumah Anna dengan motor scoopy miliknya.Anna pun kembali masuk ke dalam rumahnya menuju kamar Zidhan.


"Attha Udah tidur dek"ucap Anna pelan


"Udah mbak"ucap Zidhan juga pelan sambil berbaring disebelah Attha yang tertidur pulas


dengan pelan-pelan Anna mengangkat tubuh attha.


"Makasih ya dek, mbak bawa attha dulu"ucap Anna di jawab anggukkan oleh Zidhan


Anna meletakkan attha dengan pelan di atas ranjangnya dan menyelimuti tubuh attha.kemudian Anna beranjak ke kamar mandi untuk wudhu dulu sebelum tidur, setelah itu Anna juga ikut berbaring di samping Attha.


"Pulas banget tidurnya mu sayang"ucap Anna mencium kening attha.


🍁🍁🍁🍁🍁🍁


Pagi harinya

__ADS_1


Seperti biasa rutinitas Anna memasak sarapan pagi untuk keluarga setelah itu memandikan attha dan memakaikan attha baju.Karna Anna tidak ingin merepotkan Bundanya jadi dia harus mengurus semua keperluan attha dulu sebelum berangkat kerja, jadi bunda tinggal jagain attha nantinya dan memberi makan attha.


"Ayo dek, kita berangkat"ucap Anna selesai sarapan pagi


"Iya mbak"


"sayang umma berangkat kerja ya, attha main sama nenek, jangan rewel ya nak"ucap Anna menggendong attha dan mencium attha sebelum berangkat kerja


"Iya umma, attha atan jadi anak baik"ucap Attha gemas.


"Sini attha sama nenek, umma berangkat kerja dulu"ucap bunda mengambil alih attha


"Anna berangkat ya bun"ucap Anna mencium bundanya, karna bunda sedang menggendong attha


Anna mengantar Zidhan dulu ke sekolahnya setelah itu baru dia menuju kantor tempat dia bekerja.


"Pagi pak"sapa Anna pada pak Satpam


"Pagi neng Anna"ucap satpan tersenyum pada Anna


setelah itu Anna masuk lift menuju ruangannya


"Loh tumben Amel belum datang,ngak biasanya dia terlambat"ucap Anna saat melewati meja kerja Amel yang kosong.


beberapa menit kemudian Amel datang ngos-ngosan seperti habis merathon. Anna yang melihat Amel datang, kemudian keluar dari ruangannya menuju meja kerja Amel


"habis dikejar hantu mel"ucap Anna


"haiiss....hantu yang ini lebih ngeri ann, untung aku cepat, kalau ngak bisa-bisa aku diamuk sama bos galak"ucap Amel bicara Ngos-ngosan


"tenang dulu mel, tuh minum air putih,"tunjuk anna pada segelas air dimeja kerja Amel.


"Iya"ucap Amel meneguk habis air putihnya.


"Ngak sekalian sama gelasnya mel"


"jangankan gelas, kamu aja bisa aku makan"


"hahaah.... iihhh.... ngeri"ucap Anna tertawa kembali menuju ruangannya yang dekat dengan meja kerja Amel


Anna fokus menatap monitor didepannya mengerjakan pekerjaaannya.


"Baiklah... terima kasih"ucap Anna tersenyum ramah, kemudian Anna dan temannya keluar dari ruangannya.


"Ada apa sih bos galak memanggilku"gumam Anna menaiki lift menuju ruang bosnya.


Tok


Tok


Tok


"Masuk"ucap seseorang dari dalam ruangannya


"Ada apa bapak memanggil saya"ucap Anna berdiri membungkukkan badannya.


"Duduk"ucap Ken datar


Anna selalu saja tegang dan takut jika berhadapan dengan bosnya yang super galak.


"Saya ingin kamu jadi sekretaris saya"ucap Ken to the point.


"Apah..... benarkah pak"ucap Anna tidak percaya


"sekretaris bapak gimana? sayakan pimpinan redaksi pak, jauh sekali kalau naik jabatan menjadi sekretaris bapak"ucap merasa tidak enak hati.


"disini saya Bos nya, saya berhak menentukan jabatan karyawan saya,sesuai dengan kemampuan yang mereka miliki, seharusnya kamu beruntung bisa naik jabatan"ucap Ken kesal


"Saya terkejut aja pak dengan ucapan bapak, pastilah saya sangat bersyukur bisa naik jabatan sebagai sekretaris bapak, tapi bagaimana dengan sekretaris bapak yang lama"ucap Anna tersenyum senang


"Itu tak usah kau pikirkan,mulai besok kamu pindah ruangan di atas sebelah ruangan saya, dan ingat kamu harus tau apa saja tugas seorang sekretaris, kamu dan Tio asisten saya, kalian berdua selalu mendampingi saya dalam urusan perusahaan, apakah kamu mengerti."


"Iya pak saya mengerti.... saya paham, terimakasih banyak pak, anda memang sangat baik Pak."ucap Anna berbinar dan membungkukkan badannya sebagai tanda hormat.


"walau anda galak dan nyeselin pak"ucap Anna dalam hati.


"hemm... yasudah kau boleh kembali bekerja"ucap Ken datar


Anna keluar ruangan Zayn dengan wajah berseri-seri dia tak menyangka bakalan naik pangkat menjadi sekretaris Ken, tapi dia harus banyak bersabar lagi karna tiap saat harus menghadapi Ken yang super galak, pemarah dan nyeselin. Anna ngak bisa bayangkan itu, yang terpenting dia sangat bahagia dan bersyukur hari ini.

__ADS_1


"Alhamdulillah ya Allah"ucap Anna telah duduk dalam ruangannya.


Anna kembali mengerjakan pekerjaannya dengan semangat, wajahnya selalu dihiasi senyuman.


pukul 5 sore


semua para karyawan sudah membubarkan dirinya pulang ke rumah masing-masing begitu juga Anna dan Amel yang sedang beriringan menuju parkirannya.


"Hei"sapa seorang laki-laki tampan yang keluar dari mobilnya


Anna dan Amel menoleh ke arah sumber suaranya yang menyapa mereka.


"Kak Ray"ucap Anna terkejut sedangkan Amel juga ikut terkejut,dia terasa mimpi kembali bertemu dengan laki-laki tampan itu. Ray menghampiri mereka berdua.


"Loh kak Ray ngapain disini? bukankah ini udah jam pulang kantor, sepertinya Pak Ken sudah pulang Kak"ucap Anna


"Aku ngak menemui Pak Ken, aku mau menemui kamu, mau ajak kamu makan ke cafe kemarin"ucap Ray


"hemmm.... gimana ya Kak"ucap Anna bingung melihat ke arah Amel,ngak mungkin dia ninggalin Amel dan pergi bersama Rayhan begitu saja


"Kamu mau ikut Mel"ucap Anna


"Iya... iya ann, aku mau ikut dengan kalian,ngak perlu kamu tanya aku juga bakalan ikut"ucap Amel tersenyum bahagia melihat ke arah Anna dan Ray bergantian.


"Trus motor kita gimana?"ucap Anna


"Gini aja kalian bawa motor kalian dan aku dengan mobil, karna ngak mungkin kita barengan pake mobil aku, dan ninggalin motor kalian"


"ah itu ide bagus, selain tampan kamu juga pintar"goda Amel


"heheheh.... kamu pintar juga ya ngegombal orang"ucap Ray canggung tersenyum paksa.


"ihhh kamu mel"ucap Anna menyenggol lengan Amel. sedangkan Amel hanya cengar-cengir


"Yaudah aku tunggu kalian di sana"ucap Rayhan


"Iya baik Kak"ucap Anna


Mereka menaiki kendaraan mereka masing-masing menuju cafe favorit Anna dan Ray.


"aku ngak tau tempatnya ann"ucap Amel teriak di jalan raya sambil fokus membawa motornya


"kamu ikuti saja aku mel?"teriak Anna


mereka sama-sama membelah jalan raya yang lumayan padat.


akhirnya 30 menit mereka akhirnya tiba di cafe yang dimaksud.Anna mulai menghubungi Rayhan.


"ehh ann itu bukannya mobil Kak Ray"tunjuk Amel pada mobil sport berwarna hitam yang diyakini itu milik Rayhan


"Ohh iya kamu benar mel, berarti Kak Ray udah nungguin kita di dalam mel, ayo masuk"ucap Anna


mereka beriringan masuk ke dalam cafe mencari dimana Ray berada. Terlihat Ray melambaikan tangan ke arah mereka.


"Itu Kak Ray mel, ayo kita ke sana"


"Waahhh view di cafe ini benar-benar bagus ya ann, kok aku baru tau ya,"ucap Amel mengagumi


"Iya lah mel, itu makanya aku sama Kak Ray suka dengan cafe ini"ucap Anna


"Maaf Kak kami telat, jadi Kak Ray yang nungguin kami, udah lama ya Kak"Anna menarik bangku untuk diduduki berhadapan dengan Ray, sedangkan Amel menarik bangku disebelah Ray


"Iya ngak papa kok ann, kakak juga belum lama sampai"ucap Ray tersenyum


"Aku duduk disini ya Kak"ucap Amel dijawab anggukan oleh Rayhan


"hemm.... iya, kakak udah pesan makanan tadi, karna kakak tau kamu juga bakalan samain makanannya dengan kakak, tapi kalo Amel belum soalnya ngak tau mau pesan apa nanti malah nggak sesuai dengan seleranya"ucap Rayhan


"kok ngak di samain aja Kak, padahal aku udah berharap tadinya, aku yakin selera kita sama ngak beda-beda jauh, apa yang kak Ray suka itu juga yang aku suka"ucap Amel sedikit kecewa.


" kamu ada-ada aja Mel, Kak Ray mana tau tentang kamu, lagian kalian juga baru kenal, udah sana ahh pesan makanan untuk mu"ucap Anna menggeleng-geleng kepalanya melihat sahabatnya itu.


Amel memesan makanan untuknya sedangkan Anna dan Ray mengobrol dan bercanda berdua. mereka seperti pasangan kekasih, apalagi Anna selalu bahagia bila didekat Ray yang sudah dianggapnya sebagai kakak laki-lakinya namun berbeda hal dengan Ray dia masih tetap memiliki perasaan untuk Anna, walau dulu keduanya pernah menjalin cinta tapi sekarang ngak lagi.


...****************...


Terimakasih readers


jangan lupa tinggalkan jejak kalian

__ADS_1


dukung author.....


__ADS_2