My Love Bos

My Love Bos
Terjebak


__ADS_3

Saat Makan malam Anna terlihat canggung dan salah tingkah, bagaimana tidak Anna duduk disebelah Ken, apalagi orangtua Ken menatap ke arahnya.


"bersikap biasa saja"bisik Ken pada Anna


huhukkk... hukk.. huk.... Anna tersedak


"Ken tolong ambilin minum Ken"ucap Mami panik dan terkejut


Ken langsung menuangkan minum dan memberikannya pada Anna, tak sengaja Anna menyentuh tangan Ken.membuat Ken tersentak dan kaget.


"Kau tidak apa-apa Anna"ucap Ken setelah Anna meneguk air yang diberikan Ken.


"Hati-hati nak"ucap Mami


Anna mengangguk tersenyum canggung


Mereka kembali melanjutkan makan malam hingga selesai,setelah selesai kemudian beranjak menuju ruangan keluarga yang super mewah,dengan interior modern, dilengkapi dengan perabot mewah dan mahal.


Anna merasa segan, dia mengikuti langkah Ken,kemudian semuanya duduk di sofa, Anna bingung tidak tau harus duduk di mana.


"nak duduk disebelah Ken saja"ucap Papi melihat wajah kebingungan Anna dengan Anggukkan sopan terpaksa Anna harus duduk di sebelah Ken, Anna menatap Ken sekilas kemudian menunduk kembali, begitu juga dengan Ken yang menatap Anna.


"Hehhkkmm"deheman Papi


"Nak Anna"ucap Papi


"Hah?? Iya Pak"ucap Anna sopan


"Jangan panggil Pak, panggil saja Papi"ucap Papi, Anna terlihat heran dan bimbang.


"Santai dan rileks saya"bisik Ken pada Anna


Anna mengambil nafas dan membuangnya secara perlahan.


"Sudah berapa lama nak Anna kenal dengan Ken?"tanya Papi sontak membuat Anna dan Juga Ken terkejut.


"heemmm....6 bulan yang lalu Pak... ehh papi"ucap Anna canggung


mendengar ucapan Anna Ken terlihat lega yang awalnya sempat tegang.memang benar Anna kenal dengan Ken 6 bulan yang lalu saat dia pertama kali masuk berkerja dikantor Ken.


Papi hanya mengangguk


"Kalo menjalin hubungan sebagai sepasang kekasih Kapan?"tanya Papi


"Oohhh... ohhh 2 hari yang lalu"ucap Anna membuat papi, mami dan Kania kaget dan membulatkan matanya.

__ADS_1


"Ehhh... bukan maksud Anna 2 bulan yang lalu Mami, iya benarkan Anna"ucap Ken melototkan matanya pada Anna


"hahh?? Iya benar ucap Pak Ken"ucap Anna tersenyum canggung


"Pak Ken??? "ucap Kania


"Panggilan apa itu??tidak ada kah panggilan romantis kalian? seperti sayang, by, hubby, cinta Ku, entah lah banyak lagi yang lainnya"tanya kania bingung dan heran


Anna merasa diinterogasi saja, dia benar-benar tidak mengerti saat ini.


"heheheh... belum terbiasa,lagian Kan masih menjadi kekasih bukan suami"ucap Anna polos, kemudian menutup mulutnya sadar atas apa yang diucap kannya barusan, Ken langsung menatap Anna sebelah alisnya terangkat.


"hahahahah... benar juga ucap Nak Anna, sudah lah Kania itu tidak masalah,lagian mereka juga belum menikah"ucap Mami terkekeh


"Berarti sebelum kenal Anjelina 1 bulan yang lalu, ternyata kamu sudah punya kekasih, tapi kenapa tidak memberi tau kami"ucap Papi Kesal


"heemm.... Maaf,Ken terpaksa belum kasih tau kalian, karna Anna melarangnya, hubungan kami belum terlalu jauh, masih permulaan, Iya benarkan Anna "ucap Ken tersenyum paksa sambil melotot pada Anna yang masih menatap bingung.


"hehheh... I.. iya maaf Papi, mami, kami terpaksa merahasiakan hubungan kami 2 bulan yang lalu"ucap Anna terpaksa bohong


Ken tersenyum puas mendengar ucapan Anna


"Tidak apa-apa nak, Lagian yang salah anak Nakal itu"tunjuk mami pada Ken yang cengengesan.


"menikah maksud papi"ucap Ken melotot


"Iya menikah Ken, kapan kamu akan menikahi Anna, Mami rasa kalian sangat cocok dan serasi"ucap Mami tersenyum senang.


Anna terlihat tegang dan gugup, bagaimana tidak orangtua Ken membahas tentang pernikahannya dengan Ken, ini tidak masuk akal sekali.


"Oh... itu belum kami rencana kan Papi,Mami saat ini kami masih ingin menjalin hubungan sebagai sepasang kekasih saja,kami belum siap untuk melangkah jauh"jawab Ken


"Belum siap bagaimana? Nak Anna, mami lihat kamu wanita taat agama, wanita baik-baik, tidak baik bagi kamu wanita muslimah menjalin hubungan tanpa kejelasan status dengan lelaki, menikah bisa menjaga kalian dari fitnah,niat baik jangan ditunda-tunda nak,walau kita pertama kali bertemu, tapi Mami yakin kamu bisa menjadi istri yang baik untuk Ken "ucap Mami


Anna langsung bungkam mendengar ucapan Mami Ken, emang benar sih, tapi ini hanya pura-pura tidak sungguhan


"Apa lagi yang ditunggu, kamu tau nak Anna Ken tidak pernah mengenalkan wanita manapun pada kami, dia selalu menolak keras jika kami mengenalkan wanita padanya, tapi hari ini dia membawa kamu ke rumah ini, berarti dia sudah yakin dan percaya bahwa kamu wanita terbaik pilihannya, Ken adalah orang yang sangat pemilih dan berhati-hati dalam menentukan apapun, jadi papi harap secepatnya kalian akan menikah"ucap Papi


"Kau wanita kedua yang dikenalkan Abang pada Keluarga, setelah 15 tahun berlalu, aku rasa yang diucapkan pagi dan Mami memang benar, Kalian berdua lanjut ke tahap serius,lagian Umur Abang ku tidak muda lagi, dia butuh sosok pendamping dihidupnya"ucap Kania.Anna hanya menatap bingung pada Kania begitu juga Ken menatap tajam pada Kania yang tersenyum puas.


"Itu terlalu cepat bagi kami Papi,mami masa'2 bulan langsung saja menikah, kami harus saling memahami dan mengerti satu sama lain Papi."ucap Ken menolak halus


Anna tak tau harus bicara apa, rasa nya sekarang dia terjebak.


"Sedangkan Papi memberi waktu cuma 1 bulan antara kau dan Anjelina, kemudian langsung menikahkan kalian,tapi kau menolaknya sedangkan sekarang kau sudah menjalin hubungan 2 bulan dengan wanita yang kau cintai, tapi kau juga tidak mau menikah, ada apa dengan mu sebenarnya Ken? umurnya sudah 40 tahun, beruntung ada wanita yang mau menerimamu Ken, coba pikir"ucap Papi

__ADS_1


"Apa wanita yang dicintai? yang benar saja ini cuma pura-pura,tapi kenapa mereka semua malah percaya,benar yang dikatakan Amel, ternyata aku terjebak dalam ide kebohongan yang diciptakan Pak Ken,sungguh ini sangat sulit sekali, rasanya aku ingin menghilang dari kondisi ini sekarang juga"batin Anna menjerit


"Baiklah Papi akan memutuskan pilih Kau ingin menikah dengan Anjelina atau dengan Kekasihmu Anna"ucap Papi serius


Ken terlihat terkejut dengan pertanyaan Papi yang dia sendiri tidak tau apa yang akan dijawabnya, dia terjebak sendiri dalam kebohongannya.


"cepat jawab nak,kamu tidak boleh menggantung Anna "desak mami


"Heemm... Ken sudah jawab tadi Mami, Kami berdua belum siap menikah"ucap Ken


"Maaf semuanya saya tidak pantas untuk Pak Ken, saya hanya orang biasa yang bekerja di kantor Pak Ken ,saya juga jauh dari kata sempurna "ucap Anna


🍁🍁🍁🍁🍁🍁


Saat ini didalam Mobil Anna diantar Ken pulang kerumahnya, setelah menghadapi masa-masa sulit yang menjebak dirinya sekitar 2 jam yang lalu.


"Hemm... Pak Ken, apa orangtua Pak Ken tadi serius?"ucap Anna angkat bicara


"sudahlah kau tidak usah pikirkan aku akan membujuk mereka, ini tidak boleh terjadi pada kita"ucap Ken datar fokus menyetir


"tidak usah pikirkan bagaimana ucap bapak?, ini menyangkut tentang diri ku Pak, mereka sudah percaya pada kita tentang hubungan palsu yang Pak ken ciptakan sendiri, kenapa bapak tidak jujur saja, memang benar tidak punya kekasih, aku merasa bersalah telah membohongi mereka semua"ucap Anna muram, Ken menatap Anna sekilas, dia juga merasa bersalah dalam masalah ini dia mengikut sertakan Anna yang tidak tau apa-apa.


"Maafkan Aku yang malah membuatmu dalam masalah besar, ini salah ku,aku tidak menyangka itu bakalan terjadi, ini diluar pemikiranku "ucap Ken


"Tapi jika benar keluarga Pak Ken datang lusa kerumahku untuk melamar ku bagaimana Pak, apa yang harus ku lakukan"Anna mengeluarkan unek -unek didalam hatinya


"saya juga tidak mau ini bakalan terjadi"ucap Ken


"Akan saya cari jalan keluar dalam masalah ini, kau tenang saja Anna"


"Tak terasa Mobil Ken tiba didepan gang kompleks Anna.Mereka keluar dari mobil.


"Ayo mari saya antar sampai ke rumahmu, ini sudah malam tidak baik perempuan berjalan sendirian"ucap Ken


"ehh tidak usah pak, saya tidak takut kok, lagian rumah saya dekat"ucap Anna


"tidak usah membantah"ucap Ken berjalan duluan, dan terpaksa Anna mengikutinya dibelakang dan mensejajarkan langkahnya dengan Ken


"Ini rumah saya Pak, terimakasih bapak sudah repot-repot mengantar saja"ucap Anna sudah berdiri di depan gerbang.


"Tidak masalah, terimakasih juga kau sudah membantu saja hari ini, dan... dan... jangan pikirkan ucapan orangtua saya tadi, itu tidak akan terjadi"ucap Ken.


"sudah kau masuk lah duluan"ucap Ken


Anna mengangguk, sekilas menatap Ken dan mengangguk lagi. setelah Anna masuk kedalam rumahnya Ken juga beranjak pergi meninggalkan rumah Anna menuju mobilnya didepan gang.

__ADS_1


__ADS_2