My Love Bos

My Love Bos
Akad nikah


__ADS_3

Malam harinya


Dirumah Anna diadakan prosesi menghias tangan dengan memakaikan henna untuk calon pengantin wanita, banyak para tetangga dan ibu-ibu datang ke rumah Anna untuk menyaksikannya.Henna dipakaikan dari kuku tangan, kuku kaki, telapak tangan sampai bawah siku Anna dihias dengan henna.


Anna di dampingi oleh Amel dan Wardah mereka terlihat bahagia melihat Anna.Sesekali juga menggoda Anna yang bakalan menjadi pengantin wanita.


Tak terasa acara prosesi henna pun berlangsung hingga jam 11 malam. Satu-persatu ibu-ibu dan tetangga yang datang tadi sudah pulang ke rumah masing-masing.


Yang tinggal hanyalah orang rumah saja.


"Nak istirahat lah hari sudah malam, nak Amel sama nak Wardah kalian istirahat juga pasti kalian sangat lelah"ucap Bunda.


"Iya Bunda,Attha mana ya bun? "ucap Anna tidak melihat anaknya itu saat acara prosesi hennanya tadi.


"Dia sudah tidur di kamar Zidhan"ucap Bunda


"Yasudah bunda ke kamar dulu mau istirahat"ucap Bunda dengan wajah lelah


"Iya bunda silahkan"ucap Amel


dan Wardah hanya mengangguk saja.


Mereka bertiga pun masuk ke kamar Anna,karna hanya ada 3 kamar di rumah Anna, jadi 2 teman baiknya itu terpaksa harus tidur di kamar Anna.


"Gimana kita mau tidur ya"ucap Amel bingung, karna ranjang Anna hanya berukuran sedang tidak muat untuk mereka bertiga.


"Kita tidur bareng-bareng aja di bawah"


"kalian bersih-bersih dulu sana sebelum tidur, biar aku yang siapkan untuk kita tidur"ucap Anna


"Ngak mungkin lah Anna, kamu kan calon pengantin, masa juga harus ikut tidur di bawah, nanti apa kata suamimu"ucap Amel


"benar juga kata Amel,gini aja Amel sama Anna tidur di ranjang biar aku yang tidur di bawah"usul Wardah


"Mana boleh begitu Wawa, itu sangat tidak adil kami tidur di atas masa kamu tidur di bawah"ucap Anna


"Begini saja biar aku yang tidur bersama bunda, kalian berdua tidur di sini"ucap Anna


"memangnya ngak papa Ann"tanya Amel ragu


"Tidak apa-apa kok"ucap Anna mengambil 3 piyama dari lemarinya, lalu meletakkan di atas ranjang.


"pakai piyama ini, aku mau ke kamar bunda, selamat malam"ucap Anna membawa satu piyama untuknya dan berlalu keluar dari kamarnya. Amel dan Wardah hanya diamnya,tanpa berbicara.


"Apa yang kamu pikirkan Wawa?, lebih baik kita tidur"ucap Amel mengambil satu piyama untuknya dan berlalu ke kamar mandi. Dan Wardah menunggu Amel keluar.


🍁🍁🍁🍁🍁


Hari ini


Hari bahagia oleh pasangan calon pengantin, dimana semua rangkaian acara sebelum pernikahan sudah dilaksanakan, tapi hari ini lah puncaknya dimana calon pengantin akan merubah statusnya masing-masing.


Hari ini adalah hari bahagia bagi seorang wanita dan seorang pria yang akan melaksanakan pernikahan mereka.Siapa lagi kalau bukan Annadita dengan seorang Bosnya Kendrix.


"Ken sudah siap sayang, kita akan berangkat ke rumah Anna"ucap Mami masuk ke dalam kamar Ken,betapa terkejutnya Mami melihat putra sulungnya itu yang akan menikah hari ini tapi masih tertidur di atas ranjangnya.


"Anak ini ijab kabul akan dilaksanakan pukul 9,tapi dia belum juga bangun"ucap Mami mendekati ranjang anaknya dan menjewer keras telinga Ken.


"Aduhhh aduhh sakit telinga ku"ucap Ken langsung terbangun


"Ma mami lepasin mi sakit"ringgis Ken


"Rasain jam segini kamu belum bangun, hari ini hari pernikahan mu"ucap Mami masih menjewer anaknya


"I... iya Mami lepasin dulu telingaku"ucap Ken memelas baru dilepaskan oleh Mami.


"Sudah sana bersiap-siap, ijab kabul jam 9 diadakan di rumah Anna"ucap Mami kesal kemudian berlalu ke keluar kamarnya.

__ADS_1


Ditempat lain


Rasanya mata Anna sangat ngantuk, bagaimana tidak semalam dia hanya tidur 3 jam saja, karna matanya tidak mau tutup, memikirkan bagaimana hidupnya selanjutnya?, apa yang akan terjadi pada dirinya setelah menikah dengan Bosnya itu?, akan merasakan bahagia atau sebaliknya, trus bagaimana hari-harinya menjalani hidup dengan Bos nya itu?, semua pikiran itu terus menghantuinya, sehingga Anna tidak bisa tidur semalaman.


Anna sedang di rias oleh MUA


"Mbak tidak perlu pake bulu mata palsu dan cukur alis ya"ucap Anna


"Tapi tidak sempurna jadi make up nya mbak?


"Ngak papa Mbak, lagian saya juga tidak suka berlebihan"ucap Anna.


Selesai di make up Bunda pun datang ke kamar Anna


"Sudah selesai nak?"ucap Bunda


"Sudah bu, tinggal memakai kan baju saja lagi"ucap MUA nya


"Cepat ya mbak 30 menit lagi pengantin pria akan datang"ucap Bunda


"Bunda suruh Amel dan Wawa ke kamar Anna ya Bun"ucap Anna


"Iya nak, kalo begitu bunda tinggal dulu ya"ucap Bunda keluar dari kamar Anna.


Anna dibantu memakaikan gaun pengantin berwarna putih oleh MUA .


"Ada apa Ann kamu manggil kami"ucap Amel dan Wawa masuk ke kamar Anna.


"Masya Allah cantiknya pengantin wanita ini"ucap Wardah kagum


"sangat cantik Wawa, calon suaminya pasti tidak akan berpaling nanti"ucap Amel


"Hehehehe... ada-ada aja jangan terlalu memujiku "ucap Anna yang dipasangkan hijab dikepalanya oleh MUA.


"Aku tambah penasaran deh calon suami Anna, orang mana sih?"ucap Wardah, baik Anna dan Amel masih merahasiakan calon suami Anna pada Wardah termasuk juga Ray, biarkan saja orangnya melihat langsung.


Mobil keluarga Ken memasuki perkarangan rumah Anna yang tidak terlalu besar itu. Bunda,Amel,dan Ray menyambut keluarga pengantin pria.


Saat Ken turun dari mobil, betapa terkejutnya Ray melihat seseorang yang sangat dikenalinya itu, Bos besar perusahaan pers dan media cetak, datang ke rumah Anna bersama keluarga besarnya.


"Pak Ken? dia yang akan menjadi suami Anna? kenapa harus dia,jika orang lain aku tidak akan sesakit ini, jadi ini alasan Anna merahasiakan calon suaminya dari ku.Ternyata suaminya Bos nya sendiri"batin Ray


"Silahkan bu, Pak masuk"ucap Bunda ramah menyambut calon besannya itu.


Awalnya Ken sempat terkejut dengan adanya Ray di rumah Anna apalagi menyambut keluarganya.


"Pak Ken silahkan masuk"ucap Ray


"Terima Pak Ray"Ken menganggukkan kepalanya dan tersenyum tipis.


Semuanya telah berkumpul duduk di ruang tamu sampai di ruangan keluarga yang sudah di sulap dan didecor untuk dijadikan tempat ijab kabul Anna dan Ken.


Zidhan lah yang menjadi wali nikah kakaknya untuk menggantikan sang Atahryang sudah tiada. Pak penghulu sudah memberi aba-aba untuk mulai.Ken terlihat agak gugup dan tegang juga takut salah.


"Rileks sama bos"bisik Tio dibelakang Ken


"Baik lah kita mulai, silahkan wali nikahnya menjabat tangan pengantin pria"ucap Penghulu.


Anna dan kedua teman baiknya juga bersama Attha sedang di kamar Anna.


"Tenang Ann, jangan gugup begitu"ucap Amel mengusap-usap punggung Anna


"Bismillah Anna, insya Allah bakalan lancar"ucap Wardah mengusap lembut punggung tangan Anna


"Terimakasih"ucap Anna seperti tersenyum paksa pada kedua temannya itu.


"Umma Cantik sekali, Atta mau duduk tempat Umma"rengek Attha ,Anna hanya tersenyum melihat anaknya itu, tidak dipungkiri 3 hari ini dia jarang banget dekat dengan Attha karna ada acara-acara yang harus diikutinya sebelum pernikahan.

__ADS_1


"sabar ya sayang"ucap Anna


"sayang,Attha gendong sama Aunty Wawa aja ya"bujuk Wawa Attha hanya menurut saja tanpa membantah.


"Attha mau tempat Om Ji boleh Aunty"


"nanti ya sayang"ucap Amel.


"Sahhhhhhh"


"Sahh"


Ucapan sah dan rasa syukur pun bergema di rumah Anna, terdengar sampai ke kamar Anna. Sesaat kemudian Anna, Amel dan Wardah diam membeku.


"Alhamdulillah Anna sudah sah menjadi seorang istri"ucap Amel dan Wardah bersamaan memeluk Anna dengan penuh haru.


Anna pun juga menangis haru, sekarang status sudah berubah menjadi seorang istri dari Bosnya sendiri.


"Nak ayo keluar temui suamimu!"ucap Bunda masuk ke dalam kamar.


"Bunda"ucap Anna berdiri dengan bergetar


Bunda pun menghampiri anaknya.


"jangan menangis nanti riasan kamu luntur"ucap Bunda memeluk anaknya itu.


"Selamat sayang sekarang sudah menjadi seorang istri"ucap Bunda mengusap-usap punggung Anaknya itu


"I... iya bunda"ucap Anna


Amel dan Wardah terharu melihat anak dan ibu itu. sedangkan Attha menatap kebingungan pada para wanita itu.


Amel dan Wardah mengiringi langkah Anna yang anggun sambil membawa bunga ditangannya untuk menemui sang suami.Bunda mengikutinya dari belakang sambil mengandeng Attha.


Antara kamar dan ruangan keluarga begitu dekat kenapa Anna berjalan terasa lama sekali.


semua yang hadir melihat ke arah pengantin wanita. termasuk Ken terpana melihat Anna yang cantik dan anggun kini telah menjadi istrinya dengan sah,senyum tipis terbit dari bibirnya.


Namun berbeda dengan Ray memilih duduk paling belakang, hatinya terasa sakit menyaksikan wanita yang dicintainya telah menikah di depan matanya sendiri.


Anna duduk di samping Ken dengan gugup.


"Cium tangan suaminya Nona"ucap MC


saking gugupnya Anna tidak mendengar ucapan penghulu


"Ann cium tangan suamimu"bisik Amel


Anna pun tersadar dan melihat ke arah Ken yang sudah mengulurkan tangannya, dengan ragu-ragu Anna menjabat tangan Ken dan menciumnya.


"cium kening istrinya Tuan"ucap MC


Dengan perlahan Ken mendekat untuk mencium kening Anna.


Kedua keluarga tersenyum bahagia menyaksikannya. Apalagi Mami dan Bunda sangat bahagia melihat anak mereka sudah menikah.


"sekarang silahkan untuk bertukar cincin kedua pengantin"


Ken memegang tangan Anna dengan bergetar lalu membuka kotak cincin dan menyematkannya di jari manis Anna.Lalu gantiin dengan Anna yang menyematkan cincin di jari manis Ken.Sekilas Anna tersenyum.


Setelah pemasangan antara kedua pengantin tersebut, kemudian keduanya menandatangi buku nikah mereka.


...****************...


Bersambung


jangan lupa like, coment, dan vote, supaya author cepat updatenya

__ADS_1


Bagaimana perasaan kalian readers?? πŸ˜‰πŸ€—


__ADS_2