My Love Bos

My Love Bos
Cerita Anna


__ADS_3

Setelah menghadiri rapat pentingnya bersama pimpinan perusahaan, Ken langsung pamit bergegas keluar dari ruang rapat.


"Kenapa tergesa-gesa Bos, mau kemana?"ucap Tio mengikuti dari belakang.


"Saya akan pulang Tio, istri saya masih sakit saya tidak bisa meninggalkannya lama-lama,kau uruslah urusan kantor"ucap Ken


"Baiklah Bos, semoga nona Anna cepat sembuh ya Pak"ucap Tio


"Aamiin terimakasih Tio"ucap Ken kemudian berlalu pergi.


Setelah Ken pergi dan Tio masih diam memandang Bos yang yang mulai menjauh. Wardah dan anggota rapat lainnya mulai keluar ruangan.


"Nona Wardah"ucap Tio saat melihat Wardah yang berlalu begitu saja di hadapan nya sambil membawa beberapa buku harian dan catatan penting kantor.


"Iya ada apa pak Tio?"ucap Wardah berhenti dan melihat ke arah Tio


Lalu dengan senyum merekah Tio menghampiri Wardah.


"Mau makan siang bareng?"ucap Tio


"Sepertinya tidak pak, saya makan siang bersama Amel saja, kalo begitu saya permisi"ucap Wardah


"Tunggu Nona, apa salahnya kita makan siang bareng nona, sekali-sekali tidak apa-apa lah, kenapa kamu selalu menolak ajakan saya nona, padahal saya lah yang akan mentraktirnya mu nona"ucap Tio memelas


"Maaf pak ini bukan masalah traktirannya tapi saya memang tidak bisa, dan jika anda tau akan saya tolak kenapa anda tetap kekeh untuk menawarkan ajakan anda pada saya"


"Baiklah nona terserah kamu saja, apa kamu masih ingat kesalahan mu waktu itu telah menumpahkan sesuatu pada jas saya dan sampai sekarang jas saya masih ada sama kamu, bukankah saya bilang ada konsekuensi atas kesalahan kamu itu"ucap Tio mengingat kejadian 6 bulan yang lalu.


Tampak wardah terdiam sambil melirik kesana kemari takut ada karyawan lain yang mendengar ucapan mereka terlebih jika Amel yang mendengarnya, tidak bisa dibayangkan bagaimana mulut ember yang asal cerocos itu.


"Pak bisakah anda jangan membawa-bawa masalah pribadi di kantor, dan satu lagi bukankah saya sudah mengganti jas anda dengan yang baru kenapa anda masih mempermasalahkan sesuatu yang sudah selesai dan sudah lewat"ucap Wardah


"Walau sudah kamu ganti nona tetap saja saya ingin jas saya dan saya pikir masalah kita belum selesai karna walau kamu menganggap sudah lewat tapi tetap saja jas saya masih kamu simpan"ucap Tio tersenyum miring.


"Oke oke baik lah, nanti setelah saya kembali ke Semarang, saya akan bawakan kembali jas Pak Tio, jadi sekarang apa mau Pak Tio"ucap Wardah Kesal


"Tidak sulit nona, kamu hanya perlu menerima setiap ajakan yang saya tawarkan! bagaimana?"ucap Tio mengangkat satu alisnya


Dengan menghembuskan nafas kasar dan tidak punya pilihan lain akhirnya Wardah menyetujui.


Siang itu mereka makan siang bareng untuk kedua kalinya, yang pertama waktu itu atas paksaan Amel tapi untuk yang kedua ini atas kesukarelaan Wardah yang tidak punya pilihan lain selain menyetujui dan mengikuti.Satu sisi Tio sangat senang dan sisi lain Wardah dengan wajah kesal dan ditekuk.

__ADS_1


Dan tentu saja hal itu menjadi tanda tanya besar bagi Amel.Tidak ada angin tidak ada hujan tiba-tiba saja Wardah makan siang bareng dengan Pak Tio yaitu asisten pribadinya Bos Ken yang mengejar-ngejar Wardah dan selalu ditolak mentah saat diajak bersama Pak Tio.


_


Ken tiba di rumahnya dengan membawa makan siang yang telah dibelinya tadi sebelum pulang ke rumah .


"Bukannya ini mobil Mami? apa mami ke sini?"gumam Ken turun dari mobil dan berjalan masuk ke dalam rumahnya.


"Assalamualaikum, sayang!!"panggil Ken sambil berjalan menuju ruang keluarga


"Wa'alaikumusalam mas"ucap Anna hendak berdiri ingin menghampiri suaminya


"Duduk saja di sana"titah Ken


Ken berjalan mendekat ke arah Anna dan Mami.


Ken meletakkan makanan yang dibawanya di atas meja kemudian menyalami tangan mami terlebih dahulu dan setelah itu Anna yang menyalami tangan suaminya.


"Kapan mami datang?"ucap Ken duduk di sebelah Anna


"ngak lama 1 jam yang lalu,mami hanya ingin melihat keadaan menantu mami"ucap Mami tersenyum ke arah Anna


"Ohh,,,, makasih mi udah mau kesini lihat keadaan Anna, Oya Ken bawa makan siang, Ayo makan siang bersama mi"


"Kania juga ikut mi?"


"Iya dia juga ikut kesini,katanya kangen kamu"ucap Mami


"humm,,, kenapa tiba-tiba kangen, palingan ada maunya"cibir Ken kemudian berlalu menuju kamar Attha ingin memanggil adik bungsunya itu dan juga putra angkatnya.


Siang itu mereka makan siang bersama di rumah Ken, untung aja Ken beli porsi makanannya lebih sehingga cukup untuk semuanya.


_


"Sayang istirahatlah di kamar"ucap Ken mengelus kepala Anna yang ditutupi hijab.


"Anna ingin di sini temani mas"ucap Anna tetap kekeh ingin bersama Ken yang sedang mengerjakan laporan perusahaannya.


"Mas yang temani Anna istirahat di kamar ya!"bujuk Ken


"Trus pekerjaan mas gimana?"ucap Anna menatap suaminya

__ADS_1


"Nanti Mas kerjakan lagi"ucap Ken menutup laptopnya


"Ayo ke kamar!"ucap Ken membantu Anna berdiri, mereka naik ke atas tangga dengan Ken memegang tangan Anna agar tidak pusing.


Tiba di kamar mereka, Ken membantu Anna naik ke atas ranjang, kemudian dia juga naik.


"Tidurlah mas di sini temani Anna"ucap Ken


"Tapi Anna mau ngomong sesuatu dulu sama mas"ucap Anna


" Sini bersandar dulu"ucap Ken mengambil membantu Anna untuk bersandar di kepala ranjang begitu juga Ken.


"Yaudah Anna mau ngomong apa?"tanya Ken menatap Anna namun terlihat gurat sedih di wajah Anna.


"kenapa sayang? ada apa? kok tiba-tiba wajah Anna sedih begitu?"ucap Ken cemas


"Mas!! ini soal baby mas....."


"kenapa bahas baby sayang, sekarang Anna istirahatlah Anna lagi ngak sehat kan, jangan banyak pikiran"ucap Ken mengalih pembicaraan.


"Mas,,,,,,, dengarkan dulu Anna bicara"


"Sayang mas kan udah bilang pernikahan kita baru seumur jagung bagi mas tidak masalah Anna belum hamil sekarang, banyak di luar sana yang sudah bertahun-tahun nikah belum di kasih Anak, yang perlu kita lakukan berdo'a dan berusaha saja"ucap Ken dengan mantap yang mampu membuat hati Anna tersentuh.


"Iya mas Anna ngerti, tapi mas menginginkan baby kan dari Anna?"


"kalo dibilang ingin ya inginlah, apalagi umur mas udah lebih 40 tahun, tapi Allah belum kasih, kita bisa apa?"ucap Ken


"Sekarang Anna ngak usah mikirin itu dulu, lagian umur Anna masih muda sayang masih panjang untuk memiliki seorang baby"ucap Ken mengecup kening Anna


Anna menatap Ken dengan dengan penuh haru, suami itu mengerti dan memahami perasaannya.


"Anna akan tetap usaha mas untuk memiliki baby Anna ngak ingin mengecewakan mas, kemarin bunda juga kasih buah zuriat dan kurma katanya bagus untuk kesuburan, tadi mami juga kasih jamu dan obat alami untuk mempercepat kehamilan, Anna akan coba itu dulu, semoga aja berhasil"ucap Anna pada suaminya itu.


"Kalo itu aja yang Anna coba mas kurang yakin berhasil, Kita juga harus rutin melakukannya supaya cepat membuahkan,kapan perlu kita bisa berbulan madu lagi, tentu saja bulan madu yang sebenarnya sebagai pasangan suami istri bukan seperti waktu itu"ucap Ken tersenyum miring.


"Ihhhh,,,,dasar kamu mas,ngapain harus bulan madu, kalo kamu sering melakukannya "ucap Anna bersemu merah dan mencubit kecil pinggang suaminya.


"Tapi kalo Anna sakit begini ngak bisa, ayo cepat sembuh dong sayang,apa ngak kasian lihat mas?"ucap Ken dengan wajah sedikit masam.


"Hee udah lah, Anna mau istirahat aja dari pada harus meladeni ucapan mas yang udah yang ngak jelas"ucap Anna mulai berbaring.

__ADS_1


"Istirahat lah sayang, supaya cepat pulih kondisinya"ucap Ken mengusap kepala Anna dan juga ikut mulai berbaring di sebelah Anna.


...****************...


__ADS_2