My Love Bos

My Love Bos
Moment langka


__ADS_3

Pukul 9 pagi


Wardah datang ke rumah Anna untuk berpamitan pergi ke kampung halamannya selama seminggu.


"Aku udah tau dari mas Ken kemarin, kamu pergi ke Semarang hari ini"ucap Anna sambil menyajikan minuman untuk Wardah.


"Iya Ann, aku berangkat hari ini ke Semarang, aku udah pesan tiket pesawatnya kemarin, nanti pukul 11 aku berangkat"jawab Wardah


"Aku bakalan antar kamu sampe bandara Wawa, tapi kamu cuti cuma seminggu kan Wawa?"


"Iyalah Ann, kamu tau sendirikan suami kamu, mana boleh lebih seminggu, aku ke Semarang cuma buat lepas rindu sama Ayah dan beberapa hari yang lalu Bibi ku telepon kalo Ayah sedang sakit akibat kelelahan"


"Iya Wawa aku ngerti memang seharusnya juga kamu pulang kampung,mungkin Ayah sakit karna merindukan putri satu-satunya, sebenernya sih waktu seminggu tidak cukup buat kamu di sana tapi mau gimana lagi mas Ken cuma beri waktu cuti seminggu"ucap Anna


"Hemm tidak apa Ann, sudah diizinkan cuti saja aku udah bersyukur banget, apalagi saat sekarang ini lagi sibuk-sibuknya di kantor mengejar target akhir tahun"


"Sebelum aku berangkat nanti, aku mau pamit dulu pada bunda, kamu antarin kamu ke rumah bunda ya Anna"


"Yahh kamu telat sih Wawa, bunda baru aja pulang dari rumah ku pagi tadi, bersamaan saat mas Ken pergi ke kantor"


"Nanti pasti aku antar deh ke rumah bunda"ucap Anna tersenyum.


_


Setelah pesawat yang di tumpangi Wardah take off, Anna pun memutuskan untuk pulang dengan taksi. Tadi Amel memang ikut mengantar Wardah sampe bandara tapi harus kembali lagi ke kantor.


Saat di perjalanan pulang, Anna mendapatkan telepon dari suaminya untuk langsung menuju ke kantor suaminya.


Tiba di kantor suaminya Anna masuk ke dalam dan di sapa oleh beberapa karyawan yang lewat.


"Saya ingin ke bertemu pak Ken"ucap Anna pada repsesionis, meski itu perusahaan suaminya, setiap ingin bertemu suaminya Anna terlebih dahulu melapor ke meja repsesionis.Bagaimana pun Anna tetap mematuhi peraturan perusahaan.


"Ohh iya silahkan Nona langsung masuk saja keruangan beliau,karna sudah di tunggu"ucap pegawai repsesionis dengan sopan.Anna mengangguk tersenyum.Berallu pergi masuk ke dalam lift menuju ruang suaminya.


Saat masuk ke ruang suaminya, Laura menganggukkan sopan pada Anna dan mempersilahkan Anna masuk.


"Assalamualaikum"


"Wa'alaikumsalam sayang"ucap Ken tersenyum lalu bangkit dari kursinya berjalan ke arah Anna.


"Ada apa mas menyuruh Anna datang ke kantor?"ucap Anna mendekat


"Emangnya ngak boleh suami suruh istrinya datang ke kantornya"

__ADS_1


"Kangen kamu sayang"ucap Ken mencium pipi Anna


"Yaelah kangen-kangenan kan bisa di rumah,kalo Anna ke kantor yang ada malah menganggu pekerjaan mas"ucap Anna


Ken membawa Anna duduk di Sofa dekat jendela yang ada di ruangannya.


"Tentu saja tidak sayang, Oh iya udah makan siang"


"Belum pulang dari antar Wardah tadi, Anna langsung aja ke kantor mas"ucap Anna


"Yasudah kita makan siang dulu sekalian menjemput Attha sekolah"ucap Ken membantu istrinya berdiri dan merangkulnya menuju kursi kebesarannya untuk mengambil Jas miliknya.


"Kenapa kalo setiap keluar harus tampil cantik, Mas ngak rela kecantikan Anna di nikmati oleh orang lain"


"Anna itu tampil apa adanya saja, menurut Anna biasanya aja ngak ada cantik dan ngak juga jelek, simple tapi elegan itu yang penting dan bagaimana cara kita membawakan apa yang di pakai di tubuh kita"ucap Anna santai dan tersenyum pada suaminya.


"mungkin hanya cantik di mata mas kali"ucap Anna dengan senyum menggoda.


"Sayang jangan bikin mas gerah di siang begini"ucap Ken mengecup gemas bibir Anna.


"Upps maaf Bos"ucap Tio tidak sengaja masuk ke ruang Bosnya itu dan kembali menutup pintu ruangan Bosnya.


"Mas... malu ihhh di lihat Kak Tio,main nyosor aja sih"ucap Anna cemberut kesal dengan wajah memerah.


"Hemm... Terserah kamu"


"Udah jangan begini ah malu di lihatin karyawan lain"ucap Anna melepas rangkulan suaminya.


"Tidak boleh mengumbar kemesraan di tempat umum"ucap Anna berjalan duluan, Ken mengangguk pasrah mengikuti istrinya dari belakang.


"Tunggu Anna di mobil aja ya mas, soalnya Anna mau ngomong dulu sama Amel"ucap Anna saat di dalam lift


"Iya...... jangan lama"jawab Ken.


Saat lift terbuka Anna langsung menuju ruangan Amel dan Ken berjalan keluar menuju basement parkiran kantor


_


Sebelum makan siang, Anna dan Ken menjemput Attha dulu di sekolahnya.


"Tumben papa pulang siang?"ucap Attha yang duduk di bangku belakang


"Ngak pulang sayang setelah kita makan siang,nanti papa kembali lagi ke kantor"jawab Anna

__ADS_1


"Sepertinya tidak, papa mau istirahat saja di rumah, bersama Attha dan juga Umma"ucap Ken, Anna menatap heran pada suaminya.


"Tlus keljaan papa gimana?"ucap Attha


"Kerjaan kantor gimana?, tapi katanya mas sibuk mau ngejar target akhir tahun"ucap Anna


"Biar Tio dan Laura dulu yang mengurus, mas istirahat dulu di rumah sama kamu, tadi kan udah bilang kalo kangen-kangenan boleh di rumah"ucap Ken sambil menaik-naikkan alisnya pada Anna.


Anna menghela nafasnya dan menatap malas pada suaminya itu.


_


Sore harinya


Ken menemani Anna sedang memasak di dapur lebih tepatnya mengganggu Anna memasak.


"Mas jangan begini ih ,Anna sulit bergerak kalo mas peluk terus"ucap Anna merasa risih dengan dengan ulah suaminya itu,pasalnya Ken melingkarkan tangannya di pinggang ramping sang istri dengan dagu yang menempel di bahu polos Anna membuat pergerakan Anna menjadi terbatas.


Apalagi saat ini Anna hanya memakai mini drees berlengan pendek tanpa menggunakan hijab rumahannya karna rambutnya yang basah dan masih digulung dengan handuk yang memperlihatkan leher jenjang dan bahu polos Anna.


Tentu saja Ken senang melihat penampilan istrinya yang membuatnya tak ingin jauh-jauh dari Anna dan ingin menempel terus dengan sesekali menggoda istrinya yang sedang masak.


"Udah sana mas temani Attha main, kapan selesai masaknya kalo mas ganggu Anna terus"ucap Anna berbalik menatap garang suami dengan bertolak pinggang di depan suaminya.


"Mana ada ganggu sayang, mas cuma mau temani Anna doang,sini apa yang bisa mas bantu sayang"ucap Ken gugup sambil cengar-cengir melihat wajah garang istrinya.


"wajahnya jangan galak-galak gitu dong ,malah tambahan lucu bikin mas gemas aja"ucap Ken mencubit kedua pipi Anna.


"Jangan ih sakit tauk mas, udah sana mas duduk aja biar Anna aja yang masak"ucap Anna


"mas bisa kok dikit-dikit masak,mana sayang yang perlu mas bantu?"ucap Ken


"Suami istri itu harus saling bantu dalam pekerjaan rumah, benarkan sayang?"ucap Ken.


Anna mengangguk dengan senyuman merekah.


Kemudian suami istri itu menghabiskan waktu sore mereka dengan memasak di dapur diiringi dengan bercerita dan canda tawa.Mereka sangat menikmati moment-moment langka seperti saat sekarang ini, yang sangat jarang di lakukan oleh keduanya.


...****************...


Yang bikin author sedih banyak yang baca tapi yang like, coment dan votenya sedikit sekali.


Bantu dong readers buat like, coment, vote dan hadiahnya, supaya cerita author bisa berkembang.

__ADS_1


__ADS_2