
2 hari sudah berlalu, selama 2 hari ini Anna menghabiskan waktu nya untuk menghadiri seminar, bercerita dan bercanda tawa dengan wardah, sesekali juga dengan Ray, Karna Ray yang sibuk dengan wanita yang bernama Adira, lebih tepatnya wanita itu selalu mengejar-ngejar Ray, modusnya cari-cari perhatian Ray.Sedangkan Pak Ken, entah kerasukan apa sejak malam setelah acara di rooptoof hotel waktu itu Anna jarang sekali ketemu dengan Pak Ken, Ya walau saat acara seminar pun Anna tidak melihatnya mungkin karna Pak Ken duduk paling depan.
"Yah kita berpisah sampai sini Anna"ucap Wardah dengan wajah sendu
"Tidak Wawa,kita bisa sering video call, berkomunikasi lewat handphone, nanti kapan-kapan mainlah ke Jakarta, mungkin aja dapat jodoh orang sana"ucap Anna menghibur wardah
"Yeeee... kamu ini Anna, ada-ada aja, yang penting do'ain aja supaya nanti aku bisa ke Jakarta"ucap Wardah
"Heheheh.....aamiin wawa, sekalian aku doain dapat jodoh orang Jakarta, supaya kita kita dekat"ucap Anna terkekeh pelan
"terserah kamu aja anna"ucap Wawa cemberut memukul pelan lengan Anna.
"Yasudah Anna, aku berangkat ya, jaga diri baik-baik, sampai jumpa dilain waktu"ucap Wardah memeluk Anna begitupun Anna membalas pelukannnya.
Setelah selesai sesi pamitan, wardah pun memutuskan untuk masuk ke mobil, sambil melambaikan tangan pada Anna mobilpun melaju.
Mobil yang ditumpangi wardah sudah meleset jauh, tibalah sebuah mobil silver tepat disamping Anna berdiri.
"Kamu pulang bareng Kak Ray Ann"ucap Ray menurunkan kaca mobilnya
"ehhh.. tidak usah Kak, aku pulang bareng Kak Tio dan juga Pak Ken aja, sebentar lagi mereka datang"ucap Anna
"Yakin? "ucap Ray memastikan
"Iya Kak, lagian dari awal aku bareng mereka"ucap Anna tersenyum
"Yasudah Kak Ray duluan Ya Ann"ucap Ray
"Iya hati-hati Kak"balas Anna
Tak berselang lama mobil Ken pulang datang, Anna langsung masuk ke dalam mobil dan duduk dibangku penumpang. lalu mobilpun melaju meninggalnya hotel.
"Kamu lama nunggu ya Ann??"ucap Tio
"hah?? tidak Kak, lagian aku juga pamitan dengan temanku tadi"ucap Anna jujur
"Kemana wanita itu 2 hari tak nampak puncak hidungnya, bukankah janji hari ini di akan kembalikan Jas ku, arrhgg... jika tidak maka akan ada konsekuensi untuknya dari ku, tapi bagaimana caranya aku saja tidak menemukan nya, dari tadi pagi dicari-cari tidak ketemu, hingga aku telat mengemasi barang-barang Bos untung aja Bos ngak marah"batin Tio fokus menyetir
"Heii.. Kak Tio emangnya kenapa Kak? "ucap Anna membuyarkan Tio
"ah... tidak.. tidak ada apa-apa Ann"ucapnya
Tidak ada pembicaraan lain di dalam mobil. 4 jam berlalu sekarang mobil sport hitam yang ditumpangi 3 orang penumpang itu tiba di Jakarta.
disisi lain wanita tengah merebahkan dirinya diatas ranjang miliknya, lelah akibat perjalanan jauh dari Surabaya ke Semarang.tiba-tiba dia teringat sesuatu
"Astagfirullah Ya Allah, aku lupa memberikan Jas lelaki itu, bagaimana ini?? aku juga tidak tau dengannya, bukankah dia bilang akan memberikan konsekuensi jika aku tak mengembalikan jas nya 2 hari setelah malam itu ,apa yang harus ku lakukan sekarang"ucap wanita itu yang tak lain adalah Wardah .
__ADS_1
"Tio, saya ada urusan penting dulu, kau boleh pulang kerumah"ucap Ken angkat bicara
"Apa perlu saya temani Bos"ucap Tio
"Tidak usah"
"Baiklah Bos, saya akan turun di halte sana, saya akan naik taksi aja nanti"ucap Tio
"Baiklah"
"Tapi bagaimana dengan Anna Bos? "ucap Tio
"Tidak usah kau pikirkan, saya yang akan mengantarnya pulang"jawab.
Setelah Tio turun di halte, Ken mengambil alih menyetir mobilnya dan menyuruh anna untuk duduk disamping kemudi. Anna yang bingung dan bertanya-tanya hanya mengikuti tanpa membantah.
Ken melajukan mobilnya membelah jalan raya.
"Pak apa bapak salah jalan? ini bukan jalur kerumah saya Pak"ucap Anna menatap jalanan
"Tidak memang ini bukan jalan ke rumahmu?"jawab Ken
"Lah lalu bapak mau bawa saya kemana?"selidik Anna
"Bukankah ini jam makan siang, Kita ke restoran dulu sebelum pulang kerumah kau"ucap Ken fokus menyetir
"s**emakin hari sikap pak Ken sungguh membingungkan, dia seseorang susah ditebak,mungkin Pak Ken memiliki kepribadian ganda"ucap Anna dihatinya**
Mobil Ken berhenti disebuah restoran elit, Anna tidak berkomentar apapun dia hanya mengikuti langkah Ken menuju Restoran.
"Silakan pilih menu mu"ucap Ken saat mereka sudah duduk di kursi yang hanya khusus untuk dua orang.
"Pak saya tidak enak hati Pak, bapak aja yang makan"ucap Anda sungkan
"ini perintah,cepat saja kau pilih menu yang kau inginkan"ucap Ken dengan mata tajam
Mau tidak mau Anna memilih menunya, setelah pelayan mencatat menu makanan mereka berdua.
"Saya bawa kamu kesini bukan hanya untuk makan siang saja, tapi ada satu hal yang penting yang ingin saya bicarakan"Ucap Ken dengan serius
"bukankah bapak selalu ingin 2 hari yang lalu bapak ingin bicara tapi selalu tidak jadi"ucap Anna jujur
"heemm... Iya tapi kali ini akan saya sampaikan"
"tentang apa pak?"
"begini saya ingin kamu pura-pura jadi kekasih saya.... "Ken to the point
__ADS_1
"Hah?? apa saya tidak salah dengar? yang benar saja Pak? itu tidak mungkin"ucap Anna terkejut sekaligus tidak percaya
"ini serius, hanya pura-pura jadi kekasih saya, untuk meyakinkan kedua orang tua saja, kau tenang saja, saya tidak akan merugikan mu, dalam hal ini akan saya pastikan menguntungkan kedua belah pihak, kau akan saya naikkan gaji 2 kali lipat dari biasanya, jadi apakah kau bersedia"ucap Ken bersungguh-sungguh dalam ucapannya.
"apa jadi kekasih pura-pura pak Ken, yang benar saja, ini sangat mustahil,bagaimana mungkin"batin Anna menolak
"Maaf Pak sepertinya saya tidak bisa melakukannya Pak"tolak Anna halus
"Kenapa?? apa yang membuat kau tidak bisa?, saya sangat butuh bantuan Kau Anna, ini untuk meyakinkan orangtua saya saja, tidak lebih"ucap Ken menatap dalam Anna
"Kau jangan khawatir Anna saya akan memberikan 2 kali lipat dari gaji sekretaris biasa,sebagai imbalan dari bantuanmu"
"Tapi...."ucap Anna terpotong saat makan yang mereka pesan datang.
"sudahlah nanti kita lanjut lagi"ucap Ken
mereka berdua menikmati makan siang direstoran elit itu. Setelah selesai makan. Keduanya sama-sama terdiam tanpa bersuara.
"Pak"ucap Anna
Ken menoleh
"saya akan pikirkan lagi Pak?masalah tawaran bapak tadi"ucap Anna
"Tapi kau harus memberikan jawaban secepatnya Anna,"ucap Ken
"Ohh.. iya saya baru ingat bukankah Pak Ken memiliki kekasih yang waktu itu ke kantor? "ucap Anna, tampak Ken sedang berpikir.
"Apa yang kau maksud Amara? atau Anjelina? mereka bukan kekasih saya, lebih tepatnya Amara adalah sahabat lama saya dan Anjelina dia wanita yang akan dijodohkan dengan saya, tapi jika saya punya kekasih maka orangtua saya akan mempertimbangkan kembali keputusan mereka untuk menjodohkan saya"ucap Ken jujur. mendengar penjelasan Ken entah kenapa Anna meresa lega, senyum manis terbit dari belah bibirnya.
"saya mengerti Pak"ucap Anna
"saya rasa saya setuju membantu Pak Ken untuk pura-pura jadi kekasih bapak? tapi... tapi ini pura-pura ya Pak dan untuk gaji saya bapak tidak perlu menambah menjadi 2 kali lipat"putus Anna, hatinya merasa tersentuh saja ketika mendengar penjelasan Ken tadi.
"Apah?? Kau serius mau membantu ku? "ucap Ken tak sadar mengubah panggilan dirinya menjadi ku, terlihat dia begitu senang.
Anna menganggukkan kepalanya.
"Tapi saya tetap akan memberikan kau gaji 2 kali lipat Anna, karna saya tidak ingin berhutang budi pada seseorang dan tidak ingin juga merugikan atau mempermainkan mu, itu bentuk imbalan dari bantuan kau Anna, jadi saya harap kau tidak keberatan"ucap Ken serius
"Baiklah terserah Bapak"ucap Anna
...****************...
**Bersambung
Bantu like, coment, vote dan Rate 5 ya readers tercintaku😚😚**
__ADS_1