My Love Bos

My Love Bos
2 cerita berbeda


__ADS_3

Hari ini Anna akan menghadiri acara pernikahan temannya yang di kenal sebagai jones(jomblo ngenes) dan akhirnya sekarang malah melepas masa lajangnya dan gelarnya itu,siapa lagi kalo bukan Susi.


Anna sudah datang pagi-pagi untuk menemani temannya yang akan melaksanakan ijab kabul pukul 9 nanti dan untuk repsesinya akan di adakan nanti malam.


"Ann ganti pakaian kamu dulu, kita semua pake kebaya couple"ucap Rini menyerahkan paper bag yang berisi pakaian untuk Anna.


"Lestari Anna, huaaahuaa aku malah di langkahin Susi, dia yang jomblo malah dia duluan yang nikah"ucap Tuti memeluk manja lengan Anna dengan wajah dibuat-buat sedih dan galau.


"Heheheheh,,,,, itu makanya jangan pacaran mulu tapi ngak di seriusin"ucap Anna terkekeh,Susi malah cemberut kesal di ledek Anna.


"Rin aku ganti bajunya di mana?"tanya Anna


"Di sebelah kamar Susi aja Ann"


"Udah sana Tut, kamu temani Susi di kamarnya, biarin Anna ganti baju dulu"ucap Rini.


"Iya iya"


Anna mengganti bajunya dengan kebaya yang sudah di siapkan oleh Susi untuk teman-temannya supaya semuanya couple dan serasi.


_


Tuti, Popi dan Anna mereka bertiga berada di kamar Susi menemani Susi yang sedang di dandani oleh MUA.


"Sus siapa sih calon suami kamu,aku penasaran banget lho Sus, siapa orang yang berani buat seriusin kamu "ucap Popi


"Entah iya si Susi pake di rahasiain segala calon suaminya,dari kemarin-kemarin aku bujuk ngak mau kasih tau, ngak bakal kita embat juga kali calon suami kamu Sus"cerewet Tuti


"Hihihihhh maaf bukan maksud aku mau rahasiaan dari kalian, nanti kalian bakalan tau kok, lagian kan aku udah bilang kalo kalian pernah bertemu dengannya"ucap Susi sedang di pasangkan hijab oleh MUA.


"hemmm....siapa ya? kita juga pernah ketemu sama calon suami Susi? kapan? trus dimana? "ucap Anna


"Iya itu makanya Ann, tapi tunggu kalo ngak salah di undangan pernikahan Susi itu nama calon suaminya Ariano Nugraha "


"Kira-kira siapa ya pemilik nama itu dari namanya aja udah bagus pasti orangnya ganteng"ucap Tuti membayangkan.


"Hutssss.....ingat udah ada orang punyanya, dan kalian berdua jangan penasaran mulu ah sebentar lagi kita juga bakalan tau"ucap Anna.

__ADS_1


_


Suasana di rumah Susi sudah semakin ramai dan riuh menyambut para kerabat, dan para rombongan keluarga dari pengantin pria yang sudah datang untuk melaksanakan ijab qabul.


Sedangkan Susi di kamarnya sudah di temani oleh keempat temannya tapi tetap saja tidak merasa tenang, malah semakin deg-deg kan dan gemetaran.


Anna mencoba untuk menghibur Susi dengan bercerita pengalamannya saat dulu ketika ijab qabul,ketiga temannya yang lain juga ikut menghibur di hiasi canda tawa mereka.


Hingga terdengar seruan SAH yang bergema di seluruh ruangan di rumah Susi.Tangis haru dan senyum bahagia langsung terpancar dari wajah Susi. Kini Susi sudah sah menjadi istri orang.


Anna, Rini, Popi dan Tuti juga ikut bahagia sekaligus mereka memberikan ucapan selamat dan memeluk Susi satu persatu.Kemudian Mereka membawa Susi keluar kamar dan mengiringi langkahnya untuk menemui sang Suaminya.


Namun betapa terkejutnya mereka melihat pengantin pria, suaminya Susi yang ternyata orang yang mereka kenal dan tidak pernah mereka pikirkan sebelumnya bahwa pria itu yang akan menikahi Susi, yang mereka pernah tau diantara keduanya tidak memiliki hubungan spesial.


Setelah Susi berada di hadapan suaminya, kemudian mencium tangan suaminya dengan hikmat. Keempat temannya masih berdiri tidak jauh di sana menyaksikan antara keterkejutan dan tidak percaya atas apa yang mereka lihat.


"Hekkmm.... udah ngak perlu segitunya juga lihat suami orang"ucap Anna


"Iya benar, aku juga terkejut tapi biasa aja, ngak berlebihan juga kali"jawab Rini


"Ini sungguh di luar bayangan aku"ucap Tuti


Tentu saja mereka terkejut dengan suami Susi yang ternyata adalah teman Harlam yang waktu itu pernah di ajak Harlam untuk ikut reunian dengan mereka sekitar 10 bulan yang lalu, di kenal dengan nama Rino.


Yang buat mereka heran kenapa Susi dan Rino bisa menikah padahal keduanya waktu itu tidak pernah saling melirik satu sama lain dan tidak pernah di kabarkan dekat apalagi memiliki hubungan khusus atau memang Susi menyembunyikannya dari mereka semua.


_


Siang harinya Anna pulang ke rumahnya sekalian menjemput Attha pulang sekolah,nanti malam Anna kembali menghadiri acara resepsi pernikahan Susi bersama Anak dan Suaminya.


"Umma pulang dari mana?"ucap Attha duduk di ranjang kamar Anna dan Ken.


"Dari rumah teman umma yang nikahan sayang"ucap Anna berbaring di ranjangnya.


"kelihatannya umma lelah, Attha pijitin ya umma"ucap Attha mulai memijit kaki Anna.


"Tidak usah sayang, Attha juga lelah pulang dari sekolah, sini nak kita istirahat saja"ucap Anna menarik tangan putranya untuk berbaring kemudian memeluk Attha.

__ADS_1


"Tidurlah"ucap Anna memgusap kepala Attha dengan sayang.


_


Di sisi lain


Setelah beberapa bulan mencari dan menghubungi Ayah dari bayi yang di kandung Nadin sekarang akhirnya bertemu juga.


"Cepat katakan ada perlu apa kau ingin menemui ku"ucap seseorang itu dengan aura dingin.


"Cuihh....dasar bajingan, aku juga tidak sudi disini berlama-lana apalagi menemui pria sepertimu"ucap Nadin


"Jaga ucapan kau wanita ******"ucap pria mata tajam menusuk, tapi Nadin malah tertawa sinis melihat.


"Kalau aku ****** lalu kau disebut apa hah?? yang meniduri wanita seperti ku hingga aku hamil sekarang ini"ucap Nadin dengan nada tinggi sambil membuka blazer panjang yang menutupi perut buncitnya.


"AKU HAMIL ANAK MU IRVIN"ucap Nadin membuat Irvin membeku di tempat dengan mata melotot menatap perut buncit Nadin.


Ya laki-laki itu adalah Irvin , pria yang menjadi dalang untuk menjatuhkan perusahaan Ken dengan alih untuk membalas dendam dan sekarang Pria itu juga yang membuat Nadin hamil.


"Tidak tidak mungkin kau jangan mengada-ngada wanita bodoh"ucapnya berjalan menghampiri Nadin dan mencengkeram dagu Nadin.


"Sssakit lepaskan tangan mu Irvin ,kau membuatku sakit"ucap Nadin meringgis sambil memberontak pada Irvin


"Entah anak siapa yang kau kandung, lalu kau mengaku itu anak ku....wanita ******"Irvin mencengkeram semakin kuat dagu Nadin.


"hikksss hikssss lepaskan, sakit, hiksss hikssss, kau pria jahat"


"Jika kau tidak mengakuinya tidak apa, dia memanglah anakku bukan anakmu"ucap Nadin menangis dan menahan sakit di dagunya.


Irvin melepas cengkeramannya dari dagu Nadin.


"Kau pria yang tidak punya hati, aku tidak menuntutmu bertanggung jawab tapi cukup memberitahumu"ucap Nadin menghapus air matanya


"Aku tidak sudi kau ayah dari anakku"Nadin mengambil tasnya lalu melangkah pergi meninggalkan Irvin yang masih berdiri dan terdiam menatap kepergian Nadin.


...****************...

__ADS_1


Bantu like, komen, vote dan hadiahnya ya readers, semoga novel author semakin berkembang


__ADS_2