My Love Bos

My Love Bos
Pulang telat


__ADS_3

Sudah pukul 8 malam, Ken belum juga pulang ke rumah bahkan dia juga tidak menghubungi istrinya yang sudah sejak sebelum magrib menunggu kepulangannya, padahal tadi sebelum berangkat kerja Anna sudah bilang pada suaminya itu bahwa jangan telat pulang dari kantor.Tapi ternyata sekarang suaminya belum ada tanda-tanda sampai di rumah.


Karna rasa gengsi dan juga kesal Anna tidak menghubungi suaminya itu walau sebenarnya dia ingin sekali menelfon suaminya menanyakan keberadaan sang suami, tapi niatnya di urungkan.


"Umma, Attha sudah siap makannya"ucap Attha menyadarkan Anna dari lamunannya di meja makan, makanan yang diambilnya tadi masih utuh belum di makannya, hanya diaduk-aduknya saja tanpa niat untuk di makan.


"Hah? apa sayang? Attha sudah siap makan nak? tangannya sudah di cuci?"tanya Anna pada putranya karna sempat kaget saat Attha memanggilnya barusan.


"Kenapa makanan umma belum di makan?, apa umma menunggu papa pulang?"ucap Attha bertanya balik.


"Tidak sayang, ini umma makan kok"ucap Anna tersenyum sambil menyendokkan nasi beserta lauk ke dalam mulutnya.


Bunyi deruan mesin mobil di halaman rumah.


"Itu bunyi mobil papa, sepertinya papa sudah pulang umma"ucap Attha antusias turun dari kursinya.


"Bial Atha bukain pintu untuk papa, umma"ucap Attha, setelah mendapat angguka dari Anna, kemudian Attha berlari ke arah depan ruang tamu.Sedangkan Anna masih duduk di kursi meja makan dengan malasnya menyendokkan makanan ke dalam mulutnya.


"Ehh sang jagoan si ganteng Attha "ucap Ken menggendong Attha.


"Mana umma?"tanya Ken dengan matanya seperti mencari dan menangkap sosok sang istri.


"Umma lagi makan di luang makan papa"ucao Attha.


"Oh ohhh, Attha sudah makan?"tanya Ken lagi sambil berjalan menggendong Attha menuju ruang makan.


"Sudah papa"


"Sayang"ucap Ken saat melihat sang istri yang sedang tidak mood makan. Anna menoleh sekilas ke arah suaminya dan kembali fokus pada makanan di depannya.


"Attha main dulu ke sana, papa mau bicara sama mama ya"ucap Ken menurunkan Attha dari gendongannya.


"Baik papa"jawab Attha.


Ken menarik kursi dan duduk di samping istrinya.


"Mas sudah makan"ucap Anna tanpa melihat Ken yang duduk di sampingnya.

__ADS_1


"Belum sayang"Anna langsung berdiri mengambil makan malam untuk suaminya. Saat meletakkan makanan tepat di depan suaminya, Ken menatap Anna dan menahan tangan Anna.


"Kenapa sayang? Anna marah sama mas karna pulang telat, maaf ya sayang tadi ada kepentingan lain yang mas urus dulu "ucap Ken.


"Hemmnm,,,, makanlah dulu, nanti bicaranya"ucap Anna kembali melanjutkan makannya yang belum habis.


Setelah keduanya selesai makan malam, Ken naik ke atas menuju kamarnya untuk membersihkan diri, sedangkan Anna membersihkan sisa makan malam dan setelah itu menemani putranya bermain di kamar.


"Attha berteman dengan Shila, sayang? keponakannya Om Harlam tadi "tanya Anna pada putranya.


"Iya umma, tapi Atha tidak dekat dengan Shila"ucap Attha dengan asik bermain.


"Umma, kapan kita beltemu dengan auty Mel dan Om Ray"ucap Attha berhenti bermain mobil-mobilannya dan menatap Anna sejenak.


"Kenapa sayang? Attha rindu dengan aunty Mel dan Om Ray?"tanya Anna kembali yang diangguki dengan cepat oleh Attha.


"Kita cari harinya dulu ya sayang, soalnya aunty Mel dan Om Ray kan mereka sibuk bekerja, tidak bisa di tinggalkan"


Anna menemani putranya hingga tertidur, saat Anna keluar dari kamar putranya,terlihat suaminya sedang duduk di ruang keluarga sambil memangku laptop, mengerjakan pekerjaan kantor yang belum selesai.


"Sayang, temani mas duduk di sini"ucap Ken menutup laptopnya dan melihat sang istri yang berlalu begitu saja.


"Apa pekerjaannya sudah selesai, kenapa laptopnya di tutup saja? "ucap Anna


"sudah sayang, mas cuma mengecek beberapa file yang masuk"jawab Ken


"kenapa Anna bersikap dingin, hem? masih marah dengan mas"tanya Ken merubah posisi duduknya berhadapan dengan sang istri. Anna masih diam dan tidak menggubris ucapan suaminya.


"Sebenarnya tadi pulang dari kantor jam 6 sore, tapi mas ke rumah utama dulu karna papi menelepon mas untuk ke sana ada hal penting yang ingin di bicarakan, itu sebabnya mas pulang telat"jelas Ken pada Anna.


"Gimana ngak kesal coba, kalo emang benar ke rumah mami dan papi setidaknya kasih tau, hubungi atau kabari kek, nah ini ngak malah di biarkan aja istrinya menunggu sampai 3 jam lebih, untuk apa guna handphone kamu mas, buat menelepon istri aja susah, besok ngak usah aja lagi pake handphone"ucap Anna menatap kesal suaminya.Ken kembali dibuat terkejut dengan ucapan istrinya barusan yang langsung cerocos begitu saja tanpa di filter ucapannya.


"Ya ampun sayang, mas minta maaf banget tidak bisa menghubungi Anna, soalnya handphone mas kehabisan batrei, mas juga terburu-buru ke rumah utama untuk menemui papi"


"Mas pikir Anna tidak akan sekesal ini jika mas pulang telat, kan biasanya mas juga pulang telat bahkan pernah juga pulang jam 9 lewat, Anna tidak pernah mempermasalahkanya"ucap Ken lagi


"Emmm ngak tau, pokoknya sekarang beda, Anna cuma minta mas pulang cepat, jangan telat-telat lagi, kecuali jika memang banyak pekerjaan di kantor dan itu pun mas harus menghubungi Anna terlebih dahulu"ucap Anna mengerucutkan bibirnya.

__ADS_1


"Kenapa harus begitu sayang?? ada apa dengan Anna hemmm?"ucap Ken mengangkat dagu istrinya supaya menatap matanya.


"Tidak ada, Anna hanya pengen di dekat mas terus, tidak ingin lama-lama berpisah, cukup pagi sampai sore saja itu juga hanya karna kerja"cicit Anna dengan suara pelan, mengungkapkan isi hatinya dan itu membuatnya malu di depan Ken.


Cup


Ken mengecup bibir Anna sambil mengulum senyumnya gemas mendengar jawaban sang istrinya.


"Tidak usah malu begitu sayang, jika itu yang Anna inginkan dengan senang hati mas akan turutin"


"Sejak kapan istri kecilku ini banyak berbeda dari biasanya, sekarang lebih agak terbukaan pengen dekat mas terus"


"Pengen di manja juga ngak sayang, atau mesra-mesraan "Ujar Ken dengan mengedipkan sebelah matanya pada Anna.


Seketika Anna merasa pipinya panas karna malu, kemudian Anna memeluk suaminya menyembunyikan wajahnya yang memancarkan rona kemerahan.Ken mencium beberapa kali kepala sang istrinya dengan penuh kasih sayang.


"Ayo ke kamar sayang"ucap Ken, Anna menatap Ken sebentar, lalu kemudian berdiri dan berlari menaiki tangga menuju kamar mereka.Sedangkan Ken hanya geleng-geleng kepala sambil mengulum senyum tipis, berjalan membawa laptopnya dan menyusul istrinya.


Tibanya di kamar mereka melaksanakan sholat Isya berjamaah dulu setelah itu mengganti pakaiannya dengan baju tidur.


"Sayang, cantik bangat Anna malam ini"ucap Ken mendekat ke arah meja rias dimana Anna sedang duduk di depan meja rias dengan rambut terurai dan memakai dress malam pendek lengan, yang memancarkan aura cantik alaminya, namun di mata Ken Anna terlihat seksi dan menggoda.


Ken mengumpulkan rambut Anna menjadi satu di bahu sebelah kanannya, kemudian Ken membungkukkan badannya dan menyangga dagunya di bahu sebelah kiri Anna.


Anna langsung terkesiap saat suaminya meniup pelan telinganya dan nafas hangat Ken menerpa bahunya membuat bulu kuduk Anna merinding.


"Mas..... "desis Anna memutar badannya supaya Ken berdiri.


"Mas minta jatah malam ini sayang, sudah beberapa hari ini mas ngangur setiap malam"ucap Ken


"Boleh ya sayang?"ucap Ken meminta persetujuan dari istrinya.Anna hanya mengangguk pelan mengiyakan.


Dengan secepat kilat Ken menggendong tubuh istrinya ala bridal style menuju ranjang mereka, Ken meletakkan tubuh Anna pelan-pelan diatas ranjang king size itu.Ken juga naik ke atas ranjang.


Sebelum memulai Ken membaca do'a terlebih dahulu agar setan tidak ikut juga dalam kegiatan ibadah mereka berdua.


Maka terjadilah apa yang seharusnya terjadi antara suami istri tersebut.

__ADS_1


...****************...


Jangan lupa tinggalkan jejaknya ya readers


__ADS_2