
Setelah makan siang dan sedikit mengobrol santai dengan suaminya.Anna memutuskan untuk pulang ke rumahnya.Sebenarnya ingin menemui kedua sahabatnya dulu, tapi Anna urungkan karna nanti takut mengganggu pekerjaan mereka.
Tadi saat Anna keluar dari ruangan suaminya, dia melihat Laura yang tampaknya menunduk dan malu muka terhadap dirinya, tapi tetap saja Anna menyapanya.
Disisi lain
"Astaga aku benar-benar malu terhadap istri Bos, aku takut kalo Bos tahu bisa gawat aku saat memperlakukan istrinya tidak sopan tadi"gumam Laura
"Tapi aku masih ngak nyangka Bos Ken yang galak, tegas dan datar begitu dapat istri yang tertutup, baik lagi yah pupus sudah harapan ku untuk mendekati Bos Ken, secara istrinya yang jauh lebih baik dari ku"gumam Laura
Disisi lain
Anna telah sampai di rumahnya, saat turun dari mobil Anna ternyata ada Zidhan dan Bunda yang berdiri di depan pagarnya.
"Bunda!"ucap Anna menyalami tangan Bunda
"Nenek"ucap Attha juga mencium tangan neneknya dan disambut sayang oleh Bunda
"Mbak!"ucap Zidhan menyalami tangan Anna
"Udah dari tadi Bunda dan adek di sini?"ucap Anna
"Ngak nak,beberapa menit yang lalu lah"ucap Bunda
"Idihh bunda,,,,,lebih tepatnya 30 menit yang lalu mbak"jawab Zidhan memperjelas
"Astagfirullah udah lama dong, bunda sama Adek diluar nunggu Anna, maaf ya bun Anna baru pulang dari kantor mas Ken"ucap Anna merasa tidak enak hati dengan bunda dan adeknya.
"Iya nak, ngak papa kok"
"Ayo masuk"ucap Anna membuka pagar rumah dan mempersilahkan bunda dan Zidhan masuk. Zidhan memasukkan motornya terlebih dahulu sedangkan bunda, Anna dan juga Attha udah masuk duluan.
"Anna buatin minum ya bun"ucap Anna yang diangguki bunda.
sekarang tinggal Attha dan Bunda yang duduk di ruangan keluarga sambil bercerita
"kenapa nenek tidak datang kemalin?"ucap Attha
"Kemalin umma satit, Oma dan Unti Kania datang menjenguk"ucap Attha lagi
"Kemarin umma sakit? kenapa tidak kabarin nenek sayang? Umma sakit apa kemarin?"ucap bunda terkejut
"Iya nenek, kata umma satit kepala dan demam"ucap Attha
"Nenek titak usah khawatil sekalang umma dah sehat"ucap Attha
"Lagi ngomongin apa nih?"ucap Zidhan tiba-tiba dan duduk di sebelah Attha
" Attha bilang kemarin mbak mu sakit? kita ngak datang buat jenguk dia?jelas umma
"mbak emang begitu bun, dia sakit ngak akan nyusahin orang, apalagi sampe bilang sama Bunda yang ada nanti bunda malah khawatir"ucap Zidhan
"ihhh kamu"ucap Bunda menepuk pelan tangan Zidhan
"ini Bunda minumannya"ucap Anna datang membawa nampan berisi minuman dan cemilan.
"Attha haus umma minta minumnya satu!"ucap Attha
"Iya sayang nih buat Attha"ucap Anna memberikan segelas minuman sirup pada putra angkatnya.
"Mbak repot-repot segala, kan aku bisa buat ke belakang langsung"ucap Zidhan mencomot cemilan yang dihidangkan Anna dan mengambil segelas minum.
"Alahhhh,,,,, dari tadi dong dek kalo mau bantuin mbak, nih baru mbak hidangkan aja udah kamu ambil "cibir Anna
"Hehehhehehe,,,,,"ucap Zidhan terkekeh
"kata Attha kamu sakit Ann?kenapa tidak menghubungi bunda?"ucap Bunda
"cuma demam biasa dan sakit kepala doang bun, mungkin efek kelelahan"jawab Anna
"Itu makanya jaga kesehatan kamu, jangan terlalu lelah mengerjakan pekerjaan rumah"ucap Bunda
__ADS_1
"Iya iya bundaku"ucap Anna tersenyum dan memeluk bunda dari samping
"Dasar mbak udah punya suami masih manja-manja juga sama bunda"cibir Zidhan
"Biarin emangnya kamu aja yang boleh manja dengan bunda, lagian mbak juga jarang ketemu bunda"cibir Anna sambil sedikit mengulur lidahnya pada Zidhan
"Oh ya mbak, aku mau bilang seminggu lagi aku mau lulus, mbak datang ke acara kelulusan ku di sekolah ya?"ucap Zidhan
"Udah mau lulus aja Ji, padahal kemarin baru rasanya kamu duduk di SMA"ucap Anna
"Ihhhh mbak mana terasa waktu berjalan cepat"jawab Zidhan
"Hemmmm,,,,, aku juga minta uang mbak buat acara kelulusan ku nanti"ucap Zidhan
"mbak mu mana ada uang Ji, mbak mu ngak kerja"ucap Bunda
"Trus minta kesiapa bun? ,apa ke kakak ipar aja?"ucap Zidhan
"Jangan! sebulan kemarin kakak ipar mu udah kasih uang buat kita, emangnya ngak cukup lagi?"ucap Bunda
"Aku butuhnya 500 ribu bun itu udah lengkap semuanya,kalo pake uang yang dikasih kakak ipar nanti malah cepat habis bun, kan banyak kebutuhan rumah lainnya"ucap Zidhan
"Yasudah biar mbak aja yang bayar, pake uang belanja mbak yang dikasih kakak iparmu"ucap Anna
"Makasih banyak ya mbak, setelah lulus SMA ini aku kerja mbak, ngak enak hati malah merepotkan mbak dan juga kakak ipar terus"ucap Zidhan
"Trus kamu ngak kuliah dek? mbak ingin kamu kuliah"ucap Anna
"Kuliah sambil kerja kan bisa mbak"ucap Zidhan
"Bagus itu dek, belajar mandiri dan kerja keras, tapi kamu ngak usah khawatir pasti mas Ken bakalan bantu juga buat keuangan Bunda dan juga kamu"ucap Anna
Mereka terus lanjut mengobrol hingga tak terasa sudah menjelang waktu Ashar, Bunda dan juga Zidhan memutuskan untuk pulang, sedangkan Anna menggendong Attha yang sudah tertidur di bawah di karpet ruangan keluarga dekat tv.
_
Malam harinya
Udah jam 8 malam Ken belum juga pulang.Terpaksa Anna dan juga Attha makan malam saja berdua. Setelah makan malam selesai.Anna menemani Attha ke kamarnya untuk belajar. Karena sebentar lagi Attha akan masuk sekolah, Ken sudah mendaftarnya di sebuah TK islamiah yang ada di Jakarta.
"Umma kenapa papa belum pulang Umma?"tanya Attha sambil menulis satu persatu huruf.
"Papa Kerja sayang mungkin lembur nanti papa pulangnya telat"jawab Anna
"Sekarang Attha selesaikan saja membuat huruf-huruf ini "
"tapi huluf G nya susah umma"keluh Attha
"dicoba sayang, kalo ngak dicoba ngak akan bisa"ucap Attha
Setelah selesai mengajarkan Attha malam ini, kemudian Anna juga menidurkan putranya itu.
Jam sudah menunjukkan jam setengah 9 malam Anna duduk di ruang tamu menunggu suaminya pulang.
Anna merasa sedikit was-was dia terlihat tidak tenang sesekali melihat ke arah handhpone yang dipegangnya, ingin menelepon takut mengganggu pekerjaan suaminya nantinya yang ada lama selesainya.
"Kenapa belum pulang juga mas Ken?, kemana dia?apa pekerjaannya begitu banyak"gumam Anna bertanya-tanya.
Tak lama terdengar suara mesin mobil Anna langsung berlari keluar membuka pagar rumah agar mobil Ken bisa masuk.
"Mas"ucap Anna setelah Ken keluar dari dalam mobil.
"Iya sayang"ucap Ken dengan wajah lelah tapi tetap tersenyum sambil mengecup kening Anna.
"Ayo masuk sayang"ucap Ken merangkul sang istri masuk ke dalam rumah.
"Mas udah makan?"ucap Anna
"Belum sayang"ucap Ken
"kenapa bisa lalai begini sih mas, sekarang mas mandi dulu biar Anna siapin dan hangatkan dulu makanannya"ucap Anna
__ADS_1
"Iya iya baik buk Bos cerewet"ucap Ken berlalu menuju tangga rumah.
"ada-ada aja kamu mas"ucap Anna
terkekeh pelan.
_
Setelah Ken selesai bersih-bersih kemudian turun ke bawah menuju meja makan sedangkan Anna duduk di kursi meja makan sedang menunggu suaminya.
"Mas Ayo duduk"ucap Anna saat melihat suaminya mendekat. Dengan tersenyum Ken menarik kursi dan duduk di sebelah Anna.
"mau makan apa mas? biar Anna ambilin!"ucap Anna
"lauk itu sayang, tambah sayurnya dan sambal terasi"ucap Ken
"Baik mas"ucap Anna melayani suaminya telaten.
"Anna ngak makan, mas suapin ya kita makan sepiring berdua"ucap Ken
"Ngak mas Anna dah kenyang, mas aja yang makan Anna temani"ucap Anna
"Yasudah ngak papa"jawab Ken.
Ken makan malam dengan ditemani Anna.
_
Setelah makan malam Ken lebih memilih untuk di kamarnya duduk bersanda gurau dengan Anna.
"Banyak banget ya mas pekerjaan nya, sampai-sampai mas pulang telat dan lupa makan"tanya Anna
"Lumayan sayang beberapa hari ditinggal ya menumpuk lah"ucap Ken
"Duhhh,,, kasian suamiku! mau Anna pijitin"ucap Anna
"Ngak usah sayang mas tau Anna pasti lelah juga"jawab Ken
"Ngak kok mas, Anna pijitin ya!"ucap Anna lagi
"Gimana kita saling pijit-memijitin pasti lebih adil"solusi Ken
"boleh juga,mas duluan nanti baru Anna "ucap Anna setuju
"Ayo sana berbaring di atas ranjang biar Anna lebih mudah memijitin mas!"ucap Anna
"Baik sayang"Ken mengecup puncak kepala Anna
Anna mulai memijit kaki Ken, setelahnya tangan Ken kemudian memijit tengkuk dan bahu Ken.Ken hanya diam menikmati tangan istrinya yang memijit tubuhnya disertai dengan selingan untuk bercerita.Tanpa terasa Ken pun tertidur.
Anna yang mendengar nafas suaminya yang sudah teratur menghentikan pergerakan tangannya.
"Pasti mas Ken lelah banget, kasian juga dia, Alhamdulillah sudah terlelap"ucap Anna
Anna membantu membenarkan posisi tubuh suaminya yang masih tengkurap.
"Duuhhh beratnya tubuh mas Ken"ucao Anna kesulitan
"sayang!"ucap Ken dengan suara srek terbangun karna Anna yang mengusik tidurnya dengan membenarkan posisi tidur suaminya.
"Maaaf mas Anna mengganggu tidur mas"ucap Anna merasa bersalah
"Tidak kok sayang sini Ayo tidur mas ingin memeluk Anna"ucap Ken
Anna langsung naik ke atas ranjang dan merebahkan tubuhnya di samping sang suami, Ken pun langsung menyambut Anna dan membawa ke dalam pelukannya, sedangkan Anna yang merasa nyaman membenamkan wajahnya di dada bidang suaminya.
Mereka pun terlelap dengan saling memeluk satu sama lain.
...****************...
Bersambung
__ADS_1
Jangan lupa dukungannya readers