My Love Bos

My Love Bos
Berdua saja


__ADS_3

Setelah makan siang


Seperti biasa Anna akan membersihkan meja makan dan mencuci piring serta peralatan masak lainnya. Sedangkan Ken menuju Gazebo yang ada di belakang rumah mereka, duduk santai di sebuah kursi kayu yang ada di sana.


"Mas Ken benar-benar aneh kadang ramah, kadang juga datar kayak tadi, padahal cuma disuruh jangan ganggu aku sedang masak aja"gerutu Anna


Sedangkan Ken


"Bisa-bisanya kemarin dia ketemu sama pria lain,bahkan si pria tidak tau malu itu mengirim pesan dan menelfonnya"ucap Ken menahan kesal.


Ya Ken kesal bukan karna Anna menyuruhnya berhenti mengganggu saat memasak tadi, tapi karna Ken ingat pria yang tadi mengirim pesan dan menelfon istrinya saat tadi pagi, waktu dia mau beristirahat.


"mas"panggil Anna lembut


Ken hanya melirik sekilas ,Anna tersenyum lembut dan duduk di sebelah Ken.


"Mas masih marah sama Anna gara-gara tadi"ucap Anna


"Tidak"


"Trus mas kenapa?"ucap


"jangan gitu dong mas,ngak baik marahan sama istri lho "ucap Anna merajuk


"Kalo mas ingin peluk saat di dapur tadi, biar sini Anna peluk sepuas"ucap Anna memeluk Ken dari samping. Ken hanya diam dan tersenyum tipis.


"Yaudah kalo mas ngak mau ya ngak papa"ucap Anna manyun dan melepas pelukannya


"Anna"Ken kembali menarik Anna dalam pelukannya.


"Kenapa mas"ucap Anna mendongkakkan kepalanya melihat menatap Ken.


"Siapa laki-laki yang di temui kemarin saat reunian?"


"Harlam teman satu kelas Anna trus Rino temannya Harlam itu aja, emangnya kenapa mas? "


"Ya Rino! besok ngak boleh ketemu pria itu"ucap Ken menekan kata-katanya


"Kenapa? Anna aja ngk kenal sama dia mas, baru kemarin ketemu"ucap Anna jujur


"Itu makanya ngak boleh!!"


"Iya iya!! jadi mas cemburu sama dia"selidik Anna tersenyum.


"Tidak"ucap Ken menggeleng


"Halahh,,, ngaku aja kali mas, ngak usah boong"ucap Anna mengulum sambil mempererat pelukannya pada Ken.


"nyaman banget ya meluk mas"ledek Ken


"Ngak juga"ucap Anna melepas pelukannya pada Ken


"masa!!"Ken mengangkat satu alis


"Cih,,,,ngak percaya"ucap Anna cuek dan lalu berdiri


"Mau kemana?"ucap Ken menahan Anna


"Ke dalam"


"Yaudah kita siap-siap pergi belanja"ucap Ken


"Ohh iya ya, ayo mas"ucap Anna semangat


Mereka masuk ke dalam rumah dan menuju kamar mereka bersiap-siap untuk pergi ke pusat perbelanjaan mall.


_


Di dalam mobil


"Sekalian nanti kita jemput Attha dan Alisha ya mas"


"Baru mereka nginap satu hari udah di jemput aja"ucap Ken


"Anna kangen mereka berdua"ucap Anna


"Yasudah terserah kamu aja, nanti jika mereka tidak ada di rumah bagaimana?"ucap Ken


"Memangnya kemana anak-anak?"


"Tidak tau, sudah lah kita lihat saja nanti"ucap Ken


Sebenarnya Ken tau bahwa Attha dan Alisha di bawa Mami sama Papi ke rumah Kirana.Tadi Pagi Mami menelepon Ken mengatakan ke Bandung dan sempat menawarkan Ken buat ikut, tapi Ken menjawab Tidak.


_


Mobil Ken tiba di mall pusat perbelanjaan


Anna dan Ken turun dari mobil. Mereka jalan beriringan masuk ke mall dengan tangan Ken terus menggenggam tangan Anna, yang membuat Anna kebingungan dengan sikap Ken yang tidak biasanya seperti ini.


"Kenapa tangan Anna di genggam terus mas?"


"Apa salahnya suami menggenggam tangan istrinya"


"Iya ngak salah, tapi tidak biasanya mas seperti ini lho"ucap Anna heran bercampur bingung.

__ADS_1


"Itu makanya di biasakan, supaya orang tau kalo kamu sudah punya suami, jadi tidak ada lagi yang mendekati"ucap Ken,Anna hanya terkekeh mendengar ucapan Ken barusan.


Mereka berjalan naik eskalator menuju lantai 2 tempat berbagai model pakaian.


"Mau beli pakaian? "tawar Ken


"hhmm gimana ya?"ucap Anna ,mata melirik pada model-model gamis, dan dress panjang yang terpajang.


"Ngak usah kelamaan mikir, kalo mau beli aja"ucap Ken menarik tangan Anna.


"Tapi mas Anna bawa uang cukup buat beli keperluan dan bahan makanan saja"ucap Anna


"Mas yang beliin, pilih aja yang kamu mau"ucap Ken


"Wahhh beneran mas!!"ucap Anna yang diangguki Ken. Dengan senang hati Anna memilih pakaian yang di sukanya, yang pastinya tidak terlalu mahal, tapi tetap elegan dan mewah.


Ken hanya terus mengikuti langkah Anna,namun mata Ken tak sengaja melihat pakaian kurang bahan yang waktu itu terpaksa di pake Anna, karna rencana Mami. Tapi sekarang entah kemana semua pakaian kurang bahan itu di buang Anna, dia tidak pernah lagi melihatnya.


"Aku ingin lihat lagi Anna memakai pakaian kurang bahan itu"gumam Ken tersenyum devil sambil melangkah menuju panjangan pakaian kurang bahan itu.


"Mas,mas"panggil Anna tidak ada sahutan


kemudian Anna menoleh ke belakang benar saja suaminya tidak mengikutinya lagi.


"kemana mas Ken?, apa dia marah menunggu aku yang kelamaan memilih pakaian"gumam Anna.


"Astagfirullah ,aku sibuk sampai melupakan mas Ken"gumam Anna


Setelah memilih 3 potong pakaian, Anna mencoba untuk menghubungi Ken.


"Sudah selesai?"


"Ya Allah mas, dari mana aja? maaf ya mas Anna lama banget,buat mas bosan"ucap Anna


"Tidak apa, cuma segini aja,ngak mau nambah lagi?"


"Tidak mas ini udah kok,lah itu di kantong apa mas? "ucap Anna melihat Ken menenteng satu belanjaan.


"Tidak ada, yaudah kalo gitu kita beli bahan makanan dulu, setelah itu sekalian bayar semuanya"ucap Ken.


"Iya baik mas"ucap Anna tersenyum


Mereka menuju lantai 4 di mana tersedianya berbagai bahan masakan, cemilan, makanan ringan, buah-buahan dan segala macam lainnya.


_


Setelah berbelanja banyak untuk stok 2 minggu, Anna dan Ken menuju rumah Mami menjemput Anak-anak.


"Kalo mas yang bayar semuanya, trus uang belanja Anna untuk apa?"tanya Anna


"Yah Anna malah nyusahin mas aja, apalagi Anna aja ngak kerja"ucap Anna


"Ngak nyusahin sama sekali, kamu itu istri mas, sudah tanggung jawab mas buat nafkahin kamu"ucap Ken menatap lembut Anna


"Terimakasih mas"


_


Mobil Ken memasuki area pekarangan luas rumah orangtuanya.


Ken dan Anna masuk ke dalam rumah.


"Assalamualaikum"salam Anna memasuki rumah.


"Tuan muda! Nona Ann!"ucap Bi siti yang baru saja keluar dari dapur.


"Mami sama papi dan anak-anak mana bi? "ucap Anna


"Nyonya besar, Tuan besar dan anak-anak pergi ke Bandung ke rumah Nona muda Kirana"ucap Bi Siti


"Kenapa mami dan papi tidak memberitahu kita mas?kan Kita bisa sekalian ikut dengan mereka ke rumah Kak Kirana"ucap Anna


"Entah lah mas juga tidak tau,berarti kita memang harus berdua dulu"ucap Ken,langsung mendapat cubitan dari Anna di lengannya


"sakit Anna"ucap Ken meringis


"Mau bi Siti buatin minum tuan dan nona? "ucap bi siti mengulum senyum melihat Tuan dan Nonanya itu


"Tidak usah bi, kami juga mau pulang aja"Ken


"Tidak menginap di sini saja Tuan muda dan Nona Anna?"


"Tidak Bi, lain kali saja, Anna sama Mas Ken kesini cuma mau jemput anak-anak tadi bi"


Anna dan Ken memutuskan untuk pulang ke rumah mereka, anak-anak yang di jemput juga tidak ada.


_


Tibanya di rumah Anna dan Ken mengeluarkan semua belanjaan mereka.


Lalu menuju kamar mereka.Ken mendudukkan tubuhnya di sofa kamar. Lelah menuruti Anna berbelanja. Apalagi Ken tipe laki-laki yang pembosan jika harus menunggu lama-lama apalagi berbelanja di mall.Tapi mau gimana lagi dia tetap menemani istrinya berbelanja.


"Mas yang mandi duluan atau Anna"ucap Anna mengambil handuk dan jubah mandinya


"Barengan saja sayang"

__ADS_1


"Tidak, sendiri-sendiri aja, lagian Anna juga mau sholat Ashar"ucap Anna memilih cepat masuk ke dalam kamar mandi. Ken hanya tersenyum tipis melihatnya.


_


Malam harinya


Setelah makan malam berdua saja, Anna dan Ken duduk di ruangan keluarga menonton tv. sambil di temani minum teh jahe dan cemilan.


"Mas"


"Iya"


"Terimakasih ya!"Ken langsung menoleh ke arah Anna.


"Untuk apa?"


"Ya tadi beliin pakaian Anna"ucap Anna


"Tentu ada imbalannya sayang, tidak ada yang gratis"ucap Ken menarik sudut bibirnya


"Pake imbalan segala, mas Ken ngak ikhlas"ucap Anna cemberut, Ken tersenyum tipis lalu mematikan tv.


"Kok di matiin mas, trus mas mau ke mana?"ucap Anna mengikuti langkah Ken dari belakang.


"Ke kamar, mas ada hadiah buat kamu"


"Tadi minta imbalan, lah sekarang mau ngasih hadiah, aneh kamu mas"ucap Anna


Tiba di kamar mereka


Ken mengambil kantong belanjanya tadi.


"Hadiah harus di terima dan di pakai, tidak boleh mengecewakan orang yang memberinya"ucap Ken dan memberikan kantong itu pada Anna.


Anna di landa kebingungan dengan sikap suaminya, dan ada rasa was-was, hadiah apa sih yang di kasih suaminya untuk dirinya. Tanpa menunggu lama Anna membuka kantong belanjaan itu sambil menatap Ken yang tersenyum tipis pada Anna.


Melihat hadiah yang diberikan Ken, sontak Anna membulatkan matanya dan melotot sempurna, hadiah apa ini.


"Apa ini mas?hadiah macam apa ini? pakaian kurang bahan ini untuk Anna? yang benar saja mas?"ucap Anna tidak percaya.


"Tentu saja, aku yakin kamu pasti suka, sudah sana di pake"ucap Ken tersenyum mengerikan bagi Anna.


Anna menggeleng kan kepalanya dan ekspresi masih kaget.


"Tapi mas?? Anna tidak mungkin memakainya"


"Tidak boleh mengecewakan suami yang telah susah payah memberikannya"


"Yang benar saja mas Anna memakai pakaian begini, sama aja Anna ngak pake pakaian, Anna masih punya pakaian tertutup kenapa harus memakai beginian"ucap Anna menatap ngeri pakaian kurang bahan yang berwarna Navi,hitam dan maron.


"Apa salahnya didepan suami sendiri, kamu pasti tau kan menyenangkan hati suami itu mendapat pahala"


"Sekarang pake yang warna maron, sepertinya itu lebih menantang"ucap Ken


Anna mengambil nafasnya dalam-dalam, tidak ingin mengecewakan suaminya, Anna memilih pasrah dan mengambil pakaian yang kurang bahan berwarna maron itu dan masuk ke dalam kamar mandi.


Sedangkan Ken tersenyum puas duduk di ekor ranjang sambil menunggu Anna keluar.


"Ya Allah yang ini berbeda saat pertama kali mas Ken melihat ku memakai pakaian yang kurang bahan pemberian Mami, dia tidak tergoda sama sekali tapi lain sekarang aku tidak bisa menjamin dia tidak tergoda, pasti dia memberikan pakaian begini ada maksud lain"gumam Anna menatap Ngeri dirinya di cermin.


"Anna kenapa lama sekali?"panggil Ken dari luar.


"Iya mas aku keluar"dengan perasaan cemas, was-was, takut dan gugup menjadi satu.


Anna keluar dengan menunduk.


Saat pintu terbuka Ken menatap Anna dari bawah, kaki jenjang dan paha yang mulus tapi yang buat Ken tercengang dengan pakaian begitu Anna menggunakan hijabnya. Sungguh aneh.


"Kenapa masih menggunakan hijab"ucap Ken berjalan menghampiri Anna dan membuka hijab sorong Anna.


"Mas!!"


Ken menelan salivanya, tubuh Anna yang sangat menggoda dan seksi,ramping tapi berisi, membuat Ken langsung menegang dan tiba-tiba tenggorokan kering seketika, pemandangan yang sungguh indah di matanya.


Pakaian terawang yang langsung menerawang tanpa tertutupi, jika di pakai percuma saja, sama saja tidak memakai pakaian.Semua terlihat jelas di mata Ken.


"Anna"ucap Ken mengiring Anna ke ranjang


"Cantik"ucap Ken mendudukkan tubuhnya Anna di samping ranjang.Bulu kuduk Anna langsung berdiri mendengar kata cantik yang keluar dari mulut suaminya itu.


"Apa maksudnya mas menyuruh Anna pake pakaian begini?, Anna malu tauk mas"ucap Anna kesal menahan gugup.


"Mas menginginkannya sayang"ucap Ken dengan suara srek tertahan sambil mengusap lembut wajah Anna, seketika Anna merinding. Anna menutup mulutnya dan melotot ke arah Ken.


Benar dugaannya suaminya punya maksud lain.


"Tapi mas!!"


"Sa,,, sayang boleh ya!"ucap Ken menahan sesuatu dengab wajah memelas pada Anna


Dan terjadilah yang seharusnya terjadi antara suami istri itu, malam kedua untuk keduanya.Anna masih malu dan tidak mengerti.Walau sekarang lebih menikmati dari pada kemarin, yang dilakukan secara terpaksa. Anna hanya bisa pasrah melayani suaminya itu.Sudah tugasnya menjadi seorang istri,memenuhi hak suami.


...****************...


Bersambung

__ADS_1


Author minta dukungan dari readers, like, komen, vote dan hadiahnya. jangan pelit-pelit ya readers🤗☺


__ADS_2