My Love Bos

My Love Bos
Menikmati waktu berdua


__ADS_3

Malam harinya


Ken dan Anna menikmati dinner di restoran, karna mereka sangat jarang sekali makan malam keluar, kebetulan tidak ada Attha, jadi mereka bisa menghabiskan waktu berdua untuk makan malam romantis.


"Mas buka mulutnya, cobain deh makanan Anna"ucap Anna pada sang suami yang duduk berhadapan dengannya yang hanya saja dibatasi meja.


"Malu Ann, kita ditempat umum begini"ucap Ken melihat sekeliling


"Ihhh kamu tuh kan ngak asik banget mas, aku itu ingin supaya kita terlihat romantis saja,lagian orang juga ngak akan lihat ke arah kita mereka pada masa bodoh aja"ucap Anna cemberut kembali meletakkan sendoknya yang berisi makannya diatas piring.


"Kalo tamu bulanannya datang ya begini ,sifatnya langsung berubah"gumam Ken membuang pandang ke arah lain.


"Yasudah Anna boleh suapin mas"ucap Ken tersenyum kemudian membuka mulutnya.


"Ngak jadi, Anna ngak mood lagi nyuapin mas makanan Anna, kita makan sendiri-sendiri aja"ucap Anna dalam mode kesal kepada Ken.Terpaksa Ken sabar seraya menarik dalam nafasnya dan menghembuskannya dengan kasar.


"Ngak papa kalo Anna ngak mau"ucap Ken


"Bukan Anna yang ngak mau tapi mas yang ngak mau tadi"ucap Anna menatap tajam Ken.


"Ya Allah,,,, karna datang tamu bulanan dia tiba-tiba jadi sensitif dan pemarah ,harus sabar aku menghadapi moodnya yang berubah-berubah begini"batin Ken


_


Setelah pulang dinner yang ngak ada romantisnya apalagi sweet seperti pasangan pada umumnya. Ken pun mengajak Anna untuk kencan buta di taman hiburan, jika pada malam hari taman itu selalu dikunjungi anak-anak muda atau pasangan lainnya untuk berkencan di sana, selain itu tamannya selalu diterangi lampu kerlap-kerlip di sepanjang taman, hingga letusan kembang api di langit menambah sensasi romantis.


"Ngapain kita ke sini"ucap Anna masih cemberut


"Turun aja dulu sayang, jangan cemberut gitu dong, nanti cantiknya ngak kelihatan lagi lho"ucap Ken


"bilang aja Anna ngak cantik di mata mas"ucap Anna turun dari mobil


"Duhh apa aku salah ngomong lagi, biasanya Anna kalo datang bulan ngak begini banget, kenapa sekarang aku jadi serba salah gini"gumam Ken menyusul Anna turun dari mobil.


"Taman hiburan??"ucap Anna menatap Ken


"Iya,,,,mencari sensasi lain aja di taman hiburan,sepertinya indah juga di malam hari"ucap Ken menggenggam tangan Anna dan membawanya berjalan.


"hmmmm,,,,, Tumben?? tiba-tiba aja, ini beneran kamu ngak sih mas "ucap Anna berhenti dan berjinjit menyentuh kening suaminya


"Iya sayang,ini mas lah suaminya Anna,kenapa pake nyentuh kening mas segala, kan mas ngak sakit "ucap Ken heran dengan istrinya itu


"Ngak papa,,,, aneh aja gitu"ucap Anna


Mereka kembali berjalan saling menggenggam tangan menikmati suasana malam di taman hiburan yang dipenuhi oleh anak muda yang berpasangan.lebih tepatnya taman hiburan itu di jadikan tujuan utama kencan bagi anak muda, lihat aja ada yang sampai kiss segala di sana.


"mereka udah nikah atau belum sih mas, ngak malu-malunya pada berciuman di tempat umum seperti ini"ucap Anna yang tak sengaja melihat.


"Udah biasa terjadi ditaman hiburan seperti ini, mungkin aja mereka sedang kencan disini"ucap Ken menarik tangan istrinya menjauh dari pasangan mesum itu.


"Mas dulu pernah juga kencan di sini?"tanya Anna


"Pernah"jawab Ken


"Berarti juga pernah dong berciuman seperti tadi?"tebak Anna lagi.Ken mendadak gugup karna pertanyaan Anna yang menjebak dirinya. Ken terlihat bingung mau jawab apa, kalo Anna ngak datang bulan, pasti aman-aman aja tapi kalo disaat seperti ini bisa mengamuk Anna.


"himmmm,,, ya ngak lah sayang"ucap Ken


"serius?? beneran?? Anna ngak percaya,,,pasti mas bohong kan, ayo jawab Anna "ucap Anna melotot ke arah Ken, Ken menelan kasar salivanya.


"Udah lah sayang, ngapain bahas itu kita kesini kan lagi cari suasana tenang dan nyaman"ucap Ken mengalihkan pembicaraan.


"Baiklah nanti Anna tunggu jawaban mas di rumah"ucap Anna

__ADS_1


Mereka duduk dibangku kosong, setelah dari tadi berkeliling baru sekarang menemukan bangku kosong, pasalnya semua bangku di taman itu udah penuh oleh sepasang kekasih dan duduk disana.yang tidak kebahagian terpaksa duduk di bawah diatasi rumputan melihatnya indahnya langit malam.


"Anna tunggu di sini dulu ya, mas mau kesana dulu"ucap Ken


"Ngapain??"


"Ada lah tunggu aja disini"jawab Ken


"kenapa tuh mas Ken aneh aja biasanya kaku seperti kenebo kering, lah sekarang beda,tadi ajak dinner dan sampai bawa aku ke taman hiburan segala, tapi ngak apalah disini menyenangkan juga"gumam Anna melihat sekeliling taman yang indah di malam hari.


Ken datang membawa dua buah kopi susu hangat untuk nya dan juga Anna.


"Jadi mas pergi mau beli ini"ucap Anna mengulum senyum ke arah suaminya itu yang duduk disebelah Anna.


"Iya sayang"ucap Ken meminum kopi susu miliknya dengan sedotan.


"Seperti anak muda yang lagi kencan aja kita mas"ucap Anna


"Kencan pertama kali sebagai suami istri sayang, lagian Anna juga masih muda mas yang udah tua"ucap Ken


"Masih kelihatan muda kok, umur aja yang udah tua"ucap Anna terkekeh diujung kalimatnya.


"Dasar kamu"Ken menyentil kening Anna,keduanya terkekeh.


Malam ini mereka sedang kencan buta sebagai suami istri untuk pertama kalinya di taman hiburan, melihat indahnya letusan kembang api di langit sambil ditemani dengan minum kopi susu hangat dan makanan ringan Keduanya diiringi dengan candaan dan tawa yang menghiasi kebahagiaan mereka.


_


Besok harinya


Ken mengantar Anna dulu ke rumah Bunda sebelum berangkat ke kantor.


"Hati-hati ya mas"ucap Anna menyalami tangan suaminya sebelum turun dari mobil.


"sampaikan salam mas pada Bunda ya, mas berangkat dulu"ucap Ken mengecup kening istrinya.


"Assalamualaikum bunda"ucap Anna masuk ke dalam rumah.


"Wa'alaikumusalam Ann"ucap Bunda tergesa-gesa keluar dari dapur.


Anna menyalami tangan bunda.


"Attha dan Zidhan mana bunda?"tanya Anna


"masih tidur nak, di kamar Zidhan"ucap Bunda.


"Ohhww masih molor, bunda lagi masak ya? biar Anna bantuin!"ucap Anna diangguki oleh Bunda.


Anna membantu bunda memasak, kemudian membantu pekerjaan rumah lainnya.


"Nenek"ucap Attha keluar dari kamar zidhan dengan muka bantalnya.


"Umma"ucap Attha melihat Anna duduk di sofa dan beristirahat karna membantu bunda.


"Udah bangun nak?tumben bangun kesiangan"ucap Anna berdiri menghampiri putranya


"Nungguin om Ji kemarin pulangnya malam"


"Ohhh,,,yasudah Ayo mandi dulu setelah itu Attha sarapan ya"ucap Anna


"Baik Umma"jawab Attha.


Setelah Attha selesai mandi dan juga sarapan kemudian Attha membangunkan Om nya

__ADS_1


"Ihhh, Ayo bangun Om udah siang"ucap Attha mengguncangkan badan Zidhan


"Nanti dulu Attha, Om masih ngantuk"jawab Zidhan


"Jangan jadi laki-laki pemalas Ji, udah mau masuk zuhur kamu belum juga bangun,masa'kalah sama keponakan mu udah dari tadi bangunnya"ucap Anna masuk ke kamar adiknya.


"Mbak?? kapan mbak datang"jawab Zidhan kaget mendengar suara Anna dan langsung duduk.


"Sudah sana mandi"ucap Anna melihat wajah kusut sangat adik yang baru bangun tidur.


"Attha sini nak"ucap Anna.


"Attha mau disini tungguin Om Ji umma"jawab Attha.


_


Disisi lain


Di kantor Ken


"Tio!! Laura! "teriak Ken dari dalam ruangannya.


Tio dan Laura tergesa-gesa masuk ke dalam ruangan Bosnya.


"Kenapa pendapatan kita semakin merosot dan berkurang"ucap Ken melempar berkas di atas meja.


Tio dan Laura hanya dapat menunduk dan takut.


"Kenapa kalian diam saja jawab"ucap Ken dengan nada suara yang tinggi.


"Panggil manager keuangan dan sekretaris"ucap Ken


Laura langsung bergerak keluar untuk memanggil.Sedangkan Tio mendekat dan memeriksa berkas yang di lempar Ken tadi.


"Apa kau tidak becus lagi bekerja Tio"ucap Ken dingin terduduk di Kursinya.


Tio kemudian juga mengecek laporan dan email di laptop Ken.


Di saat itu juga Laura, Diana dan Wardah masuk ke dalam ruangan Ken.


"Tolong kalian semua periksa keuangan kita bulan ini, cocokkan dengan data-data yang ada.


"Apa yang terjadi pak?"ucap Diana


"Kau bertanya pada saya, jelas-jelas kau lah yang bertanggung jawab terhadap masalah keuangan"jawab Ken tajam


Semuanya terdiam ketakutan begitu juga Wardah dia sangat getar melihat guratan kemarahan Ken yang terpancar di wajah Ken.


"Dan Kau Wardah periksa data-data dan berkas-berkas penting lainnya,cocokkan semuanya dengan catatan dari Diana"ucap Ken tegas, Tio langsung menoleh ke arah Wardah yang saat itu Wardah juga melihat ke arahnya. Tio menganggukkan kepalanya pada Wardah.


"Laura kau bantu Tio mengatasi masalah dan cari tau penyebab masalah ini"ucap Ken.


"Baik Bos"


"Lalu kenapa kalian masih berada di sini, laksanakan tugas yang telah saya perintahkan!"ucap Ken dingin namun tajam.


"Ba baik Pak Bos"ucap semuanya kemudian Keluar dari ruangan Ken.


Sedangkan Ken memegang kepalanya dengan kedua tangan yang bertumpu diatas meja.


"Arrhhggg,,,,,, kenapa bisa begini"Ken mengusap kasar rambutnya dan mengacak-acaknya.


...****************...

__ADS_1


Bersambung


Jangan lupa dukungannya readers🤗❤


__ADS_2