
Anna menuju ruangan Amel
"permisi"ucap Anna masuk ke ruangan Amel yang merupakan ruangan yang ditempatinya dulu.
"Heii.... Ann"ucap Amel langsung berdiri menyambut Anna
"Gimana Mel, jabatan baru kamu?"
"aku benar-benar senang banget lho Ann, bisa naik jabatan jadi pimpinan redaksi menggantikan posisimu, aku ngak nyangka Bos ternyata baik juga"ucap Amel tampak sangat bahagia.
"Aku juga senang dengar nya Mel, mungkin ini kerja keras kamu selama ini yang selalu baik mengerjakan setiap tugas kantor,Jadi gimana sih ceritanya kamu bisa diangkat jadi pimpinan redaksi"ucap Anna Antusias
mereka duduk berhadapan. Amel menceritakan, Bahwa Tio Asisten Bos menyampaikan pesan bahwa Amel menggantikan posisi Anna menjadi pimpinan redaksi karna secara Anna telah naik pangkat menjadi Sekretaris.
"Aku pikir cuma kamu aja yang naik pangkat ann, ternyata aku juga naik pangkat ya walau kita beda jabatan, hehehehe... tapi aku udah senang lho Ann bisa naik pangkat"
"Alhamdulillah, kita patut bersyukur kepada Allah tuhan yang maha adil"ucap Anna tersenyum juga dibalas senyuman oleh Amel.
"Ohh iya mel, hampir aja lupa, aku kesini mau minta daftar list karya baru terbit dari perusahaan gramedia kita"ucap Anna
"Iya na,belum ada aku catat, kan aku melanjutkan pekerjaanmu, jadi belum sempat aku rekap"ucap Amel jujur.
"hemm... oke deh, mari aku bantu merekapnya"ujar Anna
Mereka berdua saling bekerja sama untuk mereka list daftar karya dan terbitan baru dari perusahaan mereka, Anna tidak lagi kembali ke ruangannya, dia memilih tetap diruangan Amel untuk bekerja.
Tak terasa waktunya istirahatnya, begitu pun juga Anna dan Amel yang memilih menghentikan pekerjaannya mereka sejenak lalu menuju resort yang ada didepan perusahaan
derttt.... derttt...... telepon Anna berbunyi
"Siapa Ann"ucap Amel
"Ngak tau Mel, coba Aku lihat dulu"ucap Anna mengambil teleponnya di saku gamisnya.
"Pak Bos Mel, aku angkat dulu ya"ucap Anna dijawab anggukan oleh Amel
"Assalamualaikum Pak"
"saya mau ke resort depan dengan Amel Pak, memangnya ada apa pak"
"Ahh... pesan makanan untuk Pak ken?,Iya baik Pak, Mau pesan makanan apa Pak?"
"hemm... Baik saya bawakan, saya pesankan dulu Pak, Assalamualaikum"ucap Anna
"Bukannya menjawab salam ehh langsung dimatikan"ucap Anna kesal
"Ada apa Ann? "ucap Amel setelah Anna selesai menelepon
"Itu Pak Bos galak, titip makanan, udah ayo kita pesan makanannya, trus makannya di kantor aja nanti Mel"ucap Anna berjalan duluan
"ehhh.. iya tunggu Ann, kok aku malah ditinggalin sih"ucap Amel mengejar Anna
Amel dan Anna memesan makanan untuk dirinya dan Pak Ken.
"Kamu pesan apa Mel? "
"Samain aja deh Ann"ucap Amel duduk disalah satu bangku. Dan Anna memesan makanan untuk mereka
"Di bungkus aja bu"ucap Anna
"Iya baik mbak Anna"ucapnya
Tak menunggu lama mereka kembali lagi ke kantor sambil menenteng makanan.
__ADS_1
"Kamu makan aja duluan ya Mel, aku mau antar makanan buat Pak Bos dulu"ucap Anna
"Yah aku jadi makan sendiri deh"ucap Amel.
Setelah itu Anna masuk lift menuju lantai 7 di mana ruangan Bos nya berada.
Tok.... Tok....
"masuk"ucap Ken dari dalam.
"Ini Pak makanannya"ucap Anna meletakkan makanan diatas meja Ken
"Hemmm.... "ucap Ken masih fokus pada monitor didepannya.
"Kalau begitu saya permisi,"ucap Anna berbalik badan
"Mau kemana,kau belum makan kan,Makan siang bersama saya"ucap Ken menghentikan pekerjaannya.
"Tapi pak.... "ucap Anna ragu
"Tapi apa?"
"Ngak jadi deh"ucap Anna kemudian berjalan kembali ke arah meja Ken.
"Kita makan disana"ucap Ken berjalan membawa makanannya yang telat diletakkan Anna tadi di atas meja kerjanya menuju sofa yang ada diruangannya
dengan langkah ragu Anna juga mengikutinya.
"Kau mau makan atau tidak,kenapa lambat sekali"ucap Ken menatap Anna
Mereka makan siang berdua di Ruangan Ken, baik Anna dan juga Ken mereka menikmati makan siangnya.sehingga tidak tau ada keributan yang terjadi di bawah bahwa ada seorang wanita yang ingin masuk ke ruangan Ken, sudah di cegah oleh satpam dan beberapa karyawan lainnya, tapi wanita itu malah memberontak tidak terima.
derttt.... derttt.... telepon Anna berbunyi
"Halo Assalamualaikum Mel"ucap Anna mengangkat teleponnya.
"Oke baik... baik aku akan segera ke bawah"ucap Anna
"Apa? "tanya Ken
"Dilantai dasar ada keributan Pak...."ucap Anna cemas.
"Bos... Bos, sekarang kau cepat ke bawah ada wanita yang tetap kekeh ingin menerobos masuk keruanganmu, untuk menemui"ucap Tio dengan Nafas terengah-engah karna berlari.
"Baiklah"ucap Ken
Ken dan Tio berjalan duluan meninggalkan Anna yang masih membersihkan sisa makan siangnya bersama Ken.
"Siapa wanita itu?"pikir Anna
Tak lama kemudian dia juga menyusul Ke bawah melihat keadaan dan Kondisi yang terjadi.
"Siapa dia Mel"ucap Anna pada Amel saat di bawah mereka menyaksikan interaksi Ken dan Wanita itu yang diyakini mengenal saling mengenal apalagi wanita itu langsung memeluk Ken.
"Ngak tau Ann, tapi aku rasa mereka begitu saling kenal dan begitu akrab sepertinya kekasih bos Ken "ucap Amel
"hemm.... mungkin aja Mel"ucap Anna melihat Bos dan wanita itu
"Baik, kalian boleh bekerja kembali, waktu istirahat sudah selesai"ucap Ken
para Karyawan saling berbisik dan mengoceh tidak jelas. begitu juga Amel dan Anna.
"Ayo mel kita kembali bekerja"ucap Anna menarik tangan Amel
__ADS_1
"dasar mengacaukan saja, mengganggu pekerjaan orang lain, jika ingin bertemu kenapa ngak diluar aja, kenapa harus di kantor sih, mesra-mesraan lagi, ngak tau apa kalau aku ini jomblo"kesal Amel
"hehehhe... udah dong Mel ngocehnya, biarin aja kali orang terpandang mah bebas terserah mereka, kalau kamu jomblo itu udah nasib kamu,ngak ada sangkut pautnya sama mereka hahahahha"ucap Anna terkekeh
"hello..... sejak Kapan Anna Lestari sudah merubah status jomblonya"ucap Amel lebay
"Heheheh... berarti kita sama dong"ucap Anna
"hutts..... kalian ngapain lagi disini, ayo kembali bekerja"tegur Tio.
"Ah... Iya Kak maaf, gara-gara Amel nih Kak"ucap Anna
"sudah sana pergi Ann, bentar lagi aku mau ngamuk ni, gara-gara kamu"ucap Amel memicingkan matanya.
"Kabur..... "ucap Anna.berlari meninggalkan Amel yang terlihat kesal.
"Oh Iya Kak, siapa wanita tadi"ucap Anna sambil berjalan dengan Tio.
"Ngak tau Ann, aku juga pertama kali lihat wanita itu, tapi Bos sepertinya begitu bahagia saat kedatangan dia, mereka sekarang di dalam ruangan Bos"ucap Tio
"Ohhh.... aku pikir Kak Tio tau"ucap Anna
mereka berpisah dan melanjutkan pekerjaan masing-masing.
Sedangkan Ken diruangannya bersama wanita cantik itu.
"Baby aku sangat merindukannmu"ucap wanita Itu duduk di sebelah Ken
"Aku juga Amara, kapan kau kembali ke Indonesia,aku pikir kau tak ingin ke Indonesia dan begitu mudahnya melupakan ku"ucap Ken mengelus rambut panjang bergelombang milik Amara
"3 hari yang lalu baby, tidak mungkin aku tak kembali ke tanah airku, banyak kenangan manis telah ku ukir disini.kenapa kau berpikir begitu baby"ucap Amara memegang dagu Ken untuk menatapnya
"Hemmm.... baguslah kau tidak melupakan cerita kita disini, tapi apa yang membuat mu kembali Ke Indonesia, sudah bertahun-tahun lamanya menetap di sana? trus kamu sudah menikahkan ?"ucap Ken, Anna masih bergelayut manja di lengannya.
"Ah kau Baby, banyak tanya!masih sama seperti dulu, bener sih aku sudah menikah dan memiliki satu orang putra dan 1 orang putri, kamu sih lama banget mau nikahi aku, jadinya aku nikah sama orang lain,sekarang aku sudah berpisah dengannya dan memutuskan untuk kembali ke Indonesia bersama putraku, sedangkan putriku bersama suamiku di Colombia,sebenarnya aku tak bisa pisah dengan putriku Ken, dia belahan jiwaku, aku tidak tau lagi bagaimana keadaan putriku disana tanpa aku Ken "ucap Amara sedih
"Kenapa begitu Ar? aku sangat tau kau wanita yang sangat setia dan tulus,"ucap Ken mencoba menenangkan Amara dipelukannya
"Sudah... tenanglah ada aku disini"ucap Ken mengelus lembut punggung Amara
"Dia mengkhianati pernikahan kami Ken, apa lagi kurangnya aku Ken,dia dengan mudah berselingkuh di belakangku Ken"ucap Amara menangis dipelukan Ken.
"Sudahlah Ar, tidak usah kau pikirkan laki-laki tak tau diri itu, dia bakalan menyesal nantinya Ar, sekarang kau fokus pada kehidupanmu dan putramu, kau dengan putrimu masih berkomunikasikan, aku yakin dia pasti baik-baik di sana bersama Ayahnya"ucap Ken menenangkan Amara
"kamu memang sahabat terbaik ku Ken, masih seperti dulu yang selalu ada saat aku suka maupun duka Ken"ucap Amara menatap Ken, dan Ken menghapus sisa jejak air mata Amara dan mereka tersenyum kemudian berpelukan kembali.
"permisi Pak.... Upss... Maaf atas kelancangan saya"ucap Anna melihat Ken Memeluk Amara dan kembali menutup pintu kembali pintu ruangan Ken dengan rasa kecanggungan.
Ken dan Amara terkejut melepas pelukannya dan saling pandang.
"Dia sekretarisku"ucap Ken
"Ohhh.... Cantik juga Ken"ucap Amara manggut-manggut
"aku rasa dia salah paham melihat kita tadi Ken"ucap Amara.
"Entahlah biarin aja Ar"ucap Ken
"Ohh... Iya Ken kamu sampai sekarang belum juga menikah kan? apa masih belum bisa melupakan Luna, sudahlah Ken Aku tau kamu sangat mencintainya, tapi apa boleh buat dia sudah tenang di alam sana, umur 40 tahun bukanlah muda lagi Ken, kenapa kau masih senang sendiri tanpa ada seorang istri disisimu, aku kasian dengan mu Ken,"ucap Amara
"1 tahun belakangan ini aku mencoba untuk melupakannya Ar, walau itu sangat sulit menurut ku, kau tau sendirikan Ar begitu banyak cerita dan kisah cinta yang kami jalani, semua memori masih tersimpan rapi tentangnya Ar, tapi sudahlah kau benar dia sudah tenang di alam sana, memang sudah waktunya aku mencari tambatan hati"ucap Ken
...****************...
__ADS_1
Tinggal jejak ya dear๐โค....
Love buat readers ๐๐ค