My Love Bos

My Love Bos
Menginap


__ADS_3

Malam harinya


Setelah semuanya melaksanakan sholat magrib, semuanya juga ikut makan malam di rumah Anna.


"Pak Ken ngak ke sini juga Ann? "tanya Ray duduk di kursi meja makan


"Tidak Kak"ucap Anna sambil mengambilkan makanan untuk Attha dan Alisha.


"Kak Ray mau aku ambilkan makanan?"ucap Amel menawarkan


"Tidak usah!,aku bisa ambil sendiri"ucap Ray ketus


"Yasudah kalo ngak mau"ucap Amel berlagak


"Kalo Bunda boleh jujur Nak Ray dan nak Amel ini cocok"ucap Bunda


"Heheheh.... cocok apanya nih bunda?"ucap Wardah terkekeh


"Cocok buat menikah lah Wawa, yang satu pecicilan,cerewet dan bawel yang satu lagi pendiam, berwibawa dan bijak"ucap Anna juga terkekeh


"Yaudah segera aja susul Anna Mel"ucap Wawa


"Hihihihi.... do'ain aja ya!, maunya kan gitu"ucap Amel tersenyum malu melirik-lirik Ray yang menatap jengah pada Amel.


"Yasudah kita makan dulu, nanti bicaranya lagi"ucap Bunda menengahi.


Mereka makan malam bersama.Selesai makan malam, Anna,Amel dan Wardah membantu membersihkan meja makan dan mencuci piring.Bunda dan yang lainnya menuju ruang keluarga.


"Assalamualaikum"salam Ken


"Wa'alaikumusalam"ucap Bunda berjalan ke depan untuk membukakan pintu.


"Nak Ken masuk nak, Anna ada di dalam"ucap Bunda pada menantunya.


Ken yang masih menggunakan pakaian kantor seperti tadi pagi.


"Anna"panggil Bunda


"Ada suamimu"panggil Bunda


Ken berjalan mengikuti Bunda menuju ruang keluarga yang ternyata ada Ray, Attha dan Alisha di sana.Ken mengerutkan dahinya kenapa Ray berada malam-malam di rumah Bunda mertuanya itu, apakah untuk menemui istrinya,pikir Ken.


"Ehh Pak Ken"ucap Ray berdiri dan berjabat tangan dengan Ken


"Hemm Iya Pak Ray"ucap Ken


Anna dan 2 temannya datang ke ruang keluarga membawakan Teh jahe dan cemilan.


Ken melihat ke arah Anna langsung.


"Baru pulang kerja Mas? langsung ke sini?"tanya Anna menyalami tangan suaminya.


"Heemm... Iya"ucap Ken


Ray yang melihat pasangan suami istri itu ada rasa pedih di hati Ray, dia tidak munafik rasa pada Anna masih ada, tapi sudah tidak sebesar dulu, Ray berusaha untuk menghilangkan rasa yang sudah tidak patut lagi untuk diperjuangkannnya.

__ADS_1


"Anna suruh nak Ken mandi dulu"ucap Bunda


"Iya bunda, Ayo Mas ke kamar dulu"ucap Anna. Wardah dan Amel tersenyum genit dan mengedipkan matanya pada Anna.


"Maaf ya semua Anna ke kamar dulu"ucap Anna pamit,dan Ken sudah jalan duluan menuju kamar.


"Kami juga bakalan mau pamit pulang Ann, sudah malam"ucap Wardah


"Yah kok mau pulang aja?"ucap Amel


"udah sana cepat uruslah saja suamimu"ucap Amel.


Anna pun masuk ke kamarnya dan Ken sudah masuk ke kamar mandi, Anna menyiapkan pakaian untuk suaminya itu, untung beberapa pakaian Ken di simpan di lemari Anna.


"Anna tunggu di luar ya Mas"teriak Anna, kemudian keluar dari kamarnya.


Di ruang keluarga hanya ada Attha dan Alisha yang bermain dengan Zidhan.


"Mereka sudah pulang Ji?"tanya Anna pada adiknya


"Mungkin masih di luar Mbak"ucap Zidhan


Anna langsung menuju ke luar rumahnya.


"Hati-hati di jalan, Makasih udah main ke sini"teriak Anna pada Amel dan Wardah sebelum keluar dari pagar rumahnya, sedangkan Ray sudah pulang duluan.


"Sipp thank you juga oleh-olehnya"ucap mereka berdua sambil melambaikan tangan, motorpun melaju meninggalkan rumah Anna.


Anna dan Bunda masuk ke dalam rumah.


"Mas udah makan tadi?"tanya Anna ikut bergabung


"Udah tadi bareng Tio"ucap Ken


"Ohhh... "ucap Anna


"malam ini nginap di rumah bunda aja?"ucap Bunda


"gimana Mas kita nginap di rumah Bunda?"tanya Anna


"Terserah kau! , aku ngikut aja"ucap Ken


"Nanti apa kata mami mas? pasti nanyain kita dan anak-anak"ucap Anna


"Biar aku yang telepon Mami nanti"ucap Ken


Bunda, Anna dan Ken mengobrol santai di ruang keluarga, sedangkan Zidhan dan anak-anak bermain di kamar Zidhan.


Karna hari sudah malam Bunda pamit duluan mau istirahat.Tinggallah Anna dan Ken.


"Kau tidak ingin tidur?"ucap Ken


"Ya tidur lah Mas, aku mau lihat Attha dan Alisha dulu di kamar Zidhan"ucap Anna berdiri dan Ken juga berdiri.


Anna masuk ke kamar Zidhan ternyata adik dan kedua anaknya itu udah tidur, Anna memperbaiki pola tidur Attha dan Alisha yang berantakan setelah itu menyelimuti keduanya.

__ADS_1


Barulah Anna masuk ke dalam kamarnya.Terlihat Suaminya bersandar di kepala ranjang sambil memegang benda pipih di tangannya.


"Mami nanyain kau dan anak-anak, kenapa tidak pulang?"


"Trus apa mas jawab?"


"Aku jawab kita nginap di rumah Bunda"ucap Ken


"heemm... "ucap Anna berlalu ke kamar mandi untuk berwudhu dan melaksanakan sholat Isya, Ken hanya melihat dan menunggu Anna selesai ibadah.


"Aku mau tanya"ucap Ken setelah Anna selesai sholat.


"Tanya soal apa?"ucap Anna sambil membereskan perlengkapan solatnya


"Kenapa Ray bisa ada di rumah Bunda, dia datang menemui kau"ucap Ken, Anna berbalik arah.


"Tentu saja, aku yang menelepon kak Ray untuk ke sini, dia teman baik dan dekat ku, aku udah anggapnya sebagai Kakak"


"kenapa Mas bertanya begitu?"ucap Anna bingung.


"Tidak ada"ucap Ken


"Ohh iya Mas tadi Kak Ray nanya, katanya siapa yang menggantikan pemotretan produk baru dari perusahaan Mas"ucap Anna


"Sebenarnya Citra, tapi sekarang dia sudah undur diri karna sudah menikah"ucap Ken


"heemmm... kenapa tidak aku aja Mas, aku ingin bekerja kembali, suntuk kalo di rumah terus"ucap Anna memelas.


"Kau ingin bekerja supaya bisa dekat-dekat dengan Ray begitu?"ucap Ken datar.


"Apaan sih mas kok kamu jadi aneh begini?, kenapa tiba-tiba malah mempermasalahkan aku dekat dengan Kak Ray, aku dan Kak Ray itu ngak ada apa-apa, dia aku anggap sebagai kakak ku saja tidak lebih"ucap Anna heran dengan Ken.


"Tapi tidak dengan Ray, dia seperti menyimpan rasa pada kau"ucap Ken


"Kamu kenapa mas? jangan menuduh Kak Ray!, aku akui dulu saat aku kuliah, kami memang memiliki hubungan khusus mungkin lebih dari sahabat, dia selalu menjadi pelindung ku, kami sangat dekat, kami selalu berdua, Kak Ray selalu ada untuk ku"ucap Anna kesal dengan Ken


"Tapi setelah Kak Ray lulus, dia pergi ke Surabaya kami berpisah dan lost kontak, dan saat waktu itu, kamu bawa aku ke pemotretan karya baru, itu lah pertama kali kami bertemu lagi setelah dua tahun lamanya"jujur Anna


"Ya wajar saja sekarang aku masih sangat dekat dengannya"ucap Anna


"Dan sekarang kau sudah menikah dan aku tidak suka kau terlalu dekat dengannya, dan satu lagi jika kau ingin bekerja kembali aku tidak izinkan!"tegas Ken


"Kenapa mas, aku butuh penjelasan mu"ucap Anna


"Sudah lah saya lelah mau tidur"ucap Ken mulai merebahkan tubuh di ranjang.


Anna masih tidak terima, kenapa Ken egois seperti ini, melarangnya untuk dekat dengan seseorang yang sudah dianggapnya sebagai Kakaknya sendiri.


Tapi Anna juga tidak bisa berkata lagi yang ada nanti Ken emosi dan marah padanya. Anna mengurung niatnya untuk berdebat lagi dengan Ken dan memilih untuk tidur.


...****************...


Bersambung


Bantu follow, vote, like dan coment ya readers

__ADS_1


__ADS_2